Tuhan Menyediakan

Info

Sabtu, 11 Mei 2019

Tuhan Menyediakan

Baca: Kejadian 22:2-14

22:2 Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

22:3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.

22:4 Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.

22:5 Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: “Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu.”

22:6 Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

22:7 Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: “Bapa.” Sahut Abraham: “Ya, anakku.” Bertanyalah ia: “Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?”

22:8 Sahut Abraham: “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku.” Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

22:9 Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.

22:10 Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

22:11 Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.”

22:12 Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.”

22:13 Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.

22:14 Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.”

Abraham menamai tempat itu: “Tuhan menyediakan.” —Kejadian 22:14

Tuhan Menyediakan

Kegelisahan saya semakin menjadi-jadi sepanjang musim panas setelah saya lulus sarjana dan akan memulai program magister. Saya senang jika segala sesuatu sudah terencana, jadi membayangkan harus pindah ke luar negara bagian dan masuk kuliah tanpa memiliki pekerjaan membuat saya gelisah. Namun, beberapa hari sebelum mengakhiri pekerjaan saya di musim panas, saya diminta terus bekerja untuk perusahaan tersebut dari jarak jauh. Saya menerima tawaran tersebut dan merasa tenang karena tahu Allah memelihara hidup saya.

Allah menyediakan, tetapi menurut waktu-Nya, bukan waktu saya. Abraham mengalami situasi yang jauh lebih sulit dengan anaknya, Ishak. Ia diminta membawa anaknya untuk dipersembahkan di atas gunung (Kej. 22:1-2). Tanpa ragu, Abraham taat dan membawa Ishak ke sana. Dalam perjalanan yang memakan waktu 3 hari, Abraham sebenarnya mempunyai banyak waktu untuk berubah pikiran, tapi ia tidak melakukannya (ay.3-4).

Saat Ishak bertanya kepada ayahnya, Abraham menjawab, “Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya” (ay.8). Saya bertanya-tanya apakah Abraham merasakan kegelisahan yang semakin menjadi-jadi setiap kali ia membuat simpul demi simpul yang mengikatkan badan Ishak di mezbah dan juga saat ia mulai mengambil pisau untuk menyembelih anaknya (ay.9-10). Betapa leganya Abraham ketika malaikat meminta ia berhenti! (ay.11-12). Allah benar-benar menyediakan korban bakaran, seekor domba jantan yang tanduknya tersangkut dalam belukar (ay.13). Allah telah menguji iman Abraham, dan ia telah terbukti setia. Pada saat yang tepat, dengan tidak terlambat sedetik pun, Tuhan menyediakan (ay.14). —Julie Schwab

WAWASAN

Dengan menyuruh Abraham ke tanah Moria untuk mempersembahkan Ishak (Kejadian 22:2), Allah mempersiapkan persembahan-persembahan korban di masa mendatang. Daud membeli tempat pengirikan Arauna untuk persembahan yang mengakhiri suatu tulah (2 Samuel 24:21-25). Di lokasi yang sama, yaitu Gunung Moria, Salomo putra Daud membangun Bait Suci tempat bangsa mereka mengadakan persembahan korban (2 Tawarikh 3:1). —Bill Crowder

Adakah jawaban doa yang sudah lama Anda tunggu? Pernahkah Anda melihat Tuhan menyediakan bagi Anda pada saat yang tepat?

Tuhan, terima kasih atas penyediaan-Mu. Tolong aku untuk percaya bahwa Engkau selalu menyediakan, meskipun penantianku terasa sangat lama.

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Raja-raja 13–14; Yohanes 2

Handlettering oleh Novia Jonatan

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

24 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!