Harapan yang Kembali Berkembang

Jumat, 14 Agustus 2020

Harapan yang Kembali Berkembang

Baca: Yesaya 35:1-4

35:1 Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga;

35:2 seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon akan diberikan kepadanya, semarak Karmel dan Saron; mereka itu akan melihat kemuliaan TUHAN, semarak Allah kita.

35:3 Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah.

35:4 Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: “Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!”

Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga. —Yesaya 35:1

Harapan yang Kembali Berkembang

Di kota Philadelphia, ketika tanah-tanah kosong yang dipenuhi ilalang dibersihkan dan ditanami pepohonan dan bunga-bunga indah, kondisi mental warga yang tinggal di sekitarnya juga ikut membaik. Perbaikan itu dialami terutama oleh mereka yang kehidupan ekonominya pas-pasan.

“Semakin terbukti bagaimana ruang terbuka hijau memberikan dampak baik bagi kesehatan jiwa,” kata Dr. Eugenia South, ”dan terutama itu sangat penting bagi warga yang tinggal di lingkungan yang miskin.” South, seorang pengajar di Sekolah Kedokteran Perelman di University of Pennsylvania, adalah salah seorang penulis dari proyek penelitian dalam bidang ini.

Bangsa Israel dan Yehuda yang tertindas memperoleh pengharapan baru dalam penglihatan Nabi Yesaya tentang pemulihan yang indah dari Allah. Di tengah segala nubuat Yesaya tentang kehancuran dan penghakiman yang akan terjadi, janji Allah akan masa depan yang cemerlang ini mulai berakar. “Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga; seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai” (Yes. 35:1-2).

Apa pun situasi yang kita hadapi sekarang, kita patut bersyukur karena Allah memiliki cara-cara yang indah untuk memberikan kepada kita pengharapan baru, termasuk melalui karya ciptaan-Nya. Di saat kita merasa kecewa, merenungkan kemuliaan dan kebesaran Allah dapat menyuntikkan semangat baru kepada kita. Yesaya mendorong kita, “Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah” (ay.3).

Dapatkah bunga-bunga indah membuat kita berharap kembali? Ya, menurut sang nabi, dan juga menurut Allah sumber pengharapan kita.—PATRICIA RAYSON

WAWASAN
Yesaya pasal 34 dan 35 menyediakan sebuah kesimpulan dari penghakiman dan berkat yang dijelaskan di dalam bagian pertama kitab ini. Pasal 34 menggambarkan penghakiman terhadap “bangsa-bangsa” (ay.1-2), kemudian berfokus pada Edom (ay.5), musuh Israel, yang menjadi perwakilan semua bangsa. Kedua pasal ini dihubungkan dengan sebuah peringatan pembalasan Allah untuk melakukan “pengganjaran karena perkara Sion” (34:8) dan menyelamatkan Sion (35:4). Pemulihan Israel, atau Sion, digambarkan pada akhirnya akan mencakup pembaruan bagi bumi dan manusia. Padang gurun dan padang belantara akan berbunga (ay.1), Israel akan disembuhkan (ay.5-6), diberi keamanan (ay.7,9), dan dipenuhi sukacita (ay.10).—Julie Schwab

Ketika kamu merasa putus asa, bagaimana biasanya kamu menanggapi atau mengatasinya? Apakah meluangkan waktu di alam terbuka dan menikmati ciptaan Tuhan dapat membuat kamu keluar dari putus asa dan kembali berharap kepada Dia?

Ya Allah, terima kasih untuk kebesaran ciptaan-Mu, yang menunjukkan kepadaku kemuliaan-Mu dan membangkitkan pengharapanku kepada-Mu.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 89–90; Roma 14

Bagikan Konten Ini
32 replies
  1. Setiawati Herawati
    Setiawati Herawati says:

    saya bersykr kpdmu bpk msh memberi penghrp hdp kpdku ajar kami untk bisa hdp memuyakan namamu dgn s

  2. rico art
    rico art says:

    Terimakasih Tuhan atas banyak berkat yang selalu Engkau limpahkan kepada kami,
    pimpin kami selalu dengan Roh KudusMu ya Tuhan dan kuatkanlah kami,
    terpujilah namaMu kekal selamanya,
    amin

  3. Natasha SKKKPS
    Natasha SKKKPS says:

    Terima kasih untuk Firman pada pagi hari ini.Tuhan Yesus selalu mau kita berkembang menjadi manusia yang lebih baik.Allah selalu memiliki cara supaya memberikan kepada kita pengharapan yang baru.Jadi dari itu kita harus bersyukur.

  4. Mack Mack
    Mack Mack says:

    Terima kasih untuk janji pemulihan yang Tuhan beri. Biarlah hidupku tertuju hanya kepada-Mu, karena Engkau Tuhan yang setia. Amin

  5. Rosari Octavia
    Rosari Octavia says:

    Jujur saat ini saya sedang merasa berputus asa karena keadaan Ibu Saya yang sakit dan menjalani perawatan di Rumah sakit. Mama saya sudah dirawat sejak Satu bulan Lalu, namun hingga kini belum ada perkembangan penyembuhan yang berarti malah kemarin mama saya sakitnya malah bertambah Parah. Hari ini saya mendapat firman yang menguatkan hati saya bahwa masih ada harapan untuk hari depan. Semoga teman-teman yang lain pun diberi kekuatan oleh Tuha.

    Saya juga meminta bantuan doa dari teman teman sekalian untuk kesembuhan Ibu Saya, terimakaasih.

    Tuhan Memberkati Kita Semua

  6. Renato
    Renato says:

    Apa pun situasi yang kita hadapi sekarang, kita patut bersyukur karena Allah memiliki cara-cara yang indah untuk memberikan kepada kita pengharapan baru, termasuk melalui karya ciptaan-Nya . Amien

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *