Keterampilan Luar Biasa

Senin, 16 Maret 2020

Keterampilan Luar Biasa

Baca: Mazmur 139:7-16

139:7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?

139:8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau.

139:9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,

139:10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.

139:11 Jika aku berkata: “Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,”

139:12 maka kegelapanpun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.

139:13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.

139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

139:15 Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;

139:16 mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.

Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. —Mazmur 139:14

Keterampilan Luar Biasa

Pemimpin kelompok paduan suara di kampus kami dapat mengarahkan sekaligus mengiringi nyanyian kami dengan permainan piano. Ia sangat piawai menyeimbangkan kedua tanggung jawab itu. Di akhir suatu konser, ia terlihat sangat lelah, maka saya pun bertanya kepadanya apakah semua baik-baik saja. Ia menjawab, “Aku belum pernah melakukan hal ini sebelumnya.” Lalu ia menjelaskan, “Nada piano yang kumainkan tadi begitu sumbang sampai-sampai di sepanjang konser aku harus memainkan dua kunci berbeda dengan masing-masing tanganku!” Saya sangat terkejut melihat keterampilannya yang luar biasa itu, sekaligus kagum kepada Tuhan yang menciptakan manusia yang mampu melakukan hal-hal tersebut.

Raja Daud mengungkapkan kekaguman yang lebih besar lagi ketika ia menulis, “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya” (Mzm. 139:14). Baik menyaksikan kepiawaian manusia atau melihat keajaiban alam, kedahsyatan dan keajaiban karya ciptaan membawa kita menyadari keagungan Pencipta kita.

Suatu hari kelak, ketika kita berada di hadirat Allah, orang-orang dari setiap generasi akan menyembah Dia dengan berkata, ”Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan” (Why. 4:11). Keterampilan luar biasa yang diberikan Allah kepada kita dan alam indah yang telah diciptakan-Nya sudah cukup untuk mendorong kita menyembah Dia.—Bill Crowder

WAWASAN
Dalam Mazmur 139, sang penulis, Raja Daud, menjelaskan dua dari karakteristik dasar Allah: kemahaadaan-Nya—Allah yang ada di segala tempat dalam segala waktu (ay.1-6) dan kemahatahuan-Nya—pengetahuan Allah akan segala hal (ay.7-18). Sang penulis menjelaskan bahwa ia tidak bisa pergi ke luar hadirat Allah: “Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku” (ay.9-10). Namun, kemudian ada perkataan yang menarik dalam ayat 13: sang penulis menghubungkan kehadiran Allah yang terus-menerus dengan penciptaan dirinya oleh Allah. Allah juga hadir dalam rahim seorang ibu dan akan terus bersama kita ke mana saja kita pergi. —J. R. Hudberg

Bagian mana dari karya ciptaan Allah yang membuat kamu senang menyembah-Nya? Mengapa penting bersyukur dan memuji Allah untuk keterampilan yang Dia berikan kepada kamu?

Betapa hebatnya Engkau, ya Allah! Aku melihat sentuhan tangan-Mu di mana-mana. Terima kasih untuk semua yang telah Kaubuat.

Bacaan Alkitab Setahun: Ulangan 28-29; Markus 14:54-72

Bagikan Konten Ini
29 replies
  1. Tesalonika
    Tesalonika says:

    Terima kasih sudah memberikan renungan ini di hari ulang tahun saya! saya bersyukur di ingatkan Tuhan atas kejadian saya yang dahsyat dan ajaib. Tuhan Yesus memberkati kalian semua☺☺

  2. lampita sitorus
    lampita sitorus says:

    sungguh besar Tuhan kita… yang selalu ada untuk Kita saat kapanpun Dan dimanapun itu. Lawatannya nyata buat Kita semua, maka biarlah kepujian Dan kemuliaan Hanya bagi nama Tuhan Kita Yesus Kristus sekarang esok Dan sampai selamanya. 😇

  3. Putu Anna Oktaviana
    Putu Anna Oktaviana says:

    Luar biasa firman ini, semoga anakku yg di dalam kandungan ikut mendengar bahwa Tuhan telah melihatnya selagi ia bakal anak.

  4. erlia
    erlia says:

    terimakasih sangat memberkati 😇

    sekedar mengoreksi ayat pada gambar Mazmur 139:14 bukan mazmur 63:4 😇
    syalom 😇

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *