Percaya kepada-Nya

Info

Senin, 15 Oktober 2018

Percaya kepada-Nya

Baca: Yesaya 46:3-13

46:3 “Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak dari rahim.

46:4 Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.

46:5 Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?

46:6 Orang mengeluarkan emas dari dalam kantongnya dan menimbang perak dengan dacing, mereka mengupah tukang emas untuk membuat allah dari bahan itu, lalu mereka menyembahnya, juga sujud kepadanya!

46:7 Mereka mengangkatnya ke atas bahu dan memikulnya, lalu menaruhnya di tempatnya; di situ ia berdiri dan tidak dapat beralih dari tempatnya. Sekalipun orang berseru kepadanya, ia tidak menjawab dan ia tidak menyelamatkan mereka dari kesesakannya.

46:8 Ingatlah hal itu dan jadilah malu, pertimbangkanlah dalam hati, hai orang-orang pemberontak!

46:9 Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku,

46:10 yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan,

46:11 yang memanggil burung buas dari timur, dan orang yang melaksanakan putusan-Ku dari negeri yang jauh. Aku telah mengatakannya, maka Aku hendak melangsungkannya, Aku telah merencanakannya, maka Aku hendak melaksanakannya.

46:12 Dengarkanlah Aku hai orang-orang yang congkak, orang-orang yang jauh dari kebenaran:

46:13 Keselamatan yang dari pada-Ku tidak jauh lagi, sebab Aku telah mendekatkannya dan kelepasan yang Kuberikan tidak bertangguh lagi; Aku akan memberikan kelepasan di Sion dan keagungan-Ku kepada Israel.”

Terpujilah Tuhan! Hari demi hari Ia menanggung bagi kita; Allah adalah keselamatan kita. —Mazmur 68:20

Percaya kepada-Nya

“Ayah, jangan lepaskan aku!”

“Tidak, Ayah akan memegangmu dengan erat. Ayah janji.”

Saat saya masih kecil dan takut pada air, ayah ingin saya tetap belajar berenang. Ia sengaja menarik saya menjauh dari tepi kolam renang menuju bagian kolam yang kedalamannya melebihi kepala saya. Di sana hanya ayah satu-satunya andalan saya. Lalu ayah mengajarkan agar saya tetap tenang dan berusaha mengapung.

Itu bukan hanya soal pelajaran berenang, melainkan juga latihan untuk percaya. Saya tahu ayah mengasihi saya dan takkan membiarkan saya dilukai secara sengaja, tetapi saya masih juga merasa takut. Biasanya saya merangkul erat leher ayah sampai ia berhasil meyakinkan saya bahwa takkan ada masalah. Pada akhirnya, kesabaran dan kebaikannya dapat menenangkan saya, dan saya pun mulai berenang. Namun, saya perlu mempercayai ayah terlebih dahulu.

Ketika saya merasa terbenam di dalam suatu kesulitan, saya sering mengingat kembali momen masa kecil tersebut. Semua itu menolong saya mengingat jaminan Tuhan kepada umat-Nya: “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu” (Yes. 46:4).

Kita mungkin tidak selalu bisa merasakan tangan Allah yang menopang kita, tetapi Dia telah berjanji tidak akan meninggalkan kita (Ibr. 13:5). Ketika kita percaya pada pemeliharaan dan janji-janji-Nya, Dia menolong kita untuk belajar mempercayai kesetiaan-Nya. Dia mengangkat kita keluar dari kekhawatiran untuk menemukan damai yang baru di dalam Dia. —James Banks

Abba, Bapa, aku memuji-Mu karena Engkau telah menopangku di sepanjang hidupku. Berilah aku iman untuk percaya bahwa Engkau selalu menyertaiku.

Allah membawa kita ke tempat-tempat baru yang penuh anugerah di saat kita percaya kepada-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun: Yesaya 45-46; 1 Tesalonika 3

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

60 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!