Sharing: Kegagalan Apakah yang Pernah Membuatmu Terpuruk?

Info

Kegagalan apakah yang pernah membuatmu terpuruk? Bagaimana kamu bangkit mengatasinya?

Bagikan jawaban kamu di kolom komentar. Kiranya jawaban kamu dapat menjadi inspirasi bagi sobat muda yang lainnya.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori 06 - Juni 2019: Meniti Jalan Kehidupan, Sharing Kamu

27 Komentar Kamu

  • Juliarni Clarisa Dewi Rajagukguk

    Aku sering gagal dalam banyak hal. Tapi satu hal yang aku tahu bahwa Yesus menolong setiap pribadi manusia.
    Manusia di ciptakan punya macam macam keunikan, talenta, dll. Passion salah satu faktor pendukung untuk memotivasi diri. Firman Tuhan banyak sekali menegur saya. Membentuk saya, dan menguatkan saya. Pikirkanlah bagaimana burung di udara saja bisa makan. Maka kamu bisa. Ya! Kamu bisa atasi banyak kegagalan. Dan menurut banyak tokoh bahwa kegagalan adalah cara untuk berhasil kesekian kali.
    Orang yang berhasil harus berani gagal.
    Saya gagal masuk universitas yang saya idolakan, tapi Tuhan ganti dengan universitas dari pilihan dan dukungan orangtua saya. Awalnya saya sempat menyesal. Jujur, sampai semester 4 ini saya masih belum begitu nyaman dengan jurusan yang saya ambil. Karena saya takut gagal menjadi seorang guru. Tapi banyak ketakutan yang saya alami. Sehingga saya sering gagal. Akademik begitu sulit saya ikuti. Besar ketakutan saya sangat berlebih. Tapi kemarin saya baru saja di nasehati papa. Kamu mau sampai kapan stay di situ situ saja?
    Akhirnya saya berdoa. Hari ini saya berusia 19 tahun Di usia 20 nanti saya akan benar benar mencoba lebih berani. Saya ingin ajak teman teman untuk berani gagal supaya berhasil. Tetap ikuti arus kehidupan dan libatkan Tuhan dalam segala hal. Jangan lupa senyum. Untuk lebih percaya diri lagi

  • Hii
    Nama saya abraham Lincoln

    Dulu wktu smp saya pernh Mencintai seseorang dan saya pun Menjalani Hubungan dengan dia

    Seiring berjalan nyh wktu kmi sudh menjalin hubungan selama 1thn 8bln dan pas mau beranjak ke 1thn 9bln Mantan saya Menjadi berubah dan saya Heran knp dia bisa berubah
    Stellah saya cari tau ternyata dia selingkuh di belakang saya
    Pdhl saya udh melakukan banyak perjuangan
    Dri Jual Barang² berharga saya
    Bahkan sampai Menghilanglan nyawa saya sendiri demi pembuktian itu
    Jujur dlu saya sangat terpuruk karna tkt akan kehilangan dia
    Tpi tuhan menyadarkan saya Bahwa Hal yg saya pernh lakuin itu untuk dia semua itu slh dan di benci oleh tuhan
    Puji tuhan saya skrng sdh bisa melupakan dia dan dia menyesal karna lebh memilih org yg baru ia kenal ketimbang diri saya
    Maaf sy bgtu cpt menceritakan semuanya secara singkat ,, karna kisah saya sanggat bgtu panjang untuk di ceritakan.

    Sy berterima ksh untuk web warungsatekamu karna web ini memberi saya banyak arti akan dri firman tuhan

  • saya pernah gagal. gagal untuk melakukan tanggung jawab pekerjaan saya. lbh tepatnya saya gagal untk mngndlikn emosi saya. saya trllu tertkn dan takut. saya berulang berdoa mnta kedmaian tapi rsa takut it justru smkin parah. hingga saya memilih menyerah dg keadaan dan lari… skrg sya berda d tmpt yg bru. saya menyadri bahwa dlu saya trllu berlbhan. melihat org lain shja bsa tahan trhdp tekanan knpa saya tidak? saya mersa gagal. dan skrg saya ingin berusha memperbaiki sikap saya dg tdk baxk mngluh dan lbh baxk bersyukur.

  • Terkadang kegagalan membuatku putus asa ketika saya berpikir sekejab, namun saya percaya bahwa atas pengharapan kepada Kristus yang adalah Sang Penolong rasa putus asa akan menghilang begitu saja. Satu hal yang harus kita ingat bahwa, Tuhan bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.

  • kegagalan dalam usaha dan pekerjaan, awalnya saya buka usaha pemancingan yang omsetnya bisa 5-7x lipat gaji saya saat itu, maka dari itu, sempat saya resign dari pekerjaan
    4-6bulan usaha berjalan lancar, dibulan ketujuh tepatnya setelah natal tahun kemarin, usaha saya drop total, sampai harus keluar tabungan buat gaji karyawan, sedikit demi sedikit, saya rintis lagi, sampai akhirnya saya bisa beli kolam yang lebih besar dengan cara dicicil, yang uniknya, Tuhan selalu membuat situasi begitu tegang terlebih dahulu, seperti uang buat cicilan belum terlihat sampat H-1, namun tepat di hari H, ada saja cicilan buat nutup itu,
    Tuhan selalu tepat waktu dan selalu ajaib

  • Saya pernah mengalami banyak kegagalan tapi lwat kegagalan yg saya alami itu membuat saya kuat untuk merubah kegagalan menjadi suatu keberhasilan. Dan setiap mengalami suatu pergumulan hanya satu yg dipikiran saya yaitu berdoa/sharing kepada Tuhan dan benar ada suatu kelegaan dalam hati bahkan pikiran yg smpat stress itu hilng smua. Tuhan gantikan dgn kasih Bapa didlm hidupku. saya tak dpt membalas kasih yg bgitu bnyak Tuhan berikan kpda saya tapi sya hnya dpt mmbls kkasihNYA dgn cara taat kepadaNYA dan melakukan perintah perintahNYA. lwat sya sharing di aplikasi ini smoga ada jiwa” baru yg rindu dan haus akan firman Tuhan dan smoga dpt bermanfaat bagi bnyk org. Tuhan memberkati Kalian
    AMIN

  • Saya gagal dalam tes seleksi kerja untuk sekian kalinya dan sampai saat ini masih belum bekerja. Jujur sampai saat ini saya belum pulih sepenuhnya, saya masih sering terpikirkan kegagalan2 saya dan iri terhadap kesuksesan yg lainnya. Namun saya tetap berdoa memohon kekuatan kepada Tuha, memohon agar saya bisa tetap percaya pada Nya dan yakin bahwa Ia akan memberikan yang terbaik pada waktunya nanti. Saya mohon doa dari teman-teman semua agar saya tetap kuat tidak putus asa, dan bantuan sarannya agar saya bisa selalu dikuatkan dalam titik terendah saya ini. Terima kasih. Gbu..

  • Saya dulu gagal dalam jodoh.
    saya sudah pacaran 5 tahun dengan yg berbeda Agama. sampai2 saya ditinggal nikah olehnya. saya terpuruk sekali, krna saya sudah mengorbankan segalanya, termasuk org tua Dan Tuhan Yesus.
    Selain itu saya mendapatkan perlakuan yg sangat tidak mengenakan dari keluarganya. setelah itu saya rencana untuk move on dgn mencari pasangan yg seiman, Namun saya beberapa kali ditinggalkan dgn alasan dari beberapa mereka blg tidak cocok dgn sifat saya yg emosian, Ini adalah efek pelampiasan saya krna ditinggal nikah masa itu. saya marah sama diri saya Dan Sama Tuhan. Namun Di tahun ke 3 setelahnya saya dipertemukan dengan seorang Pria yg seiman yang skrng menjadi suami saya. Janji Tuhan telah tergenapi, saya langsung dilamar setelah 1 bulan berpacaran, 5 bulan setelah dilamar akhirnya kami menikah. semua terjadi karna Tuhan sayang saya.

  • gagal menjadi diri sendiri,membantu membiayai orang tua,terbutakan sama cinta,,jadi apa yg kemarin saya perbuat,terbuai dengan kesalahan dan terlambat untuk bertobat dan akhirnya saya pengangguran diusia 30,yg harusnya uda menikah,punya tabungan,jalan2 kayak temen2 saya.
    sekarang bertobat namun terlambat,saya uda kena akibatnya,yg saya jalanin,ya jalanin aja dan selalu perang dlm hati apakah tuhan dengar pertobatan saya ini,,

  • dan solusinya saya ga akan ulangin kesalahan kmrn,mencoba lebih dekat,kenal dengan Bapa Yesus,jalanin hidup dengan pikiran positif.krn yg uda terjadi,saya ga bs perbaiki dan ulangin dr kmrn,,pasrah,berserah,berdoa,dan berusaha apply2 lowongan kerja,,

  • Syalom. nama sama Dewi. kegagalan yang benar2 membuat saya terpuruk adalah kegagalan ujian masuk cpns kemenkumham, waktu itu sudah tahap terakhir. dan nama saha hanya 7dibawah orang yg lulus dan nilai saya hanya beda 0koma. saya benar-benar hancur. setiap pagi dan malam hanya menangisi dan menyesali masa lalu. kenapa kemarin gak ditambahi larinya, kenapa, kenapa, dan kenapa. satu hal yg membuat saya bangkit, karena saya percaya Tuhan menyediakan yg jauh lebih baik nanti dan saya telah berserah kepadaNya. Tuhan Yesus baik

  • Duma Kristina Sinaga

    Sedikit sharing.
    Saya menjalin hubungan (pacaran) dengan seseorang selama 6 tahun lebih. Banyak sekali lika-liku yg saya hadapi selama itu. Suatu hari saya tahu kalau pasangan saya mnjalin hubungan dengan wanita lain. Hancur. Ya saya sangat hancur. Setahun berlalu dia hadir kembali dan saya pun masih menerimanya. Banyak yang menentang hubungan kami. Namun saya yakin Tuhan punya jalan lain. Saya meyakini diri saya bahwa dia adalah lelaki yang Tuhan kirim. Kenapa saya yakin? Karena saya merasa bahwa sehebat apa pun masalah yang kami hadapin kami kembali bersama lagi. Ini campur tangan Tuhan (yang saya yakini). Dari awal saya mendapatkan dia, memiliki dia dan sampai pertengkaran terjadi pun saya selalu bawa nama dia dalam doa saya.
    Singkat cerita, 3 tahun kemudian dia kembali mengulangi kesalahan yang sama. Ya, dia kembali berhubungan dengan wanita lain. Saya hancur (kembali), namun yang sangat membuat hancur adalah ketika saya mengetahui bahwa ternyata selama ini orangtua pasangan saya tidak menyetujui hubungan kami karena pekerjaan orangtua saya (perlu digaris bawahi). Saat itu juga saya merasa gagal. Saya gagal memahami kehendak Tuhan dalam hidup saya. Selama ini saya hanya mengikuti keinginan daging saya. Saya meyakini apa yang membuat hati saya senang dan puas. Selama 6 tahun ini Tuhan menunjukkan dia siapa, tapi saya terlambat menyadarinya. Saya merasa gagal menjadi hamba Tuhan. Satu yang pasti di dunia ini tidak semua manusia bisa menerima kekurangan dirimu, namun Tuhan Yesus akan selalu menerimamu seburuk dan sebesar apa pun dosa yang pernah kamu lakukan. Dimata Tuhan tidak ada manusia yang hina. Bagaimana dirimu menyadari bahwa hidupmu berharga bagiNya. Pengalaman ini sebagai tamparan bagi hidup saya. Agar saya lebih dekat lagi dan lebih peka pada kehendak Tuhan. Tuhan Yesus satu-satunya yang bisa kita andalkan. Dia tidak akan membiarkan anakNya di injak-injak. Karena kamu berharga untukNya.

  • shalom, Nama saya Sonya. kegagalan yang sering saya alami dan membuat saya sangat terpuruk adalah dalam bidang pendidikan.
    setelah lulus S1 tahun 2015, saya mendapat pekerjaan sebagai staf pengajar di salah satu kampus swasta di daerah saya, namun pada saat itu saya adalah satu-satunya pengajar yg masih berpendidikan S1. Saya pun harus melanjutkan pendidikan ke jenjang master, namun karena keterbatasan ekonomi, saya memilih untuk lanjut dengan jalur beasiswa. pada tahun 2016 saya gagal di seleksi wawancara beasiswa tersebut namun hal itu membuat saya tidak menyerah karena banyak orang yang juga gagal di seleksi pertama mereka. kemudian tahun 2017 saya mengikuti lagi seleksi beasiswa ke luar negeri dan puji Tuhan saya lolos seleksi tersebut. satu tahun mengikuti program persiapan, saya mengalami kendala dalam meningkatkan skor bahasa Inggris saya. saya pun harus mengikuti 3 kali test untuk bisa mendapatkan skor yang diminta oleh kampus. biayanya pun tidak murah, sehingga terpaksa saya meminjam uang kepada orang tua saya. setelah mendapat skor yang cukup, saya mulai mendaftar ke kampus-kampus ternama yang ada di US. namun saya ditolak di dua kampus impian saya. ketika teman-teman saya diterima di kampus impian mereka, itu membuat saya semakin sedih dan kecewa. namun saya hanya percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan anaknya. semua rancangan Tuhan selalu indah. Matius 7:7-11 dan filipi 4:6 adalah firman yang selalu saya baca ketika mendapatkan kegagalan dan itu menjadi saya kembali kuat dan kembali beriman pada Tuhan. akhirnya saya pun diterima di salah satu kampus di US, walaupun bukan kampus impian saya namun saya bersyukur Tuhan mewujudkan impian saya dengan melewati berbagai proses yang berat yang membuat iman saya semakin bertumbuh.

  • gagal. dulu lulus sekolah kerja dulu nah 1 taun setelah lulus baru bisa kuliah. kuliah sambil kerja. lalu kuliah udh smster 6 keluar karna ngerasa ga cocok ama dosen2 dan pengajaran disana. akhirnya taun ini mulai dri awal lg , pindah tempat kuliah :’) aku gagal. tp aku selalu percaya Tuhan pakai sebuah kegagalan untuk kita lebih berserah pada-NYA. 🙂

  • Sejak kelas 6 SD hingga SMA, saya terikat dengan dosa menyukai sesama jenis dan masturbasi. Entah dimulai sejak kapan, tetapi dosa ini begitu mengikat saya sehungga saya tidak bisa merasakan relasi yang baik dengan Tuhan. Setiap hari berdoa dan setiap hari selalu minta ampun, tetapi lepas dari itu saya masih melakukan dosa itu. Sudah berkali-kali berusaha bangkit dari keterpurukan dan melepaskan dosa itu, tetapi tetap saja selalu jatuh. Hingga akhirnya pada hari ini di gereja, saya betul-betul berserah kepada Tuhan, dan Tuhan nyatakan sesuatu dalam hati saya sehingga mendorong saya untuk betul-betul berubah dan tidak melihat ke belakang lagi. Yesus itu begitu baik dan penuh kasih, sehingga membuat saya merasa sangat bersalah jika harus berbuat dosa dan mendukakan hati-Nya. Saya percaya Tuhan pasti punya rencana yang indah untuk hidup saya dan Dia sendiri yang akan memampukan saya melewati semua badai hidup. Jika saya bisa bangkit dari masalah, saya yakin teman-teman juga pasti bisa!

  • Kesekian KaliNya diriku di Hadapi Penderitaan Secara daging Melalui Sakit Penyakit di Tambah Lagi Pemikiran Negatif Tentang Masa Lalu yang Selalu Menghantuiku, Tetapi hal ini Membuatku Menjadi Lebih dan Lebih lagi Untuk Mencari Tahu Apa yang Sedang terjadi Dalam Hidupku Melalui Firman TUHAN. dan disitulah aku mendapatkan Banyak Jawaban dariNya. Meskipun tidak Secara Langsung Tubuhku langsung Sembuh dari Sakit Penyakit , Namun sampai saat ini Aku Masih Merasa Sakit Secara Daging. Tetapi Aku Pastikan Bahwa Jiwa dan Roh yang ada di dalam ku Tidak Pernah Sakit . Karena Aku Percaya dibalik Semua ini ada Hal Indah Yang DIA Persiapkan Untuk Ku. Maka dari Itu Bagi Seluruh Saudara ku yang Sudah Berdoa dan Berharap KepadaNya Jangan Berhenti Berdoa karena Efesus 3 : 20 Berkata Bagi Dialah Yang Jauh Melakukan Apa yang Kita Doakan dan Pikirkan.
    Stay With JESUS . GOD IS GOOD ALL THE TIME.

  • saya merasa gagal ketika saya mengikuti utbk 1 dan utbk 2. Disaat semua orang(termasuk kedua orangtua saya) mengharapkan utbk 2 saya tinggi, tetapi saya tidak bisa memberikan hasil yang mereka inginkan walaupun saya merasa bisa mengerjakan ujian utbk 2 lebih tenang. Tetapi saya yakin ada maksud Tuhan dibalik ini semua. Saya udah melakukan apa yang saya bisa, biarkan Tuhan yang mengerjakan bagianNya da saya tau ini yang terbaik buat saya. Saya yakin masa depan saya udah Tuhan jamin nantinya.

  • saya masih sering gagal dalam hal menjaga kekudusan hidup masih sering menuruti keinginan daging , mohon doakan saya supaya dapat lebih bertumbuh lagi didalam Tuhan

  • Hallo sobat yg terkasih.
    Salah satu kegagalan dalam hidup ku yang membuat ku terpuruk adalah ketika aku merasa gagal memperoleh ilmu dari studi S1.

    Kegagalan itu terasa nyata ketika aku di semester 7, dan semakin nyata ketika aku di semester 8 dimana aku harus masih mengambil mata kuliah baru dan mengulang mata kuliah yang lainnya.

    Di saat itu aku benar-benar merasa gagal menjadi manusia. Aku merasa gagal disegala macam hal, aku merasa gagal lulus tepat waktu 4 tahun = 8 semester, merasa gagal dalam memanajemen waktu, merasa gagal dalam membuat prioritas, merasa gagal menjadi anak yang membanggakan bagi org tua saya.

    Sungguh sangat menyedihkan, dan benar-benar sangat disayangkan. Bayangkan saja, sudah berapa banyak biaya yg harus dikeluarkan oleh org tua saya untuk menguliahkan saya di universitas swasta, ditambah lagi saya adalah anak perantauan yg membutuhkan biaya yg sangat banyak utk kehidupan kos-kosan. Dan di saat itu juga kondisi ekonomi keluarga saya semakin terpuruk, bahkan uang kuliah saya pun tidak dapat terbayarkan. Maka, mau tidak mau saya meminta bantuan ke universitas utk diberikan keringanan dengan membayar uang kuliah seadanya saja.

    Betapa saya sangat merasa malu dan bersalah kepada org tua saya. Setiap hari saya dihantui oleh rasa bersalah dan penyesalan tiada akhir. Saya menjadi sangat gampang mengeluh, selalu menangis karna rasa bersalah yg saya rasakan. Sampai hal itu membuat saya tidak mau dan tidak berani memberikan kabar kepada org tua saya, dan saya menutup diri dari semua orang karena saya sungguh merasa malu akan diri saya. Mungkin bagi org lain ini terlihat berlebihan/terlihat lebay, tapi memang itulah yang saya rasakan pada saat itu.

    Dan sampai pada suatu titik, saya memilih keputusan yang amat sangat saya sesalkan sampai saat ini, hal bodoh yg saya lakukan adalah saya memilih utk menyerah akan hidup saya. Keputusan itu membuktikan bahwa saya ingin lari dari masalah bukannya memilih utk menyelesaikan masalah, dan membuktikan bahwa saya adalah seorang pecundang yang ingin lari dari tanggung jawabnya.

    Namun Tuhan tidak diam, Tuhan menolong saya pada saat itu. Tuhan menyadarkan saya lewat kakak saya. Saya disadarkan Tuhan dengan mengingat org tua saya dikampung. Saya tersadar bahwa ini bukanlah solusi dan bukanlah jalan keluar dari masalah yg saya hadapi. Karena jika saya memilih jalan yg tidak benar itu pastilah akan menjadi luka besar bagi org tua saya, itu akan membuat org tua saya sangat sedih. Saya sadar jika saya memilih jalan itu pasti kedua org tua saya akan dihantui rasa bersalah seumur hidup mereka, sama seperti apa yg saya rasakan.

    Tuhan menolong saya utk bangkit, namun itu tidaklah mudah, dikarenakan di saat saya ingin menyelesaikan kuliah saya, saya membutuhkan bantuan teman-teman saya namun saat itu teman-teman saya sudah sibuk dengan tugas akhir mereka dan ditambah lagi dikarenakan selama ini saya menutup diri dari teman-teman saya, hal itu membuat saya menjadi tidak tahu bagaimana cara memulai meminta bantuan dari teman-teman saya.

    Hal itu membuat saya mengeluh lagi, dan mulai menyalahkan keadaan. Satu per satu teman seangkatan saya sudah mulai wisuda dan pada saat itu sudah banyak diantara mereka lulus dengan gelar sarjana S1. Saya mulai frustasi dan goyah lagi. Bayangkan saja, bagaimana mungkin saya bisa menyelesaikan kuliah saya dengan pengetahuan yg tidak seberapa yg saya miliki. Jika dipikirkan dengan akal sehat itu tidaklah mungkin. Bahkan MUSTAHIL.

    Lagi dan lagi Tuhan menolong saya, Tuhan mencelikkan mata saya bahwa saya masih memiliki teman, kami saling menguatkan satu sama yg lainnya. Kami berjuang bersama menyelesaikan kuliah kami. Dan puji Tuhan kami dapat lulus dengan gelar Sarjana. Memang tidak tepat waktu yaitu 4 tahun 6 bulan. Namun kami sangat bersyukur karena Tuhan menolong dan memampukan kami dengan segala kekurangan kami.

    Dan yang menjadi pertanyaan adalah “Bagaimana saya bisa bangkit dari setiap persoalan yg saya hadapi dan mengatasinya ?”

    Yaitu dengan berdoa kepada Tuhan, menyerahkan hidup saya kepada Tuhan. Dan disetiap doa yang sampaikan, saya ingin di mampukan Tuhan utk tetap semangat dan berjuang. Karena saya ingat kalimat yg mengatakan “Berdoalah selalu kepada Tuhan bahkan ketika kamu tidak ingin berdoa”. Maksudnya adalah sejatinya kita memang harus bedoa. Namun kita juga harus berjuang dan berusaha. Maka dengan begitu kita dapat mengatasi persoalan dihidup kita.

    Saya menyadari bahwa saya adalah manusia yg lemah, saya tidak dapat mengandalkan kekuatan saya sendiri, saya perlu Tuhan.

    Disetiap pertolongan yg saya terima semakin menyadarkan saya, betapa baiknya Tuha itu, saya sangat bersyukur karena kebaikan dan kemurahan Tuhan di hidup saya.
    Saya berdoa untuk teman-teman sekalian dan saudara seiman di luar sana, semoga pertolongan, tuntunan, kekuatan dari Tuhan selalu beserta kita. Tetaplah semangat, berdoa, berjuang dan berdoa lagi. Karena itulah cara bagaimana saya bangkit untuk mengatasi persoalan yang saya hadapi.

    Dan perjuangan saya yg sekarang adalah mencari pekerjaan, untuk segera mengembalikan pinjaman utk membayar uang kuliah saya. Saya sudah 4 bulan jadi pengangguran. Dan saya mulai goyah lagi namun saya dikuatkan lagi oleh kejadian ketika saya merasa tidak mungkin dapat menyelesaikan kuliah namun nyatanya saya dapat menyelesaikannya. Saya merasakan bahwa saya memang perlu Tuhan disetiap musim hidup saya. Maka saya selalu datang dan berdoa kepadanya untuk dapat kekuatan untuk semangat, berjuang dan pantang menyerah.

  • Semua orang tentu pernah mengalami kegagalan begitu pun saya. Saya gagal masuk jurusann yang saya mau dan sempat mengalami penyesalan yang besar dalam pemilihan jurusan yang sedang saya tekuni sekarang. Saya berusaha menerimanya saya tau Tuhan punya rencana lain. Mungkin keluarga dan teman2 memandang rendah jurusan saya karena mungkin jurusan saya tidak semenarik mereka tapi saya tetap yakin Tuhan punya banyak rencana yang indah ke depannya bagi saya.

  • Kegagalan.
    Dibanding menyebutkan kegagalan, saya lebih suka menyebutnya kesuksesan yang tertunda.
    Deadline 3 bulan untuk mencari tempat magang, apply ke berpuluh – puluh tempat, interview ke hampir sepuluh tempat dan semuanya ditolak. Mendekati deadline, melihat teman – teman yang sudah mulai magang bahkan ada yang mendapat pekerjaan tetap membuat batin tertekan + stress yang menjadi penyakit. Yang tadinya apply ke perusahaan2 ternama, yang ujung2nya ditolak bahkan tidak dilirik sedikitpun, akhirnya hanya berharap diterima di mana saja tidak peduli apa perusahaannya. Setelah berbulan – bulan mencoba bersandar pada kemampuan sendiri, saya baru menyadari akar dari semua ini. Bersandar pada manusia dan terutama diri sendiri. Dan disaat sudah terdesak baru mencari Tuhan.
    Disaat hati sudah dibuka untuk menerimaNya dan mempercayaiNya untuk memegang kendali hidup kita, seperti jentikan tangan Thanos, snap, setiap masalah besar atau kecil beres dalam sekejap. Tentunya di waktu yang tepat.
    Saya amat sangat bersyukur padaNya. Di saat saya berserah sepenuhnya kepadaNya, Dia menyediakan tempat bekerja yang lebih baik dibanding ekspektasi saya melalui orang – orang yang tidak kalah baik.
    Kuncinya “BERSYUKUR” dan “BERSERAH”
    Let Him leads your life.
    Dan langkah selanjutnya, Hidup menjadi terang dan berusaha menjadi berkat bagi orang lain. Menunjukan betapa besar, berkuasa, mulia, dan baik hatinya Tuhan kita.

  • Baru saja hari ini saya gagal lagi dalam seleksi kerja, setelah sekian lama dan banyaknya lamaran yang saya apply akhirnya dapat kesempatan untuk tes kerja lagi.
    setelah sampai di tahap wawancara saya harus gagal, sedih tentu saja ada. tapi untuk kecewa, tidak. Bagi saya kesempatan ini saja sudah bukti Yesus saya masih dan akan terus setia bersama saya. Berulang kali gagal, berulang kali juga diberi kesempatan khusus dari Yesus untuk belajar, belajar dari setiap hal kecil yang saya lalui sepanjang tahap tes dan wawancara ini. Masa depan saya terjamin penuh harapan di dalam Tuhan, sekian banyak pintu boleh ditutup manusia tapi Bapa saya membuka lebih banyak pintu untuk saya. 1 lagi kesempatan yg diberi ini membuat saya mengerahkan yang terbaik yang saya punya.. Saat gagal lagi pun ada 1 hal yang saya syukuri.. Bersyukur bahwa penyertaanNya, kesempatan yang Tuhan berikan, dan janjiNya untuk masa depan saya YA Dan Amin! WaktuNya indah, dan saya menikmati proses ini. Bapa saya baik, sedih dan kecewa saya selalu pulih dengan cepat, bersyukur saja selalu, bersyukur dalam senang, sedih, bahkan saat hatimu hancur lebur… Bersyukur, nikmati prosesnya. Yesus menunggu dengan masa depan penuh harapan di akhir proses panjang ini. ???? Semangat semuanya, Yesus memberkati????❤
    terima kasih atas…

  • Baiklah, saya share sedikit tentang kegagalan apa yang pernah membuat terpuruk ; ketika mengalami kendala dalam menyelesaikan desain diakibatkan karena kehilangan harapan lagi, ketika luka masa lalu terus mengikuti dalam bayang halusinasi pikiran saya, ketika saya disakiti oleh omongan tidak enak didengar atau perkataan yang sungguh mmbuat saya menangis. cara saya bangkit dengan melupakan hal-hal itu dengan setiap hari mendengarkan playlist lagu-lagu rohani yang membangkitkan iman, menulis cerita di buku, membangun saat teduh dengan Tuhan, dan tetap bersyukur.

  • kegagalan yang membuat saya paling terpuruk ketika tahun lalu saya tidak masuk ptn, saya merasa tuhan tidak menjawab doa” saya selama ini, saya merasa tuhan jahat kepada saya, kenapa teman” saya yang tidak belajar dan jarang ke gereja bisa dapat masuk ke PTN, saya sempat meragukan tuhan yesus atas semua yang saya sudah alami, hingga suatu hari saya masuk ke perguruan swasta saya merasakan bahwa saya tidak masuk ptn bukan karena saya bodoh tapi saya merasa saya di tempatkan di PTS karena tuhan mempunyai rencana yang terbaik sama saya, saya percaya apa yang tuhan berikan sekarang pasti yang terbaik walau kadang kita tidak dapat menerima karena tidak sesuai yang kita inginkan

Bagikan Komentar Kamu!