Resep Alkitabiah

Rabu, 1 Mei 2019

Resep Alkitabiah

Baca: Amsal 17:19-22

17:19 Siapa suka bertengkar, suka juga kepada pelanggaran, siapa memewahkan pintunya mencari kehancuran.

17:20 Orang yang serong hatinya tidak akan mendapat bahagia, orang yang memutar-mutar lidahnya akan jatuh ke dalam celaka.

17:21 Siapa mendapat anak yang bebal, mendapat duka, dan ayah orang bodoh tidak akan bersukacita.

17:22 Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. —Amsal 17:22

Resep Alkitabiah

Greg dan Elizabeth memiliki rutinitas “Malam Lelucon” bersama keempat anak mereka yang masih bersekolah. Masing-masing anak membawa beberapa lelucon yang mereka baca atau dengar (atau karang sendiri!) sepanjang minggu itu untuk diceritakan di meja makan. Tradisi ini menciptakan kenangan gembira mengenai hal-hal menyenangkan yang mereka nikmati bersama di meja makan. Greg dan Elizabeth bahkan menyadari bahwa tertawa itu sehat bagi anak-anak mereka, sehingga mereka tetap bersemangat di tengah hari-hari yang sulit.

Manfaat dari obrolan yang menyenangkan di meja makan juga tidak luput dari perhatian C. S. Lewis, yang menulis, “Tidak ada keceriaan yang melebihi gelak tawa di seputar meja makan.”

Hikmat tentang memelihara hati yang gembira bisa kita temukan di Amsal 17:22, yang menyebutkan bahwa, “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Amsal menawarkan “resep” untuk merangsang kesehatan dan pemulihan dengan membiarkan sukacita mengisi hati kita sebagai obat yang tidak mahal dan sangat mujarab.

Kita semua membutuhkan resep alkitabiah ini. Sukacita yang kita bawa ke dalam pembicaraan dapat menyelesaikan perselisihan. Sukacita juga dapat menolong kita merasakan kedamaian, bahkan setelah ujian yang membuat stres di sekolah atau hari yang berat di kantor. Tawa di antara keluarga dan sahabat dapat menciptakan tempat yang aman bagi kita. Di sanalah kita mengetahui dan merasakan bahwa kita dicintai.

Apakah Anda perlu lebih banyak tertawa sebagai “obat yang manjur” bagi jiwa Anda? Ingatlah, Alkitab mendorong Anda untuk memelihara hati yang gembira. —Lisa Samra

WAWASAN

Salah satu tantangan dalam mempelajari kitab Amsal adalah memahami apa itu amsal sendiri. Kamus Alkitab Harper’s Bible Dictionary mendefinisikan amsal sebagai “pepatah singkat populer yang menyampaikan kebenaran atau pengamatan dalam bentuk yang ekspresif dan mudah diingat . . . Contoh paling umum adalah peribahasa tentang perilaku atau pengalaman manusia yang dikemas secara menarik, penuh wawasan, jenaka, bahkan lucu.” Kadang mungkin kita suka memaknai amsal sebagai janji yang pasti, padahal bukan. Amsal adalah pepatah-pepatah bijaksana yang memberikan kebijaksanaan hidup yang sifatnya umum. Amsal bukan jaminan; amsal memberikan prinsip-prinsip dan pemikiran yang dapat membimbing kita dengan bijaksana. —Bill Crowder

Bagaimana selera humor yang baik membantu Anda menjalani tantangan hidup baru-baru ini? Apa artinya dipenuhi dengan sukacita Allah bagi Anda?

Allah Mahakuasa, terima kasih untuk anugerah sukacita yang memenuhi hati kami.

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Raja-raja 10–11; Lukas 21:20-38

Handlettering oleh Tora Tobing

Facebooktwitterreddit

19 replies
  1. ferdinan sianturi
    ferdinan sianturi says:

    Tuhan Yesus memberkati kita semua …semoga hari-hari anda menyenangkan..

  2. Nover
    Nover says:

    Bersukacitalah dan bagilah sukacita itu kepada orang lain karena itu merupakan obat yang ampuh untuk menghindari terjadinya suatu perselisihan.

  3. Chitra Badudu
    Chitra Badudu says:

    Kemarin saya memosting video saya sedang mencabut rambut saya sendiri karena mulai hari itu rambut saya rontok akibat kemoterapi pertama saya. Mimik wajah saya biasa saja bahkan tersenyum-senyum. Di akhir video saya katakan ‘tidak apa², saya bersyukur karena tahu rambut ini akan tumbuh lagi. Ada beberapa yg sedih, ada beberapa yg seoerti terhibur karena melihat saya tidak terpukul bahkan hepi² aja. Saya baru sadar bahwa itulah sukacita yang menular pada orang lain; padahal mereka tahu betul bahwa saya sedang sakit kanker. Melalui pelajaran hari ini saya sadar juga bahwa ALLAH bukan saja menolong saya untuk tetap sukacita tetapi juga memakai saya dan keadaan saya untuk membuat orang tahu bahwa di dalam sakit kita masih bisa bersukacita dan mereka pun ikut memiliki hati yang sukacita!

  4. caroline
    caroline says:

    amin.. Terima kasih Tuhan Yesus.. Bersuka citalah karena itu adalah obat yang manjur..

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *