Mempercayai Allah

Hari ke-3 | 7 Hari Renungan Persiapan Natal, “Lebih dari Sekadar Perayaan”

Baca: Matius 2:16-18

16 : Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang Majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang Majus itu.

17 : Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia:

18 : “Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.”

 

“Aku sangat membenci tahun 2020, aku pengen tahun ini segera berakhir,” kata seorang teman kepadaku. Aku tidak membalasnya, tetapi pernyataan itu mendorongku untuk mengulas kembali apa yang terjadi selama tahun 2020.

Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kurasa 2020 terasa lebih getir. 2020 diawali dengan banjir besar yang melumpuhkan sebagian besar area ibu kota. Dan, sejak bulan Maret, pandemi COVID-19 menjangkit di Indonesia yang hingga sekarang pun belum berakhir. Selain dua peristiwa itu yang skalanya luas, di skala yang lebih personal pun kita menghadapi kegetiran. Mungkin ada di antara kita ada yang terluka karena kepergian orang-orang terkasih, sedih karena harus menunda melanjutkan studi, gagal mendapat pekerjaan yang diharapkan, dan kesulitan untuk beradaptasi mengerjakan pekerjaan serta pelayanan di tengah kondisi yang tidak biasa.

Keadaan sulit pun terjadi ketika Yesus dilahirkan di Betlehem. Ketika kabar tentang kelahiran Yesus tersiar dan orang-orang Majus bergegas menemui-Nya, Herodes mengundang para Majus itu ke istananya. Herodes yang merasa terancam dengan kelahiran Sang Raja berdalih menyampaikan kepada orang Majus bahwa dia pun akan datang dan sujud menyembah Yesus bila nanti mereka memberitahukan keberadaan-Nya. Allah memperingatkan para Majus dalam mimpi (Matius 2:12) agar tidak kembali kepada Herodes, mereka pun pulang melalui jalan yang lain.

Ketika Herodes tahu bahwa orang-orang Majus tidak kembali, Herodes pun murka sehingga ia memerintahkan untuk membunuh semua anak yang berusia di bawah dua tahun di Betlehem dan sekitarnya (ayat 16). Pikir Herodes tindakan ini akan melenyapkan juga Yesus. Kekejaman Herodes saat itu bukanlah yang pertama. Menurut beberapa penafsir, Herodes membunuh anak-anaknya karena tidak menyukai mereka dan tidak menghendaki mereka memiliki kedudukan yang penting.

Ketika Herodes memerintahkan pembunuhan kepada setiap anak, Yesus bisa saja ikut terbunuh. Namun, malaikat Tuhan memerintahkan Yusuf untuk pergi mengungsi ke Mesir. Tujuan Allah bagi keselamatan dunia tidak terhenti karena kekejaman Herodes.

Kisah pembunuhan anak-anak di Betlehem, bukanlah bagian kisah Natal yang akrab bagiku. Sejak kecil aku pun belum pernah mendengar khotbah Natal yang diambil dari bagian ini. Tetapi, ketika membacanya, itu mengingatkan aku secara pribadi bahwa di tengah Natal yang biasanya digambarkan dengan sukacita ternyata terselip kisah kengerian karena kekejaman Herodes.

Natal tahun ini tentu sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ditambah dengan pergumulan kita yang terasa berat. Kita pun bertanya, di mana Yesus Sang Juruselamat di tengah pergumulanku saat ini? Di mana Yesus yang tak kunjung menjawab doa-doaku? Di mana Yesus yang berjanji memberikan pengharapan buat masa depanku? Mempercayai Allah di tengah kondisi yang baik tentu sangat mudah. Tapi, bagaimana cara kita dapat mempercayai Allah di tengah kondisi yang sulit kita terima yang membuat kita mulai mempertanyakan keberadaan-Nya? Apakah Allah masih layak terus dipercayai? Jawabannya adalah YA.

Jerry Bridges dalam bukunya yang berjudul “Trusting God” mengatakan, Allah punya tujuan dan rencana bagi setiap kita, dan Dia punya kuasa untuk mewujudkan rencana tersebut. Memang baik untuk tahu bahwa tidak ada orang atau keadaan yang bisa menjamah kita di luar kendali Allah yang berdaulat; namun lebih penting lagi untuk menyadari bahwa tidak ada orang atau keadaan yang bisa menggagalkan tujuan Allah bagi hidup kita. Allah berdaulat di masa “baik” dan masa “buruk” kita. Dia tidak memalingkan wajah-Nya. Dia mengendalikan semuanya, mengarahkan pada kemuliaan-Nya dan kebaikan kita.

Mempercayai Allah berada dalam area tanpa batasan. Kita tidak tahu sejauh mana, berapa durasinya, atau frekuensi situasi kesukaran yang menyakitkan untuk harus terus percaya kepada-Nya. Kita selalu berhadapan dengan keadaan yang tidak diketahui dengan jelas.

Teman-teman, seberat apa pun pergumulan kita saat ini dan seberapa tidak pahamnya kita akan segala sesuatu yang terjadi dalam hidup, Ia adalah Allah yang selalu dapat kita percayai. Allah yang dengan segala rencana dan tujuan-Nya yang agung rela memberikan Yesus, Anak-Nya yang tunggal, untuk menebus kita dan dunia yang berdosa ini. Apa lagi alasan-Nya selain karena Allah mengasihi kita.

Kedaulatan Allah adalah batu tak tergoyahkan, yang kepadanya hati manusia yang sengsara harus melekat. Tidak ada kecelakaan dalam situasi di sekeliling kita: mungkin itu adalah perbuatan jahat, namun kejahatan itu berada dalam genggaman tangan kedaulatan Allah yang berkuasa. Segala kejahatan tunduk kepada Dia, dan si jahat tidak bisa menyentuh anak-anak-Nya kecuali Dia mengizinkannya. Tuhan adalah Allah atas sejarah manusia dan atas sejarah pribadi setiap anggota keluarga-Nya yang telah ditebus. (Margaret Clarkson)

Pertanyaan releksi:

1. Coba renungkan hal-hal yang harusnya bisa disyukuri di tengah kondisi hidupmu yang berat saat ini!

2. Apakah bagimu Allah masih terus dapat dipercayai? Berdoalah, minta Roh Kudus menguatkanmu untuk senantiasa percaya kepada Allah di tengah kondisi sulit dan tidak dimengerti sekalipun.

Bagikan jawaban atas perenunganmu ini di kolom komentar. Kiranya jawaban sobat muda dapat menjadi inspirasi dan berkat bagi orang lain.

Tentang Penulis:

Novita Sari Hutasoit. Tangerang | Menerima dan mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat sejak tahun 2012. Saat ini bekerja sebagai staf Human Resources Department di Universitas Pelita Harapan dan sedang melanjutkan studi di Magister Manajemen Universitas Pelita Harapan. Penulis buku “Pulang, artinya bukan tidak ada harapan.” Sampai hari ini masih mengerjakan pemuridan di pelayanan mahasiswa dan alumni.

Bagikan Konten Ini
40 replies
  1. Cindy Cristina Diandra 1
    Cindy Cristina Diandra 1 says:

    1. Banyak hal yang dapat disyukuri hingga saat ini, walaupun keadaan sangat berbeda.
    Kesehatan, kekuatan, dan pengharapan senantiasa Allah berikan dalam kehidupan kita, memang tak dapat dilihat dari mata seperti hadiah, namun Allah dengan cara-Nya menguatkan orang percaya untuk memberitakan kasih sukacita-Nya dalam hal apa pun yang di hadapi, sebagaimana jika merenungkan kelahiran Kristus ialah begitu besar kasih Allah terhadap makhluk ciptaan-Nya. Kehadiran Allah benar-benar nyata untuk mengasihi kita semua, terbukti bahwa Allah menyanggupkan kita untuk belajar sebagai makhluk penuh kasih-Nya agar tetap semangat dalam membangun hidup dengan-Nya di dalam situasi apapun selalu bersyukur dan menjalaninya dengan penuh sukacita di dalam damai sejahtera Allah.

  2. Inda Fen
    Inda Fen says:

    di dalam kesulitan ini kuasa Tuhan di nyatakan. bahkan dalam titik terendah kita sekalipun. GOD is good all the time. haleluya

  3. Minerva Siboro
    Minerva Siboro says:

    Hai kak Novita. Aku udah yakin banget ini tulisan kakak.. Terimakasih ya kak, banyak berkat yg aku terima ketika membaca artikel ini.
    Banyak hal yg bisa aku syukuri di tahun2 yg menegangkan ini. Meski kekecewaan sering melanda hidupku. Kekuatiran dan ketidakberdayaan yang seolah2 tdk berujung. Namun entah kenapa, aku tetap damai dalam Tuhan. Tiap kali aku takut, aku berdoa. Dan seketika itu juga, aku tenang. Kalau diingat2, ternyata aku bisa melaluinya. Sebab Penyertaan Tuhan itu selalu ada.
    Thankyou for reminder me about how God’s work in my life..😊

  4. Siegfried Macpal
    Siegfried Macpal says:

    tetap percaya kepada Tuhan Yesus, Allah Bapa dan sll bersyukur dlm situasi dan keadaan apapun, yakin dan percaya kepadaNYA, kuasanya tidak pernah berubah, dahulu ,sekarang dan selama lamanya, amin

  5. Tata
    Tata says:

    1. Banyak hal yang ternyata dapat aku syukuri; hari yang baru, masih bisa bangun pada hari ini, penyertaan Tuhan sampai sekarang (wah ternyata sudah panjangg sekali waktu yang aku lalui), waktu yang diberikan Tuhan, jaringan internet yang membantuku dapat membaca renungan ini dan memenuhi keperluanku sehari-hari, orang tua dalam keadaan sehat, anggota keluarga yang masih diizinkan bekerja dan sekolah, meskipun di tengah pandemi tetapi masih ada satu dua lamaran pekerjaan yang sedang dalam proses rekrutmen, dan masih banyak lagi. Puji Tuhan!
    2. Big YES! sulit memang apalagi kalau sedang dalam tekanan hidup atau saat keadaan terjadi di luar ekspektasi dan banyak kegagalan dalam hidupku. Puji Tuhan renungan hari ini mendorong dan mengingatkanku bahwa kuasa Tuhan tidak terbatas akan hal segala rupa! Aku juga belajar kalau Tuhan itu pemegang kendali. Meskipun aku gak mengerti dan bahkan enggak tahu jalanNya, tetapi aku sedang belajar untuk pegang janjiNya bahwa rancangan yang Tuhan berikan bukan rancangan kecelakaan tetapi rancangan yang damai untuk hari depanku. Aku akan terus berdoa supaya Roh Kudus-Nya mengurapi segenap tubuh, jiwa dan rohku supaya aku kuat dan setia dalam mempercayaiNya. Bagi Dia segala hormat, puji dan syukur selama-lamanya. Amin

  6. Gita
    Gita says:

    1. Saya bersyukur krn setiap pagi Tuhan Allah masih memberikanku nafas kehidupan utk dapat beraktivitas kembali di hari yg baru sekalipun dalam kondisi yg sulit. Allah masih mencukupkan kebutuhan makanku walaupun hanya dgn nasi dan lauk, Allah masih memberikanku sukacita atas kasih dan anugerah-Nya yg luar biasa.

    2. Ya, aku percaya dan mau terus percaya pada Allah.

  7. Asna Sari Pardede
    Asna Sari Pardede says:

    Terima kasih atas renungannya pgi ini. Sungguh bersyukur atas kebaikan dan berkat Tuhan dalam hidupku hingga saat ini. Di tengah situasi yang begitu mencekam, kuasa Tuhan hadir menopang hidupki. Kadang rasa putus asa dan lelah silih berganti ingin menghancurkan setiap iman percaya kita, tetapi harus kita ingat ada Tuhan yang selalu menolong kita keluar dari segala pergumulan, kesesakan dan masalah hidup. Kita harus selalu percaya kepada Tuhan. Semua yang terjadi saat ini, akan dipulihkan oleh-Nya. Kuasanya akan menyembuhkan dan membebaskan kita dari wabah penyakit yanv melanda negara dan duni ini. Pandemi Covid 19 ini pasti akan berakhir oleh Kuasa tangan Tuhan.
    Semoga Tuhan tetap melindungi setiap langkah kita. Amin 😇❤️

  8. wiwi
    wiwi says:

    1. Dengan kondisi sulit yg aku Alami saat ini, aku makin merasakan perlindungan dan tuntunan Tuhan, aku menjadi pribadi yg kuat krna sudah dilatih Bapa dengan cara-Nya yg unik 😍💛

    2. Allah patut dipercaya. tidak bisa tidak. Aku ada sampai saat ini, iitu adalah bukti kebesaran-Nya.

  9. Okto Akwilda Silitonga
    Okto Akwilda Silitonga says:

    1.yang terutama, bersyukur untuk kesehatan, kekuatan dari Allah. Dan bersyukur masih bisa bekerja di tengah pandemi ini. Tuhan allah baik dan adil
    2.Masih Dong. Untuk segala doa yqng belum terjawab, aku percayakan pasti segera Tuhan jaeab. Baik jaeaban nya ya, tunggu dan tidak

  10. Siti Yani br bangun
    Siti Yani br bangun says:

    1. Hal yg masih aq syukuri Tuhan masih berikan kesehatan dan pekerjaan. Dan keuangan yg dicukupkan walaupun di pademi ini gaji kami di kurangi ada sja carabTuhan mencukupkanya. Seperti biasa saya ongkos dari kost ke tempat kerja lumayan lah. Ini saya di berikan oleh atas tinggal di mess. Jdi gk punya biasa transportasi. Ada sja cara Tuhan buat menolong kita.

    2. Ya saya masih terus percaya. Beberapa bulan yg lalu ayah saya pergi menghadap Tuhan. Di stu saya merasa tak bisa terima karena blum bisa bahagiain dia dan memberikan harapan yg dia mau. Bebrapa tahun trakhir aq slalu berdoa agar aq bisa bahagia dia dulu sblum aq menikah. Tpi dia di panggil Tuhan dstu saya merasa sangat kecewa di tambah lagi saya sedih karena cinta. Tapi saat saya berdoa Tuhan kasih kelegaan dan kekuatan sehingga aq ikhlas dan aku percayabl di balik semua itu Tuhan telah rencanakan yg baik buat aku. karena setiap apanyg Tuhan ijinkan itu pasti demi kebaikan kita. Walaupun skrang aku blum tau maksud Tuhan. Tpi aku yakin suatu saat aku akan mengerti. Terima kasih Tuhan buat peyertaanMu. Gbu😇

  11. Evitha Petsea Tandilolo
    Evitha Petsea Tandilolo says:

    Saya bersyukur masih bisa merayakan Natal tahun ini, walaupun merayakannya di situasi yang sulit dan terbatas tapi saya percaya ini tidak mengurangi makna Natal dalam hidup saya. Allah adalah pribadi yang layak dan akan terus saya percayai, walau tidak mudah “mempercayai” Allah ditengah situasi sulit tapi kehadiran diriku saat ini membuktikan bahwa Ia telah dan akan terus menyertai hidupku. Aku sudah melewati berbagai badai kehidupan. Semata-mata karena Allah bersamaku…

  12. Megaria
    Megaria says:

    Sebuah reminder yang sangat mendeskripsikan 2020.
    1. Hal-hal yang kusyukuri di tahun ini adalah masih diberikan kesehatan (pribadi dan keluarga), masih dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, diijinkan selesai studi profesi. Mencari pekerjaan masih jadi pergumulan karena belum menemukan, tapi mau terus percaya bahwa Allah sudah merencanakan masa depanku.
    2. Ya, Allah masih terus dapat dipercayai. Tuhan menyertai kita semua 🙂 Amin.

  13. Octaviana sinaga
    Octaviana sinaga says:

    1. Banyak sekali yang bisa saya syukuri dalam hidup saya ditengah sikon ini, saya masih memiliki pekerjaan, masih memiliki rumah tempat kembali pulang dan nyaman, saya dan keluarga selalu sehat, bahkan masih bisa memilih mau makan apa dan beli sesuatu yang diingini.

    2. Saya masih sangat mempercayai Allah, bahkan karna sangat percaya sering saya absen baca renungan dan kadang absen doa sebelum tidur, karna saya sangat percaya Allah memelihara dan mencukupkan kebutuhan saya dan tidak akan mengacuhkan saya sekalipun saya melewatkan dia dia saya pada Allah. karna dia Allah yang tidak akan membalaskan tapi selalu memelihara dengan semua kasihNya luar biasa. Semoga Tuhan menjamah hati saya untuk lebih intim pada Tuhan

  14. Helly Naomi
    Helly Naomi says:

    ditahun 2020 ini saya bersyukur diberikan kesehaan dan pekerjaan Tuhsn Yesus tidak pernah sedikitpun meninggalkan dombamya , setiap pergumulan ada maksud tersendiri , terima kasih Tuhan Yesus atas pernyetaanMu ditahun 2020 tahun depan akan lebih baik. God is good all the time

  15. Lastri Romiana Siahaan
    Lastri Romiana Siahaan says:

    shalom, terimakasih admin
    Artikel Hari ini sangat membantu saya untuk mengingat kembali kasih setia Allah yang senantiasa bekerja dalam kehidupanku.

    1. Ditengah kondisi berat saat ini, saya menyadari terkadang Tuhan “mematahkan sayap” Kita agar kita kembali mengingat dan kembali pada Sang Empunya Kehidupan

    2. Terkadang Aku sendiri ragu akan penyertaan Tuhan dalam kehidupanku, namun melalui artikel ini, aku kembali diingatkan bahwa Allah senantiasa turut bekerja dalam kehidupanku baik suka maupun duka. segala sesuatu terjadi atas kehendak-Nya, dan Aku percaya Allah punya banyak kejutan terbaik di akhir perjalanan dan perjuangan Kita.

    Amin, Tuhan Yesus Memberkati 🙏
    syaloom

  16. Lolo Pesta Berutu
    Lolo Pesta Berutu says:

    Benar firman ini sungguh menguatkan dan menegur bahwa Natal adalah Kasih dan pengharapan. Saya menyadari terlalu fokus pada kesulitan sehingga melupakan hal2 yang bisa di syukuri seperti kesehatan sepanjang tahun. Berkumpul bersama keluarga, masih bisa bekerja meski masa pandemi, Firman ini meneguhkan bahwa Pada masa kelahiran Yesus ada masa sulit yang tidak bisa kita bayangkan bila itu terjadi dimasa sekarang, Namun Allah Memberi pengharapan dan kasih.

  17. Yom
    Yom says:

    Puji Tuhan, di tengah kondisi ini masih bisa mengambil waktu untuk bersyukur, karna kebaikan Tuhan yang mungkin dalam hal-hal kecil tapi kasih Tuhan melimpah. Masih bisa melanjutkan tugas dan studi, serta pelayanan di tengah-tengah semester akhir. keluarga sehat dan masih dapat bekerja, masih dikelilingi teman dan saudara yg saling menopang. Seperti dalam renungan di atas mempercayai Allah dalam keadaan tak baik memang tak mudah, tapi bukan berarti itu membuat kita menyerah dan perputus asa, selalu memegang teguh bahwa dalam keadaan baik ataupun kurang baik, kasih Tuhan selalu ada dan tangan Tuhan memegang kendali atas hidup kita. Tuhan Yesus memberkati 🙏

  18. Barnabas Sodiq
    Barnabas Sodiq says:

    Trimaksih…renungan ini, sgt menguatkn iman, manakala sdg merasakn kesesakn hidup…untuk trs percaya bhw Kasih Tuhan sll mjd bagian kita, dibalik sbuah kesulitan. Amin.

  19. Sindhu
    Sindhu says:

    Tq sharingnya. Msh ada pegangan di tengah2 ketidakpastian. Jgn lepaskan itu. Tp tangan Tuhan yg kuat ttp memegang qta. Only trust Him

  20. Rusniati
    Rusniati says:

    Pertanyaan releksi:

    1. Coba renungkan hal-hal yang harusnya bisa disyukuri di tengah kondisi hidupmu yang berat saat ini!
    [SANGAT BANYAK. Dengan kondisi yg kualami sekarang yang harus belajar melepas dengan ikhlas kepergian orang terkasih kembali kepada Bapa adalah pergumulan yang sangat2 berat dan sulit bagiku. Aku harus melawan perasaan sedih yang tidak kunjung selesai. Tapi ditengah hal2 yang telah terjadi dalam hidupku, satu hal yang kupercaya dan kusyukuri adalah BAPA MASIH MENGASIHIKU SAMPAI HARI INI. PenyertaanNYA selalu ada asalkan aku mau membawa dan memberi hidupku dipimpin olehNYA]

    2. Apakah bagimu Allah masih terus dapat dipercayai? Berdoalah, minta Roh Kudus menguatkanmu untuk senantiasa percaya kepada Allah di tengah kondisi sulit dan tidak dimengerti sekalipun.
    []

  21. Rusniati
    Rusniati says:

    Pertanyaan releksi:

    1. Coba renungkan hal-hal yang harusnya bisa disyukuri di tengah kondisi hidupmu yang berat saat ini!
    [SANGAT BANYAK. Dengan kondisi yg kualami sekarang yang harus belajar melepas dengan ikhlas kepergian orang terkasih kembali kepada Bapa adalah pergumulan yang sangat2 berat dan sulit bagiku. Aku harus melawan perasaan sedih yang tidak kunjung selesai. Tapi ditengah hal2 yang telah terjadi dalam hidupku, satu hal yang kupercaya dan kusyukuri adalah BAPA MASIH MENGASIHIKU SAMPAI HARI INI. PenyertaanNYA selalu ada asalkan aku mau membawa dan memberi hidupku dipimpin olehNYA]

    2. Apakah bagimu Allah masih terus dapat dipercayai? Berdoalah, minta Roh Kudus menguatkanmu untuk senantiasa percaya kepada Allah di tengah kondisi sulit dan tidak dimengerti sekalipun.
    [ALLAH HARUS TERUS DIPERCAYA. Kita gak akan bisa apa2 kalo kita kehilangan pegangan hidup kita yaitu Kristus. Roh Kudus pasti akan menolong saat kita benar2 mau berserah sama Tuhan]
    Terimakasih

  22. Taruli
    Taruli says:

    Sepatutnya ada banyak hal yang patut disyukuri meskipun kita sedang di masa sulit seperti ini. Menurut saya diberi kesehatan dari Tuhan sudah menjadi berkat yang paling cukup buat saya dan saya mensyukurinya. Meskipun saya mengalami banyak masa-masa sulit, saya merasakan pertolongan Tuhan yang sudah membantu saya. Keadaan ekonomi orangtua saya sangat terganggu akibat pandemi ini, tapi ada banyak sekali tangan-tangan dari Tuhan yang membantu seperti dari pemerintah, dan dari orang-orang baik. Dan hal itu juga patut saya syukuri. Saat senang atau susah saya percaya Allah yang akan selalu bersama kita.

  23. Nurafni
    Nurafni says:

    1. Masih Banyak hal di hidup ini yg membuat aku kagum kepada Tuhan Yesus. Di tengah keadaan tidak menentu, janji Tuhan tetap nyata dan tergenapi. Aku dan keluargaku masih hidup Hari ini adalah bukti nyata belas kasih dan penyertaan Tuhan. Karna Ia tahu bahwa pekerjaan-Nya untuk ku lakukauan belum selesai. Jadi, aku ingin menjalankan rencana-Nya Karna ku tahu Ia adalah Allah yang membawa keselamatan

    2. Allah sangat bisa dipercayai dan sangat dapat diandalkan! Tak ada yg lebih bisa diandalkan selain Tuhan Yesus Sang Juruselamat yang melawat umatNya dengan kerendahan hati dan penuh Cinta kasih. Biarlah Roh Kudus menolong kita untuk tetap memandang kepada Yesus. Amin

  24. Eunike Galuh Saputri
    Eunike Galuh Saputri says:

    Mempercayai Allah dimasa bahagia memang mudah, mempercayai Allah dimasa sukar itu baru pergumulan.

    Tahun 2020 tahun yang penuh pukulan. Sulit rasanya menaruh harapan dan percaya pada Allah yang Mengasihi kita.

    Tapi setiap hari setiap saat Ia selalu menguatkan. Termasuk lewat saat teduh hari ini.

    Teruntuk teman2 yang tengah mengalami masa2 sulit, tetap percaya Allah.
    Allah Bapa di sorga tidak akan memberikan sesuatu yang buruk pada anak yang dikasihiNya (Matius 7:7-11)

    Tuhan memberkati ❤

  25. Lusiana
    Lusiana says:

    Semua hal dalam hidup patut di syukuri entah itu dukacita atau sukacita. Karena di balik itu semua pasti ada pelajaran atau pengalaman yang berharga yang telah dirancangkan Allah oleh kita. Dan saya percaya bahwa Allah selalu ada dan tetap bersama kita.

  26. Sarah
    Sarah says:

    Aku percaya Tuhan tetap baik meskipun saat ini aku sedang sakit dan relasi keluargaku sedang tidak baik :”)

    Terima kasih Tuhan untuk penyertaan-Mu, untuk setiap kasih-Mu juga yang Engkau anugerahkan melalui rekan dan sahabat.

  27. SS Simatupang
    SS Simatupang says:

    Terimakasih untuk sharing renungan ini ka Novita.

    Sangat bersyukur, ditengah keadaan dan pergumulan saat ini masih bisa memuji dan mengingat Tuhan sbg gembala hidup. Bersyukur sebab banyak cara yg Tuhan pakai utk menolongku, termasuk mempersiapkan diri melalui perenungan ini 💜🤗

    Dan Ya, masih dan akan terus menyerahkan diri utk percaya kepada kedaulatan Allah dlm hidupku, dan kita semua 🙏😇

  28. Putri Pardede
    Putri Pardede says:

    1. Hal yang sangat saya syukuri ditengah kondisi yang begitu sulit ini terlepas dari kepentingan diri saya sendiri adalah kesehatan orangtua saya sampai saat ini. Saya sangat bersyukur kedua orang tua saya yang begitu saya sayangi tetap dalam lindungan Tuhan, mereka tetap sehat dan penuh sukacita.

  29. Santoso Kurniawan
    Santoso Kurniawan says:

    Hanya dalam pengharapan di dalam Yesus Kristus aku bisa tenang , dlm segala kekurangan kelemahan ketakberdayaan dlm hidup ini …..bersyukur masih bisa memanggil namaMU ya Tuhan Yesus

  30. Yolanda brg
    Yolanda brg says:

    1. sedang dalam proses penelitian skripsi, yang cukup berat bagiku. tapi aku bersyukur dibalik semua itu Tuhan selalu mengingatkan aku utk ttp bersyukur, dengan melihat orang² di sekitarku yg mendukungku, yg memiliki pergumulan yg sama kami dapat saling menguatkan.
    2. ya, sangat dapat dipercaya dalam kondisi apapun dan bagaimanapun.

  31. fransina Millu
    fransina Millu says:

    1. Bersyukur diberikan Tuhan Yesus napas kehidupan kesehatan dan dan semua berkat yang bisa saya nikmat, banyak orang tida bisa menikmati kehidupan mereka karena banyak alasan yang membuat mereka tidak bisa bersyukur dan menikmatinya dan yang penting saya sejak saya percaya bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah juruslamat saya saya mendapatkan keselamatan yaitu kelak Tuhan menjemput saya saat saya meninggalkan dunia ini saya akan bersama-sama dengan Tuhan Yesus Kristus disurga. SALAM SEHAT 💙💑🛐GBU

    .2.Sangat sangat terlalu sangat percaya sampai akhir hidup saya tetap percaya Yesus Kristus

  32. Naomi Bato' Lapik
    Naomi Bato' Lapik says:

    RENCANA TUHAN BUKAN RENCANA MALAPETAKA TAPI RENCANA TUHAN ADALAH RENCANA DAMAI SEJAHTRA,,,,JD TETAP BERHARAP TTP IMANI BAHWA APAPUN YANG TERJADI DLM HDP KT ITU SEMUA ADA DI DALAM TANGAN TUHAN…JESUS BLESS YOU ALL

  33. Lita Dina Ulitta
    Lita Dina Ulitta says:

    Iman tanpa pengharapan sama saja mati.
    biarlah Roh Kudus menguatkan ku dalam kondisi sulit saat ini. Tuhan tidak pernah pergi barang sejengkal pun dari posisiku skrg.

  34. Vanesa Angela
    Vanesa Angela says:

    1. Bersyukur atas kasih dan anugerah Allah masih diberikan kesehatan, kekuatan, terlebih nafas kehidupan. Bersyukur masih boleh dipertemukan dan di perkumpulkan dengan semua anggota keluarga besar meskipun dengan menggunakan protap kesehatan di situasi pandemi. Bersyukur Tuhan masih kuatkan dan mampukan untuk menjalankan dan menyelesaikan study. Bersyukur Tuhan masih memberikan teman yang baik, pergaulan yang baik, bahkan pun sangat bersyukur Tuhan pertemukan dan perkenankan dengan kekasih hati yang takut akan Tuhan.

    2. Ya, saya sangat percaya dan sungguh terlalu percaya Allah karena hanya oleh Allah, bagi Allah dan didalamnya kita dapat memperoleh pengharapan dalam Yesus Kristus Tuhan kita, Amin.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *