Kepunyaan Tuhan

Senin, 10 Desember 2018

Kepunyaan Tuhan

Baca: Yesaya 44:1-5

44:1 “Tetapi sekarang, dengarlah, hai Yakub, hamba-Ku, dan hai Israel, yang telah Kupilih!

44:2 Beginilah firman TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentuk engkau sejak dari kandungan dan yang menolong engkau: Janganlah takut, hai hamba-Ku Yakub, dan hai Yesyurun, yang telah Kupilih!

44:3 Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.

44:4 Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai.

44:5 Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan menuliskan pada tangannya: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel.”

Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. —Roma 8:16

Kepunyaan Tuhan

Zaman sekarang, banyak sekali orang yang bertato. Ada tato yang sangat kecil sehingga hampir tidak kelihatan. Ada juga atlet, aktor, hingga orang biasa yang hampir seluruh tubuhnya dipenuhi dengan tato warna-warni berupa tulisan dan gambar. Tren yang menghasilkan pemasukan sebesar 3 milyar dolar AS sepanjang tahun 2014 itu—dan 66 juta dolar untuk usaha penghapusan tato—tampaknya masih akan bertahan lama.

Terlepas dari pandangan kamu terhadap tato, Yesaya 44 merupakan kiasan tentang orang yang menuliskan “Kepunyaan Tuhan” pada tangan mereka (ay.5). Tulisan yang ditulis sendiri itu merupakan puncak dari satu bagian firman yang berbicara tentang pemeliharaan Allah atas orang-orang pilihan-Nya (ay.1). Mereka dapat mengandalkan pertolongan-Nya (ay.2) dan tanah serta keturunan mereka akan penuh dengan berkat (ay.3). Dua kata yang sederhana tetapi dahsyat itu, “Kepunyaan Tuhan”, meneguhkan bahwa umat Allah tahu mereka adalah kepunyaan-Nya dan bahwa Dia akan senantiasa memelihara mereka.

Siapa saja yang datang kepada Allah dengan iman kepada Yesus Kristus boleh dengan yakin berkata bahwa mereka adalah “Kepunyaan Tuhan!” Kita adalah umat-Nya, domba-Nya, anak-Nya, warisan-Nya, dan tempat kediaman-Nya. Itulah yang menjadi pegangan kita dalam melewati berbagai musim kehidupan. Mungkin kita tidak mempunyai tanda yang kelihatan atau tato pada tubuh kita, tetapi yakinlah bahwa kita ini milik-Nya karena Roh Allah sendiri yang menyatakannya di dalam hati kita (rm. 8:16-17). —Arthur Jackson

Allah Bapa, bukti kasih dan pemeliharaan-Mu ada di sekelilingku, bahkan Roh-Mu tinggal di dalamku. Terima kasih!

Bagaimana status kamu sebagai “kepunyaan Tuhan” mempengaruhi cara hidupmu?

Bacaan Alkitab Setahun: Hosea 1-4; Wahyu 1

Bagikan Konten Ini
25 replies
  1. widya natalia sirait
    widya natalia sirait says:

    cara hidup orang yang menjadi kepunyaan Allah adalah, salah satunya, mau dibentuk oleh Allah sesuai rencana-Nya.
    Karena yang punya kuasa dalam hidupnya adalah Allah.
    Jadi apapun, yang terjadi dalam hidupnya,
    dia percaya bahwa Allah turut bekerja dalamnya.

  2. Sada Ukur Tambunan
    Sada Ukur Tambunan says:

    Mohon dukungan doa buat anak ku yang saat ini sedang sakit, kiranya Allah memberikan kesembuhan bagi nya

  3. Christina Lumban Toruan
    Christina Lumban Toruan says:

    aku merasakan hampa, dan ada yang janggal. sepertinya aku yg menjauh dari persekutuan dengan Tuhan

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *