Perhatikan Peringatan

Kamis, 26 Agustus 2021

Perhatikan Peringatan

Baca: Matius 10:1-7,32-33

10:1 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.

10:2 Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,

10:3 Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,

10:4 Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

10:5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,

10:6 melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

10:7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.

10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.

10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”

Barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga. —Matius 10:33

Perhatikan Peringatan

Ketika seorang pencopet berusaha mencuri dompet saya saat saya sedang berlibur di luar negeri, itu bukan hal yang mengejutkan. Saya sudah membaca peringatan tentang ancaman copet di kereta bawah tanah, jadi saya tahu apa yang harus dilakukan untuk melindungi dompet saya. Akan tetapi, saya tidak menyangka hal itu benar-benar terjadi.

Untunglah, jari-jari pemuda yang berusaha mencopet dompet saya itu licin, sehingga dompetnya jatuh ke lantai dan saya bisa mengambilnya kembali. Namun, kejadian ini mengingatkan saya bahwa seharusnya saya lebih memperhatikan peringatan yang saya terima.

Kita cenderung tidak suka mendapat peringatan karena kita menganggapnya sebagai penghalang bagi kita untuk menikmati hidup. Namun, kita wajib memperhatikannya. Sebagai contoh, Yesus memberikan peringatan yang jelas kepada kita saat Dia mengutus murid-murid-Nya pergi memberitakan tentang Kerajaan Surga yang sudah dekat (Mat. 10:7). Dia berkata, “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga” (ay.32-33).

Kita diberikan pilihan. Dalam kasih-Nya, Allah memberikan Juruselamat dan rencana bagi kita untuk berada di hadirat-Nya selamanya. Namun, jika kita berpaling dari Allah dan memilih untuk menolak berita keselamatan dari-Nya serta hidup sejati yang ditawarkan-Nya untuk saat ini dan selamanya, kita akan melewatkan kesempatan untuk bersama-sama dengan Dia.

Kiranya kita mempercayai Yesus, Pribadi yang memilih untuk menyelamatkan kita dari keterpisahan abadi dengan Allah yang menciptakan dan mengasihi kita. —Dave Branon

WAWASAN
Sebagaimana terdapat dalam daftar murid Yesus di kitab-kitab Injil lainnya (Markus 3:16-19; Lukas 6:14-16), dalam catatan Matius (Matius 10:1-4), Simon Petrus disebutkan pertama dan Yudas Iskariot (yang mengkhianati Yesus) disebutkan terakhir. Di antara para agen khusus yang menjadi batu dasar gereja tersebut (Efesus 2:20) terdapat Matius si pemungut cukai (Matius 10:3) dan Simon orang Zelot (ay.4). Dalam keadaan normal, keduanya tidak mungkin termasuk dalam kelompok yang sama. Para pemungut cukai adalah orang Israel yang dipekerjakan pemerintah Romawi untuk memungut pajak dari orang-orang sebangsanya. Mereka dikenal suka memeras dan dipandang najis karena terus menerus berhubungan dengan orang non-Yahudi. Di sisi lain, sebelum dipanggil oleh Yesus, Simon orang Zelot dikaitkan dengan sekelompok Yahudi militan yang menentang kekuasaan Romawi dan bahkan cenderung menggunakan kekerasan dalam perjuangannya. Namun, keduanya kini disatukan menjadi bagian dari tim inti Yesus. —Arthur Jackson

Mengapa menolak Yesus adalah masalah serius? Apa tanggapan kamu kepada panggilan-Nya?

Bapa Surgawi, terima kasih karena Engkau telah menyediakan keselamatan melalui Yesus Kristus. Terima kasih juga karena Engkau memperingatkanku tentang pentingnya beriman kepada-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 119:89-176; 1 Korintus 8

Bagikan Konten Ini
66 replies
« Older Comments
  1. Siska Tandy
    Siska Tandy says:

    terima kasih ya Bapa untuk semua peringatan-Mu ya Bapa, layakan hamba menajdi murid” mu. terima kasih Tuhan Yesus, haleluya amin

  2. Nora
    Nora says:

    “Ku tetap pegang Salib Kristus”
    Tuhan Yesus menolong agar sampai akhir pun, sy ttp mampu mengakui dengan mulut, percaya dengan hati sy bahwa Engkau YESUS adalah TUHAN.. Amin.

« Older Comments

Bagikan Komentar Kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *