5 Alasan Mengapa Reformasi Protestan Masih Berarti

Hari ini, 31 Oktober, kita memperingati peristiwa Reformasi Gereja yang dilakukan oleh Martin Luther. Inilah lima alasan mendasar mengapa kesaksian, kepercayaan, dan pendirian Luther mengenai teologi dan praktiknya masih berpengaruh hingga saat ini.

Bagikan Konten Ini
5 replies
  1. Bayu Suwandi
    Bayu Suwandi says:

    semoga perjuangan Martin Luther memberikan pengajaran yang hidup dalam menjalankan ke kristenan sekarang

  2. Tommy Manalu
    Tommy Manalu says:

    reformasi atau memisahkan diri dari katolik, juga membawa malapetaka n kehancuran protestan yg semakin egois.

    liatlah begitu banyaknya denominasi n 1 denominasi saja bisa pecah. Alangkah egoisnya n sok benarnya org protestan.

    saya protestan, tp saya melihat kesombongan rohani yg sangat tinggi di kalangan protestan, semua aliran n smp yg paling sesat merasa benar sendiri.

    karena akibat interpretasi sendiri.

    saya melihat katolik pun ada benarnya. protestan pun harus belajar kembali dari iman katolik. n sebaliknya iman katolik pun harus belajar dari iman protestan.

    jangan merasa yg sdh paling benar. Karena akhirnya Allah bukan melihat teologi mana yg paling diterimanya, tapi akhirnya iman secara pribadi kepada kristulah yg diperhitungkan.

    Dan utk ini katolik lebih terbuka saat ini utk cross religion.

    Semoga semua agama agama abraham kembali bersatu: yahudi, kristen n Islam.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *