Dipulihkan

Info

Sabtu, 2 Februari 2019

Dipulihkan

Baca: Yoel 2:18-27

2:18 TUHAN menjadi cemburu karena tanah-Nya, dan Ia belas kasihan kepada umat-Nya.

2:19 TUHAN menjawab, kata-Nya kepada umat-Nya: “Sesungguhnya, Aku akan mengirim kepadamu gandum, anggur dan minyak, dan kamu akan kenyang memakannya; Aku tidak akan menyerahkan kamu lagi menjadi cela di antara bangsa-bangsa.

2:20 Yang datang dari utara itu akan Kujauhkan dari padamu, dan akan Kuusir ke suatu negeri kering dan tandus, barisan mukanya ke laut timur, dan barisan belakangnya ke laut barat, maka bau busuknya dan bau anyirnya akan naik, sebab ia telah melakukan perkara yang besar.

2:21 Jangan takut, hai tanah, bersorak-soraklah dan bersukacitalah, sebab juga TUHAN telah melakukan perkara yang besar!

2:22 Jangan takut, hai binatang-binatang di padang, sebab tanah gembalaan di padang gurun menghijau, pohon menghasilkan buahnya, pohon ara dan pohon anggur memberi kekayaannya.

2:23 Hai bani Sion, bersorak-soraklah dan bersukacitalah karena TUHAN, Allahmu! Sebab telah diberikan-Nya kepadamu hujan pada awal musim dengan adilnya, dan diturunkan-Nya kepadamu hujan, hujan pada awal dan hujan pada akhir musim seperti dahulu.

2:24 Tempat-tempat pengirikan menjadi penuh dengan gandum, dan tempat pemerasan kelimpahan anggur dan minyak.

2:25 Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip, tentara-Ku yang besar yang Kukirim ke antara kamu.

2:26 Maka kamu akan makan banyak-banyak dan menjadi kenyang, dan kamu akan memuji-muji nama TUHAN, Allahmu, yang telah memperlakukan kamu dengan ajaib; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.

2:27 Kamu akan mengetahui bahwa Aku ini ada di antara orang Israel, dan bahwa Aku ini, TUHAN, adalah Allahmu dan tidak ada yang lain; dan umat-Ku tidak akan menjadi malu lagi untuk selama-lamanya.”

Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang. —Yoel 2:25

Dipulihkan

Pada tahun 2003, serangan jangkrik Mormon menyebabkan gagal panen yang membawa kerugian lebih dari 25 juta dolar AS. Serangga itu muncul begitu banyaknya hingga nyaris menutup permukaan tanah. Serangga mirip belalang itu dijuluki demikian karena pernah menyerang tanaman milik para penduduk pertama di wilayah Utah pada tahun 1848. Satu ekor jangkrik dapat melahap makanan dalam jumlah mencengangkan—lebih dari 17 kg hasil tanaman di sepanjang masa hidupnya—meskipun ukuran tubuhnya hanya 5-7,5 cm. Dampak buruk dari hama serangga itu bagi penghidupan petani—dan perekonomian negara secara menyeluruh—sangatlah dahsyat.

Dalam Perjanjian Lama, Nabi Yoel menyebut serbuan serangga yang merusak seluruh Yehuda sebagai akibat ketidaktaatan mereka sebagai sebuah bangsa. Ia menubuatkan datangnya serangan belalang yang lebih dahsyat daripada tahun-tahun terdahulu (Yl. 1:2). Gerombolan belalang itu akan melahap semua yang mereka temui hingga bangsa Yehuda mengalami paceklik dan jatuh miskin. Namun, jika Yehuda mau bertobat dari dosa mereka dan memohon pengampunan dari Allah, Yoel mengatakan bahwa Tuhan akan ”memulihkan kepada [mereka] tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang” (2:25).

Kita juga bisa belajar dari Yehuda: seperti belalang, pelanggaran kita menggerogoti kehidupan yang indah dan berbuah seperti yang dikehendaki Allah bagi kita. Namun, jika kita datang kepada-Nya dan melepaskan semua pilihan kita di masa lalu, Allah berjanji akan menghapus aib kita dan memulihkan kita untuk kembali mengalami hidup yang berkelimpahan di dalam Dia. —Kirsten Holmberg

Untuk hal apa kamu ingin meminta pengampunan dari Allah hari ini?

Kasih Allah memulihkan.

Bacaan Alkitab Setahun: Keluaran 29-30; Matius 21:23-46

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

17 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!