Karya Pemulihan Allah

Minggu, 18 Juli 2021

Karya Pemulihan Allah

Baca: Hosea 14

14:1 Samaria harus mendapat hukuman, sebab ia memberontak terhadap Allahnya. Mereka akan tewas oleh pedang, bayi-bayinya akan diremukkan, dan perempuan-perempuannya yang mengandung akan dibelah perutnya.

14:2 Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu.

14:3 Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: “Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.

14:4 Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim.”

14:5 Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka.

14:6 Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar.

14:7 Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon.

14:8 Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon.

14:9 Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.

14:10 Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.

Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur. —Hosea 14:8

Karya Pemulihan Allah

Salah satu lagu paling menyentuh dalam film musikal The Greatest Showman adalah “From Now On” (Mulai Saat Ini). Sang tokoh utama menyanyikannya setelah ia menyesali perbuatannya yang sering melukai hati keluarga dan teman-temannya. Lagu itu bercerita tentang sukacita yang dialami saat pulang ke rumah dan mendapati bahwa apa yang selama ini dimiliki ternyata sudah lebih dari cukup.

Kitab Hosea ditutup dengan suasana yang mirip—sukacita dan ucapan syukur yang tak terhingga atas pemulihan dari Allah bagi mereka yang kembali kepada-Nya. Sebagian besar isi kitab ini, yang membandingkan hubungan antara Allah dan umat-Nya dengan hubungan sang nabi dengan pasangan yang tidak setia, meratapi kegagalan Israel untuk mengasihi Dia dan dan hidup bagi-Nya.

Namun, di pasal 14, Hosea meninggikan janji Allah tentang kasih, anugerah, dan pemulihan-Nya yang tak terbatas—yang tersedia cuma-cuma bagi mereka yang kembali kepada-Nya dengan penyesalan karena pernah meninggalkan Dia (ay.2-4). “Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan,” Allah berjanji, “Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela” (ay.5). Apa yang kelihatannya sudah hancur dan tidak bisa diperbaiki lagi akan kembali menjadi utuh dan tumbuh subur, ketika anugerah Allah yang seperti embun pagi membuat umat-Nya “berbunga seperti bunga bakung” dan “tumbuh seperti gandum” (ay.6-8).

Ketika kita menyakiti orang lain atau menyia-nyiakan kebaikan Allah dalam hidup, kita sering mengira bahwa segala yang baik itu tidak mungkin diperbaiki lagi. Namun, saat kita menyesal dan kembali kepada-Nya, kita akan mengalami bahwa kasih-Nya selalu menerima dan memulihkan kita. —MONICA LA ROSE

WAWASAN
Kisah Hosea sungguh luar biasa! Allah memerintahkan nabi-Nya mengawini seorang perempuan sundal (Hosea 1:2-3) yang akan berkali-kali tidak setia. Mengapa Allah memerintahkan itu? Perkawinan Hosea yang keji dengan Gomer merupakan gambaran hubungan Allah dan umat-Nya yang tidak setia. Bangsa Israel dan Yehuda gemar menyembah berhala, dosa yang mencakup praktik pelacuran yang dilakukan pemuja Baal. Gomer mempraktikkan dosa itu, dan Hosea merasakan penderitaan serupa dengan yang dirasakan Allah. Ketidaksetiaan umat-Nya mirip perselingkuhan Gomer. Namun, Allah memerintahkan Hosea untuk menyelamatkan istrinya yang menyeleweng. Hosea membeli Gomer kembali dari hidup bersundal (3:1-2). Itulah gambaran gamblang dan menakjubkan tentang betapa besar kasih Allah kepada umat-Nya. —Tim Gustafson

Pernahkah kamu mengalami atau menyaksikan pemulihan atas sesuatu yang kelihatannya mustahil diperbaiki? Apa saja bagian dalam hidupmu yang butuh diyakinkan kembali pada janji Allah untuk menyembuhkan dan memulihkanmu?

Allah Mahakasih dan Sumber hidup, ajarlah aku untnuk mempercayai kebaikan-Mu di setiap waktu, tidak saja ketika aku berada dalam keadaan baik.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 20-22; Kisah Para Rasul 21:1-17

Bagikan Konten ini
50 replies
  1. rico art
    rico art says:

    Terimakasih Tuhan atas banyak berkat yang selalu Engkau limpahkan kepada kami hari lepas hari, pimpin dan kuat kan lah kami dimanapun kami berada ya Tuhan serta tolong kami, sembuhkan juga orang – orang disekitar kami dari segala macam penyakit akibat pandemi ini ya Tuhan, serta beri kekuatan kepada yang terkena bencana, kami menyerahkan segala rencana kehidupan kami kedalam tanganMu saja ya Tuhan, biarlah kehendakMu yang terjadi, terpujilah namaMu kekal selamanya, ini

  2. Tety Vera hayati br.ginting
    Tety Vera hayati br.ginting says:

    amin🙏🏻.
    Tuhan Yesus selalu berkati aku dengan kasih mu kuasai aku dalam roh Kudus yang telah kau berikan kepada ku,tetap ajari aku untuk selalu mengandalkan engkau dan bisa memulihkan hati ku untuk selalu percaya dan bersyukur kepada-Mu.
    amin😇❤️🙏🏻

  3. Setiawati Herawati
    Setiawati Herawati says:

    ya tuhan ajar kan kami untk tetap hdp setia dan taat wlu dlm keadaan susah maupun senang untk kami tetap ber penghrpan kdpmu karna engkau lah kekuatan dan perisai bentengku selama ku hdp untk memuji dan menyembah kpdmu ya bpkku amin

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *