Tetangga Dekat

Info

Selasa, 11 Februari 2020

Tetangga Dekat

Baca: Amsal 27:1-10

27:1 Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.

27:2 Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.

27:3 Batu adalah berat dan pasirpun ada beratnya, tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh.

27:4 Panas hati kejam dan murka melanda, tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?

27:5 Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.

27:6 Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.

27:7 Orang yang kenyang menginjak-injak madu, tetapi bagi orang yang lapar segala yang pahit dirasakan manis.

27:8 Seperti burung yang lari dari sarangnya demikianlah orang yang lari dari kediamannya.

27:9 Minyak dan wangi-wangian menyukakan hati, tetapi penderitaan merobek jiwa.

27:10 Jangan kautinggalkan temanmu dan teman ayahmu. Jangan datang di rumah saudaramu pada waktu engkau malang. Lebih baik tetangga yang dekat dari pada saudara yang jauh.

Lebih baik tetangga yang dekat dari pada saudara yang jauh.—Amsal 27:10

Tetangga Dekat

Seperti juga banyak tempat lain, lingkungan kediaman kami menggunakan situs web untuk membantu warga terhubung langsung dengan satu sama lain. Warga lingkungan kami saling memperingatkan manakala ada penampakan singa gunung yang berkeliaran, membagikan perintah evakuasi karena kebakaran hutan, atau menawarkan bantuan menjaga anak bila dibutuhkan. Situs web tersebut bahkan terbukti berguna untuk mencari hewan peliharaan yang hilang. Warga yang tinggal berdekatan satu sama lain dapat memanfaatkan kecanggihan internet untuk kembali terhubung dengan cara-cara yang sering kali terlalaikan di tengah arus dunia yang begitu cepat dewasa ini.

Berhubungan baik dengan orang-orang yang tinggal berdekatan juga dirasa penting pada zaman dahulu ketika Raja Salomo berkuasa. Meski hubungan keluarga sangat penting dan dapat menjadi sumber dukungan yang besar, Salomo menunjukkan bahwa peran seorang teman sangatlah penting—terutama “dalam kesukaran” (Ams. 27:10 BIS). Kerabat mungkin sangat peduli kepada anggota keluarganya dan berkeinginan membantu dalam hal tersebut. Namun, jika mereka tinggal berjauhan, tidak banyak yang bisa mereka lakukan ketika masalah terjadi. Sementara itu, karena tinggal berdekatan, tetangga bisa lebih cepat mengetahui kebutuhan yang mendesak itu dan lebih sigap membantu.

Karena teknologi telah memudahkan kita untuk tetap terhubung dengan orang-orang yang kita cintai di mana pun mereka berada, kita mungkin terancam mengabaikan orang-orang yang tinggal di dekat kita. Ya Tuhanku, tolonglah kami untuk membina hubungan dengan orang-orang yang Engkau tempatkan di sekeliling kami!—Kirsten Holmberg

WAWASAN
Kitab Amsal terdiri dari dua bagian utama. Setelah pembukaan yang memperkenalkan kitab tersebut (1:1-7), sembilan pasal pertama mengandung wejangan. Isinya ajaran seorang ayah kepada anak lelakinya. Bagian kedua dari Amsal (pasal 10–31) mengandung amsal-amsal yang sesungguhnya. Amsal adalah observasi, dorongan, atau larangan singkat yang sering kali terlihat sebagai saran yang sederhana dan praktis. Keliru jika kita membaca amsal-amsal ini secara terpisah tanpa mempertimbangkan tema dari seluruh kitab tersebut—hubungan antara hikmat dan relasi dengan Allah—karena hanya kehidupan yang dikuatkan atau dipimpin Roh Kuduslah yang dapat menghidupi hikmat itu secara konsisten.

Siapa yang pernah menolongmu di saat kamu sangat membutuhkan pertolongan? Bagaimana kamu bisa hadir bagi orang-orang yang tinggal di dekatmu?

Terima kasih, ya Allah, karena Engkau memberikan kami tetangga-tetangga agar kami mempedulikan satu sama lain.

Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 11-12; Matius 26:1-25

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, Santapan Rohani, SaTe Kamu

23 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!