Dibutuhkan Hikmat

Sabtu, 9 Oktober 2021

Baca: Keluaran 18:17-24

18:17 Tetapi mertua Musa menjawabnya: “Tidak baik seperti yang kaulakukan itu.

18:18 Engkau akan menjadi sangat lelah, baik engkau baik bangsa yang beserta engkau ini; sebab pekerjaan ini terlalu berat bagimu, takkan sanggup engkau melakukannya seorang diri saja.

18:19 Jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu dan Allah akan menyertai engkau. Adapun engkau, wakililah bangsa itu di hadapan Allah dan kauhadapkanlah perkara-perkara mereka kepada Allah.

18:20 Kemudian haruslah engkau mengajarkan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan, dan memberitahukan kepada mereka jalan yang harus dijalani, dan pekerjaan yang harus dilakukan.

18:21 Di samping itu kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin seribu orang, pemimpin seratus orang, pemimpin lima puluh orang dan pemimpin sepuluh orang.

18:22 Dan sewaktu-waktu mereka harus mengadili di antara bangsa; maka segala perkara yang besar haruslah dihadapkan mereka kepadamu, tetapi segala perkara yang kecil diadili mereka sendiri; dengan demikian mereka meringankan pekerjaanmu, dan mereka bersama-sama dengan engkau turut menanggungnya.

18:23 Jika engkau berbuat demikian dan Allah memerintahkan hal itu kepadamu, maka engkau akan sanggup menahannya, dan seluruh bangsa ini akan pulang dengan puas senang ke tempatnya.”

18:24 Musa mendengarkan perkataan mertuanya itu dan dilakukannyalah segala yang dikatakannya.

Musa mendengarkan perkataan mertuanya itu dan dilakukannyalah segala yang dikatakannya. —Keluaran 18:24

Karena bertumbuh tanpa didampingi ayah, Rob merasa kehilangan banyak keterampilan praktis yang biasanya dibagikan orangtua kepada anak-anaknya. Dengan keinginan agar orang-orang dapat mempelajari berbagai keterampilan yang dibutuhkan dalam hidup, Rob membuat serangkaian video praktis berjudul “Ayah, Bagaimana Caranya?” Di dalamnya diajarkan banyak hal, dari cara memasang rak hingga cara mengganti ban. Dengan gaya yang ramah dan hangat, Rob menuai kesuksesan dan mengumpulkan jutaan pelanggan setia di YouTube.

Banyak dari kita merindukan sosok orangtua yang cakap untuk mengajari kita berbagai keterampilan berharga dan membantu kita mengatasi situasi-situasi yang sulit. Musa membutuhkan hikmat setelah orang Israel keluar dari perbudakan di Mesir dan masih berjuang mengukuhkan diri sebagai sebuah bangsa. Yitro, ayah mertua Musa, melihat kelelahan yang dialami Musa karena tanggung jawabnya untuk mengadili urusan dan perselisihan di antara umat Israel. Jadi Yitro memberikan nasihat yang bijaksana kepada Musa tentang cara melimpahkan tanggung jawab dalam kepemimpinan (Kel. 18:17-23). Musa “mendengarkan perkataan mertuanya itu dan dilakukannyalah segala yang dikatakannya” (ay.24).

Allah tahu kita semua membutuhkan hikmat. Sebagian orang mungkin dikaruniai orangtua saleh yang dapat memberikan nasihat-nasihat bijak, tetapi sebagian yang lain tidak mempunyai orangtua seperti itu. Bagaimanapun keadaannya, kita boleh meminta hikmat Allah, yang memberikannya kepada semua yang meminta (Yak. 1:5). Dia juga memberikan hikmat di dalam seluruh isi Alkitab, yang mengingatkan bahwa ketika kita dengan rendah hati dan tulus mendengarkan nasihat yang bijak, niscaya kita “menjadi bijak di masa depan” (Ams. 19:20) dan memiliki hikmat untuk dibagikan kepada orang lain. —LISA M. SAMRA

WAWASAN
Memimpin lebih dari dua juta orang Israel melintasi padang gurun ke Gunung Sinai adalah tugas yang penuh kesukaran dan bahaya. Musa telah menghadapi berbagai krisis (kekurangan makanan dan air, serangan musuh) di tengah banyak sungut-sungut dan kritik umatnya. Dalam Keluaran 18:17-24, kita membaca bagaimana ia mengalami krisis beban kerja berlebih dan ketidakefisienan. Yitro, mertuanya, menasihatkan Musa untuk mengelola beban pekerjaannya dengan mendelegasikan beberapa fungsi dan wewenang kepada orang lain. Musa harus mencari “orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap” (ay. 21). Para pemimpin adalah mereka “yang bijaksana, berakal budi dan berpengalaman” yang memberikan “keputusan yang adil” (Ulangan 1:13-16). Standar dan kualifikasi tinggi yang sama juga menjadi syarat untuk para pemimpin gereja (Kisah Para Rasul 6:3; 1 Timotius 3:1-13; Titus 1:6-9). —K.T. Sim

Dibutuhkan Hikmat

Bagaimana selama ini kamu telah menerima manfaat dari nasihat bijak orang lain? Adakah seseorang yang membutuhkan nasihat bijak dari kamu?

Bapa surgawi, tolonglah aku mencari dan mendengarkan nasihat bijak dari orang-orang yang telah Engkau tempatkan dalam hidupku.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 32–33; Kolose 1

Bagikan Konten Ini
31 replies
  1. Winda
    Winda says:

    Shalom…💌
    Terima kasih untuk sharingnya, Saya sungguh diberkati.
    Semoga hikmat dari Allah selalu Ada Bagi Kita semua.
    BIJAK Dalam mengambil Segala keputusan.
    AMIN🙏

  2. rico art
    rico art says:

    Terimakasih Tuhan atas banyak berkat yang selalu Engkau limpahkan kepada kami hari lepas hari. pimpin dan kuatkanlah kami dimanapun kami berada ya Tuhan serta beri kekuatan kepada yang terkena bencana, kami menyerahkan segala rencan a kehidupan kami kedalam tanganMu saja ya Tuhan, biarlah KehendakMu yang terjadi, terpujilah NamaMu kekal selamanya, amin

Bagikan Komentar Kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *