Menurut Gambar Allah

Info

Minggu, 2 Juni 2019

Menurut Gambar Allah

Baca: Kejadian 1:26-31

1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

1:29 Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.

1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.

1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. —Kejadian 1:27

Menurut Gambar Allah

Ketika mulai muncul bercak-bercak putih di kulit cokelatnya yang indah, seorang perempuan muda merasa ketakutan, seolah-olah jati dirinya hilang atau memudar. Dengan riasan tebal, ia berusaha menutupi “bercak-bercak”, begitu ia menyebutnya—yang disebabkan oleh kelainan kulit bernama vitiligo, yaitu kehilangan pigmen melanin yang menghasilkan warna.

Kemudian, pada suatu hari, ia bertanya kepada dirinya sendiri: Mengapa hal ini harus kusembunyikan? Dengan bergantung pada kekuatan dari Allah untuk bisa menerima dirinya sendiri, ia pun berhenti memakai riasan tebal. Tak lama kemudian, ia mulai mendapat perhatian luas karena kepercayaan dirinya. Akhirnya, ia menjadi pengidap vitiligo pertama yang menjadi model iklan untuk salah satu merek kosmetik berskala global.

“Semuanya ini anugerah,” katanya kepada pembawa acara berita TV, sambil menambahkan bahwa semangatnya didorong oleh iman, keluarga, dan para sahabat.

Kisah wanita tersebut mengingatkan kita bahwa setiap dari kita diciptakan menurut gambar Allah. “Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia, laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka” (Kej. 1:27). Bagaimanapun penampilan kita, kita semua menyandang gambar Allah. Sebagai manusia ciptaan-Nya, kita mencerminkan kemuliaan-Nya; dan sebagai pengikut Yesus kita diubahkan untuk menjadi wakil-Nya di dunia.

Apakah kamu bergumul untuk mencintai dirimu? Hari ini, lihatlah pada cermin dan tersenyumlah untuk Allah. Dia telah menciptakanmu menurut gambar-Nya sendiri. —Patricia Raybon

WAWASAN
Bacaan hari ini berisi dua pokok penting. Pertama, umat manusia berbeda dari semua makhluk hidup lainnya karena kita dijadikan menurut gambar Allah. Kedua, tugas pertama yang Allah berikan kepada kita adalah untuk berkuasa atas semua ciptaan di bumi (Kejadian 1:26). Ada banyak perdebatan tentang makna “gambar Allah.” Hal itu bisa saja merujuk kepada intelektual, moral, atau kerohanian. Namun, yang menarik adalah ungkapan “supaya mereka berkuasa [atas semua ciptaan lain]” (ay.26). Dijadikan dalam gambar Allah memampukan kita menyelesaikan mandat untuk berkuasa atas segala ciptaan. —J.R. Hudberg

Mana yang lebih penting bagi kamu—bagaimana orang memandangmu atau bahwa mereka melihat Allah hadir dalam dirimu? Dengan cara apa kamu dapat menampilkan diri sebagai gambar Allah kepada sesama?

Tolonglah aku menerima cara-Mu menciptakanku, ya Tuhan. Berkuasalah dalam hatiku agar orang lain dapat melihat-Mu dalam diriku.

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 17-18; Yohanes 13:1-20

Handlettering oleh Agnes Paulina

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

10 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!