Panduan Kehidupan bagi Pemula

Kamis, 14 Oktober 2021

Baca: Roma 6:16-23

6:16 Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?

6:17 Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.

6:18 Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

6:19 Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.

6:20 Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran.

6:21 Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang, karena kesudahan semuanya itu ialah kematian.

6:22 Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.

6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. —Roma 6:23

Setelah kematian mendadak ibu saya, saya termotivasi untuk mulai membuat blog. Saya ingin menghasilkan tulisan-tulisan yang akan menginspirasi orang untuk menggunakan waktu mereka di dunia dengan menciptakan momen-momen kehidupan yang berarti. Saya pun mulai mempelajari panduan membuat blog bagi pemula. Saya mempelajari platform apa yang bisa digunakan, cara memilih judul, dan cara menulis artikel yang menarik. Akhirnya, pada tahun 2016, terbitlah artikel pertama di blog saya.

Rasul Paulus menulis “panduan bagi pemula” yang menjelaskan bagaimana manusia dapat memperoleh hidup kekal. Dalam Roma 6:16-18, ia mengemukakan bahwa kita semua terlahir sebagai orang berdosa yang berada dalam pemberontakan terhadap Allah. Ia membandingkan kenyataan tersebut dengan kebenaran bahwa Yesus dapat menolong kita “dimerdekakan dari dosa” (ay.18). Paulus lalu menjelaskan perbedaan antara menjadi hamba dosa dan menjadi hamba Allah serta mengikuti jalan yang menuntun kepada hidup (ay.19-20). Ia kemudian menyatakan bahwa “upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (ay.23). Kematian berarti terpisahkan dari Allah selamanya. Inilah akibat mengenaskan yang kita hadapi apabila kita menolak Kristus. Namun, Allah telah menawarkan kepada kita anugerah hidup baru di dalam Yesus. Inilah hidup yang bermula di bumi dan berlanjut selamanya di surga bersama Dia. 

Panduan hidup kekal yang disajikan Paulus hanya memberi kita dua pilihan—memilih dosa, yang berujung pada kematian, atau memilih pemberian yang ditawarkan Yesus, yang menuntun kepada hidup kekal. Kiranya kamu menerima anugerah kehidupan dari-Nya, dan jika kamu sudah menerima Kristus, kiranya kamu membagikan anugerah tersebut dengan orang lain hari ini! —Marvin Williams

WAWASAN
Menulis kepada jemaat di Roma, beberapa di antaranya mungkin dulunya adalah budak, Paulus berkata, “Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?” (6:16). Kata yang dipakai Paulus adalah doulos, yang mengacu kepada “seseorang yang dimiliki oleh orang lain; seorang budak terikat, tanpa hak kepemilikan diri sendiri apa pun.” Kata ini diturunkan dari kata lain yang berarti “menjalin atau mengikat, menjerat atau menangkap.” Paulus memberitakan kepada orang-orang percaya di Roma bahwa mereka tidak melayani diri mereka sendiri; mereka melayani Dia yang kepadanya mereka terikat. Mereka dimiliki oleh dosa atau oleh Allah. —J.R. Hudberg

Panduan Kehidupan bagi Pemula

Bagaimana kamu menjelaskan apa artinya menerima anugerah hidup kekal yang cuma-cuma melalui Yesus Kristus? Apa bedanya menjadi hamba dosa dengan menjadi hamba Allah?

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mencintaiku dan mengampuniku. Engkau membayar lunas utang yang mustahil untuk kubayar dan memberiku anugerah yang mustahil untuk kubeli.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 43–44; 1 Tesalonika 2

Bagikan Konten ini
29 replies
  1. rico art
    rico art says:

    Terimakasih Tuhan atas banyak berkat yang selalu Engkau limpahkan kepada kami hari lepas hari, pimpin dan kuatkanlah kami dimanapun kami berada ya Tuhan, serta tolong kami, sembuhkan juga orang – orang disekitar kami dari segala macam penyakit akibat dari pandemi ini ya Tuhan, dan beri kekuatan kepada yang terkena bencana, kami menyerahkan segala rencana kehidupan kami kedalam TanganMu saja biarlah kehendak Mu yang terjadi, terpujilah namaMu kekal selamanya, amin

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *