Menangkap Rubah

Info

Rabu, 2 Oktober 2019

Menangkap Rubah

Baca: Efesus 5:1-13

5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih

5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

5:3 Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya bagi orang-orang kudus.

5:4 Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang sembrono—karena hal-hal ini tidak pantas—tetapi sebaliknya ucapkanlah syukur.

5:5 Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.

5:6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka.

5:7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.

5:8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,

5:9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,

5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.

5:11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.

5:12 Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.

5:13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur. —Kidung Agung 2:15

Menangkap Rubah

Ketika pertama kalinya seekor kelelawar masuk ke dalam rumah, kami menganggap kedatangannya hanya kebetulan. Namun, setelah hal itu terjadi lagi, saya mulai mempelajari tentang makhluk kecil tersebut dan mendapati fakta bahwa kelelawar tidak membutuhkan celah yang lebar untuk menyelinap. Dengan lebar lubang setipis sisi koin saja mereka bisa masuk.

Saya pun mengisi lem tembak silikon dan menjalankan misi saya: mengelilingi rumah dan menutup setiap celah yang saya temukan.

Dalam Kidung Agung 2:15, Salomo menyinggung tentang hewan mamalia lain yang juga menimbulkan masalah. Ia menuliskan tentang bahaya “rubah-rubah yang kecil” yang dapat “merusak kebun-kebun anggur”. Secara simbolis, ia berbicara tentang ancaman yang masuk ke dalam sebuah hubungan dan menghancurkannya. Saya tidak bermaksud menyinggung para pecinta kelelawar atau rubah, tetapi mencegah kelelawar masuk ke dalam rumah dan rubah ke kebun anggur kurang lebih sama dengan menghadapi dosa dalam hidup kita (Ef. 5:3). Oleh anugerah Allah, Roh Kudus bekerja di dalam diri kita supaya kita “tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh” (Rm. 8:4). Dengan kuasa Roh Kudus, kita dapat menolak godaan untuk berbuat dosa.

Puji Tuhan, di dalam Kristus, sekarang kita adalah “terang di dalam Tuhan” dan dapat hidup dengan cara yang “berkenan” kepada Dia (Ef. 5:8-10). Roh Allah akan menolong kita menangkap rubah-rubah kecil tersebut. —Dave Branon

WAWASAN
Bacaan hari ini masih merupakan lanjutan dari pasal 4, di mana Paulus mengajarkan cara hidup dalam Kristus. Pertama, menjauhi pikiran sia-sia seperti orang yang terpisah dari Allah. “Pengertian [mereka] yang gelap” (Efesus 4:18) sehingga “mengerjakan … segala macam kecemaran” (ay.19). Sebaliknya, “mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah” (ay.24). Manusia baru merujuk pada gaya hidup yang jujur dan berintegritas, berguna dan murah hati (ay.25-28). Gaya hidup ini ditandai dengan kemurahan, belas kasih, pengampunan (ay.32). Perilaku yang serupa Kristus ini bertolak belakang dengan kegelapan yang pernah menguasai kita. “Sebagai anak-anak terang” (5:8) kita mencerminkan Dia yang adalah Terang (lihat 1 Yohanes 1:5-7). —Tim Gustafson

Ketika kamu tergoda berbuat dosa, bagaimana kamu mengandalkan kuasa Roh Kudus untuk menolaknya? Rubah-rubah kecil apa yang dapat kamu hadapi hari ini dengan pertolongan kuasa Roh Kudus?

Ya Allah, nyatakanlah kuasa-Mu yang memberiku kekuatan untuk melawan dosa yang merusak hubunganku dengan-Mu dan sesamaku.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 14-16; Efesus 5:1-16

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

18 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!