Percayalah Kepada Terang

Senin, 8 Februari 2021

Percayalah Kepada Terang

Baca: Yohanes 12:25-33,35-36

12:25 Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal.

12:26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

12:27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.

12:28 Bapa, muliakanlah nama-Mu!” Maka terdengarlah suara dari sorga: “Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!”

12:29 Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata, bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata: “Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia.”

12:30 Jawab Yesus: “Suara itu telah terdengar bukan oleh karena Aku, melainkan oleh karena kamu.

12:31 Sekarang berlangsung penghakiman atas dunia ini: sekarang juga penguasa dunia ini akan dilemparkan ke luar;

12:32 dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku.”

12:33 Ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati.

12:35 Kata Yesus kepada mereka: “Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi.

12:36 Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.” Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.

Percayalah kepada terang itu . . . supaya kamu menjadi anak-anak terang. —Yohanes 12:36

Percayalah Kepada Terang

Prakiraan cuaca menyebut akan terjadi bomb cyclone. Itu adalah angin topan besar yang terjadi ketika intensitas badai musim dingin meningkat dengan cepat karena turunnya tekanan udara di atmosfer. Badai salju yang terjadi pada malam hari membuat jalan raya menuju bandara Denver hampir tidak terlihat. Hampir. Namun, karena anak perempuan saya terbang mengunjungi kami, saya rela melakukan apa saja baginya. Dengan membawa pakaian ekstra dan cadangan air minum (persiapan kalau-kalau saya terjebak badai di jalan), saya mengemudikan mobil dengan sangat pelan sambil tidak henti-hentinya berdoa dan mengandalkan sorot lampu mobil. Dengan begitu, hal yang hampir mustahil pun dapat dilakukan.

Yesus menubuatkan datangnya “badai”, yang akan mengakibatkan kematian-Nya (Yoh. 12:31-33), dan peristiwa itu juga menantang para pengikut-Nya apakah mereka akan tetap setia dan melayani (ay.26). Keadaan akan menjadi gelap dan membuat mereka hampir mustahil untuk dapat melihat. Hampir. Jadi, apa yang diperintahkan Yesus kepada mereka? “Percayalah kepada terang itu” (ay.36). Itulah satu-satunya cara mereka untuk terus melangkah maju dalam kesetiaan.

Yesus hanya akan bersama mereka untuk waktu yang tidak lama lagi. Namun, orang percaya selalu memiliki penuntun yang setia, yaitu Roh Kristus yang menerangi jalan kita. Kita juga akan menghadapi masa-masa kelam ketika rasanya hampir mustahil untuk dapat melihat jalan di depan. Hampir. Namun, dengan mempercayai Sang Terang, kita dapat terus melangkah maju. —JOHN BLASE

WAWASAN
Kata Yunani terang, yang muncul lima kali dalam Yohanes 12:35-36, adalah salah satu kata kesukaan Rasul Yohanes. Yesus berulang kali menyebut diri-Nya sebagai terang dalam Injil Yohanes, termasuk kata-kata-Nya dalam Yohanes 8:12: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” Sebagai terang, Yesus adalah sumber cahaya, penerangan, dan pewahyuan yang sejati. Mereka yang sungguh-sungguh percaya kepada-Nya (12:36) menjadi anak-anak terang—mereka menjadi murid-murid-Nya dan bagian dari daya ilahi yang menerangi dunia (Matius 5:14). —Arthur Jackson

Masa-masa kelam apa yang kamu alami akhir-akhir ini? Bagaimana Yesus, Sang Terang, telah menolongmu untuk terus melangkah maju?

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkaulah terang dalam kegelapan hidup kami. Tolonglah kami untuk terus percaya dan melangkah maju.

Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 4-5; Matius 24:29-51

Facebooktwitterreddit

51 replies

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *