Iman Nenek yang Membekas

Selasa, 19 Maret 2019

Iman Nenek yang Membekas

Baca: 2 Timotius 1:3-7

1:3 Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam.

1:4 Dan apabila aku terkenang akan air matamu yang kaucurahkan, aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku.

1:5 Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu.

1:6 Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. —2 Timotius 3:14

Daily Quotes ODB

Namanya panjang tetapi umurnya lebih panjang lagi: Madeline Harriet Orr Jackson Williams hidup hingga umur 101 tahun, lebih lama dari kedua suaminya. Kedua suaminya adalah pengkhotbah. Madeline adalah nenek saya, dan kami memanggilnya Momma. Saya dan saudara-saudara saya sangat dekat dengannya; kami tinggal di rumahnya sampai ia pindah mengikuti suami keduanya. Tidak terlalu jauh, karena tempat tinggalnya kurang dari 80 kilometer jauhnya dari kami. Nenek kami senang menyanyi lagu gereja, menghafal katekismus, bermain piano, dan seorang yang takut akan Allah. Imannya sangat membekas dalam diri saya dan saudara-saudara saya.

Menurut 2 Timotius 1:3-7, nenek Timotius, Lois, dan ibunya, Eunike, memiliki dampak besar atas hidup Timotius. Kehidupan dan pengajaran mereka berakar dalam Kitab Suci (ay.5; 2Tim. 3:14-16) dan akhirnya iman mereka bertumbuh dalam hati Timotius. Pengalaman dibesarkan menurut nilai-nilai Alkitab tidak hanya mendasari hubungan Timotius dengan Allah, tetapi juga sangat penting bagi keefektifannya dalam pelayanan kepada Tuhan (1:6-7).

Hari ini, seperti pada zaman Timotius, Allah memakai pria-wanita yang setia untuk meninggalkan warisan iman kepada generasi mendatang. Doa, perkataan, tindakan, dan pelayanan kita dapat dipakai Tuhan secara luar biasa, baik saat kita hidup maupun setelah kita meninggal dunia. Itulah sebabnya saya dan saudara-saudara masih melakukan hal-hal yang diajarkan Momma kepada kami. Saya berdoa agar warisan Momma tidak berhenti hanya pada kami. —Arthur Jackson

Bagaimana kamu menggunakan doa, perkataan, tindakan, dan pelayanan kamu untuk menolong orang lain bertumbuh dalam Yesus? Apa yang kelak akan kamu wariskan bagi generasi berikutnya?

Bapa Surgawi, pakailah hidup kami sebagai warisan bagi kemuliaan-Mu dan yang memperkaya sesama kami.

Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 1-3; Markus 16

Bagikan Konten Ini
25 replies
  1. trisnaworms
    trisnaworms says:

    Tuhan Yesus menolong, kirannya Tuhan menyertai, memberkati menjadikan ku alat perpanjang tangan Tuhan dalam Doa, tindakan perbuatanku yg mencerminkan akan Kasih Tuhan. Amin

  2. Polin Togatorop
    Polin Togatorop says:

    Menjadi Kristen adalah pilihan secara pribadi untuk setiap orang. Orang2 disekitar kita hanya membantu mengenal Yesus. Diri sendiri yang harus menjadi kunci utama mengenal Yesus. Bukan sekedar Kristen KTP terbawa dari orangtua dan keluarga. Terimakasih untuk orang2 disekitar kita yang membawa dan menuntun kita mengenal Yesus.

  3. Jesisca
    Jesisca says:

    Terima kasih untuk bahan renungan ini, yang mengingatkan saya bahwa kebaikan iman orangtua akan menjadi warisan bagi anak2nya kelak. Saya sendiri ingin meneladani ibu saya yang setia sampai akhir hidupnya kepada bapak saya, sekalipun banyak cobaan menimpa kami. Beliau berpegang teguh pada ajaran bahwa “apa yang telah dipersatukan Tuhan tidak dapat dipisahkan manusia, kecuali oleh maut”
    Tuhan memberkati kita semua.

  4. Selvia Marcelona
    Selvia Marcelona says:

    cara menggunakannya semuanya itu sangat amat butuh proses dan sangat sulit, tapi saya terinspirasi dari kisah tersebut dan akan semangat. yang akan di wariskan terutama kasih dan rendah hati, karna ini pelajaran yang sangat sulit. masih banyak yang hrus di pelajari juga.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *