Pelayanan Tersembunyi

Rabu, 21 November 2018

Pelayanan Tersembunyi

Baca: 2 Korintus 1:8-11

1:8 Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami.

1:9 Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati. Tetapi hal itu terjadi, supaya kami jangan menaruh kepercayaan pada diri kami sendiri, tetapi hanya kepada Allah yang membangkitkan orang-orang mati.

1:10 Dari kematian yang begitu ngeri Ia telah dan akan menyelamatkan kami: kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi,

1:11 karena kamu juga turut membantu mendoakan kami, supaya banyak orang mengucap syukur atas karunia yang kami peroleh berkat banyaknya doa mereka untuk kami.

Kepada-Nya kami menaruh pengharapan kami, bahwa Ia akan menyelamatkan kami lagi, karena kamu juga turut membantu mendoakan kami. —2 Korintus 1:10-11

Pelayanan Tersembunyi

Sebuah proyek akademis yang besar sedang membebani saya, dan saya merasa resah apakah mampu menyelesaikannya sesuai tenggat. Di tengah kegalauan tersebut, saya menerima tiga pesan dari kawan-kawan yang berusaha menyemangati saya. Masing-masing dari mereka mengatakan, “Saat aku berdoa hari ini, Allah mengingatkanku padamu.” Saya merasa terharu sekaligus dikuatkan karena kawan-kawan tersebut telah menghubungi saya tanpa tahu apa yang sedang saya alami, dan saya percaya Allah telah memakai mereka sebagai utusan kasih dari-Nya.

Rasul Paulus tahu tentang kuasa doa ketika ia menulis surat kepada jemaat di Korintus. Ia menyatakan keyakinannya kepada Allah, yakni bahwa Dia akan terus menyelamatkan mereka dari mara bahaya “karena kamu juga turut membantu mendoakan kami” (2Kor. 1:10-11). Lalu, ketika Allah menjawab doa-doa mereka, Dia akan dimuliakan ketika banyak orang mengucap syukur kepada-Nya atas “karunia yang kami peroleh berkat banyaknya doa mereka” (ay.11).

Kawan-kawan saya dan para pendukung pelayanan Rasul Paulus sama-sama melayani dengan cara berdoa syafaat, sesuatu yang disebut Oswald Chambers sebagai “pelayanan tersembunyi yang menghasilkan buah dan yang melaluinya Allah Bapa dimuliakan”. Ketika kita mengarahkan segenap pikiran dan hati kepada Yesus, kita akan melihat Dia membentuk kita, termasuk dalam cara kita berdoa. Dia memampukan kita untuk mengaruniakan doa-doa yang tulus kepada kawan-kawan, anggota keluarga, dan orang-orang yang tidak kita kenal sekalipun.

Adakah seseorang yang Allah taruh dalam hati dan pikiranmu untuk kamu doakan? —Amy Boucher Pye

Allah mendengar doa-doa umat-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 16-17; Yakobus 3

Artikel Terkait:

Ditolong Oleh Firman

Bagikan Konten Ini
27 replies
  1. wiwin
    wiwin says:

    trimakasih.
    Amin utk Firman Tuhan.
    saat ini saya sdg berdoa utk pacar saya agar Tuhan yg bawa dia utk mau mengenal Tuhan dan dtg beribadah kpd Nya.
    God bless..

  2. susi
    susi says:

    smoga kita dimampukn oleh Tuhan di saat ” kita menghadapi seswatu atau tekanan yg menurut ukuran kita tdk bisa atau tdk kuat. Amin

  3. Aren Siahaan
    Aren Siahaan says:

    sungguh besar kasih karunia Tuhan bagi kita yg dmn orang-orang mati di bangkitkan Tuhan,, dan Tuhan menjadi pelayan yg tersembunyi bagi umatNya. God Bless…

  4. Jack Arnoldy Weo
    Jack Arnoldy Weo says:

    Amin
    Terima kasih Tuhan
    FirmanMu selalu menguatkan Ku..dan
    menjadi penghibur n menjadi Rema buat saya .

  5. erna
    erna says:

    mujijatMu nyata di hidupku.
    tak pernah sekalipun ternyata Engkau tinggalkanku.
    dan musuhku akan berlutut di hadapanMu. karna kasihMu.
    amin

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *