Siap Dipulihkan

Selasa, 30 Juli 2019

Siap Dipulihkan

Baca: Mazmur 85

85:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur bani Korah.85:2 Engkau telah berkenan kepada tanah-Mu, ya TUHAN, telah memulihkan keadaan Yakub.

85:3 Engkau telah mengampuni kesalahan umat-Mu, telah menutupi segala dosa mereka. Sela

85:4 Engkau telah menyurutkan segala gemas-Mu, telah meredakan murka-Mu yang menyala-nyala.

85:5 Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami, dan tiadakanlah sakit hati-Mu kepada kami.

85:6 Untuk selamanyakah Engkau murka atas kami dan melanjutkan murka-Mu turun-temurun?

85:7 Apakah Engkau tidak mau menghidupkan kami kembali, sehingga umat-Mu bersukacita karena Engkau?

85:8 Perlihatkanlah kepada kami kasih setia-Mu, ya TUHAN, dan berikanlah kepada kami keselamatan dari pada-Mu!

85:9 Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?

85:10 Sesungguhnya keselamatan dari pada-Nya dekat pada orang-orang yang takut akan Dia, sehingga kemuliaan diam di negeri kita.

85:11 Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.

85:12 Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.

85:13 Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan, dan negeri kita akan memberi hasilnya.

85:14 Keadilan akan berjalan di hadapan-Nya, dan akan membuat jejak kaki-Nya menjadi jalan.

Apakah Engkau tidak mau menghidupkan kami kembali, sehingga umat-Mu bersukacita karena Engkau? —Mazmur 85:7

Siap Dipulihkan

Saat ditempatkan di Jerman dalam dinas ketentaraan, saya membeli Volkswagen Beetle baru keluaran tahun 1969. Mobil yang sangat cantik! Eksteriornya yang berwarna hijau gelap begitu serasi dengan interior yang terbuat dari kulit berwarna coklat. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak hal mulai terjadi, termasuk sebuah kecelakaan yang merusak pijakan kaki dan menghancurkan salah satu pintu. Saya pernah berpikir, “Mobil klasik saya ini sangat perlu diperbaiki!” Jika saya mau mengeluarkan lebih banyak uang, saya pasti dapat memperbaikinya. Namun, hal itu tidak pernah terjadi.

Syukurlah, dengan pengetahuan-Nya yang sempurna dan sumber daya yang tidak terbatas, Allah tidak mudah menyerah dan membiarkan manusia dalam keadaan mereka yang bobrok. Mazmur 85 menggambarkan orang-orang yang sangat perlu dipulihkan dan Allah Mahakuasa yang sanggup memulihkan mereka. Kemungkinan konteks dari mazmur itu adalah masa setelah orang Israel kembali dari pengasingan selama tujuh puluh tahun (hukuman atas pemberontakan melawan Allah). Saat menoleh ke belakang, mereka melihat kebaikan Allah—termasuk pengampunan-Nya (ay.2-4). Mereka tergerak untuk meminta pertolongan Allah (ay.5-8) dan mengharapkan hal-hal yang baik dari-Nya (ay.9-14).

Rasanya tidak ada di antara kita yang tidak pernah merasa babak belur, terluka, dan hancur. Terkadang semua itu disebabkan oleh perbuatan kita sendiri. Namun, karena Allah adalah sumber pemulihan dan pengampunan, siapa saja yang dengan rendah hati datang kepada-Nya tidak akan pernah dikecewakan. Dengan tangan terbuka, Dia menyambut semua yang berpaling kepada-Nya; dan mereka pun akan menemukan kesejahteraan dalam dekapan-Nya. —Arthur Jackson

WAWASAN
Bagian awal Mazmur 85 merujuk kepada Yakub (ay. 2). Beberapa versi terjemahan memakai kata “Israel” karena pemazmur bukan hanya berbicara tentang sang bapa leluhur bangsa tetapi juga keturunannya. Pilihan kata “Yakub” menarik untuk diperhatikan. Ketika umat Allah sadar bahwa mereka membutuhkan belas kasihan, mereka sering kali menyebut diri mereka sebagai “rumah Yakub.” Dasarnya adalah kesamaan karakter mereka, walaupun bukan karakter yang baik. Sudah menjadi rahasia umum bahwa tampaknya Yakub dikenang sebagai seorang penipu dan pengkhianat, sampai Allah mengubah hatinya dan mengganti namanya menjadi Israel. Dari semula, Allah sendiri yang mengajar umat-Nya untuk mengingat Dia sebagai Allah Abraham, Ishak, dan Yakub (Kejadian 50:24; Keluaran 3:15; Kisah Para Rasul 7:32). Ini merupakan cara untuk mengingatkan mereka bahwa—baik nanti maupun sekarang—satu-satunya harapan mereka adalah Allah yang mau mengampuni dan mengubah mereka. —Mart DeHaan

Adakah tanda-tanda yang menunjukkan bahwa hidup kamu membutuhkan pemulihan? Bagaimana kamu menanggapi Allah sumber pemulihan itu?

Ya Tuhan, tolonglah aku untuk tidak mengabaikan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa hidupku membutuhkan pemulihan dari-Mu.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 51-53; Roma 2

Handlettering oleh Elizabeth Rachel Soetopo

Background photo credit: Setiawan Jati

Bagikan Konten ini
19 replies
  1. Kristin S Silaban
    Kristin S Silaban says:

    Betapa besar kasih pengampunan Tuhan, sbab tak kau pandang hina hati yang hancur. Terimakasih untuk setiap pengampunan yang kau beri.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *