Melangkah Keluar dari Kotak Belenggumu

Info

Ilustrasi oleh Lara Sim (lara_sim)

Apakah kamu terjebak dalam situasi di mana kamu merasa tidak ada jalan keluar? Kadang, mengambil satu langkah pertama keluar dari situasi tersebut bisa menjadi pilihan yang sulit. Tapi, ketika kita berseru kepada Tuhan di tengah segala permasalahan kita, Dia menunjukkan kepada kita kebebasan yang bisa kita terima dengan mempercayai-Nya. Maukah kamu menaati-Nya untuk mengambil langkah pertama itu?

Apakah kamu terjerat dalam perasaan selalu ingin sempurna?
Banyak dari kita terjebak di dalam kebiasaan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Dia mungkin tidak lebih cantik dariku, tapi pekerjaan dia lebih asyik daripada pekerjaanku atau dia punya lebih banyak teman daripadaku. Alih-alih mencoba untuk menjadi seorang yang selalu ingin sempurna, fokuskanlah pandanganmu kepada Tuhan yang Sempurna yang kita miliki. Tuhan tidak ingin kita terjerat di dalam segala kekhawatiran dan perasaan negatif yang menyelubungi kita.

Apakah kamu terjebak dalam rasa takut?
Apakah ketakutan adalah raksasa dalam hidupmu, yang siap menerkam dan memangsamu? Apakah kamu takut berhadapan dengan orang lain karena takut dihakimi? Apakah kamu adalah orang yang selalu mengikuti kemauan orang lain? Hal paling mudah yang bisa dilakukan dalam situasi itu adalah menyembunyikan diri kita. Namun, kalau kita bersembunyi terlalu lama, kita bisa saja jadi terjebak. Tuhan memanggil kita ke dalam dekapan-Nya yang penuh kasih—tempat yang aman di mana kita tidak perlu menyembunyikan diri di hadapan-Nya.

Apakah kamu terjebak dalam kegelisahan dan kekhawatiran?
Apakah kamu khawatir akan masa depanmu? Apakah aku akan mendapatkan pekerjaan yang baik? Apakah aku akan menikah suatu hari nanti? Pikiran-pikiran itu menguras energi kita dari waktu ke waktu, membuat kita merasa putus asa ataupun panik. Namun, ketika kita mengizinkan segala kegelisahan dan kekhawatiran itu mencengkeram kita, kita pun menjadi sulit untuk melangkah maju. Meskipun kita mungkin masih merasa takut, kita dapat mempercayai Tuhan yang memegang kendali penuh atas setiap situasi dalam kehidupan kita.

Apakah kamu terjebak dalam materialisme?
Apakah kamu merasa sangat puas ketika kamu pergi berbelanja? Apakah kamu merasa sulit untuk bermurah hati dalam memberi kepada orang lain? Bahkan setelah kamu membeli segala yang kamu mau, jauh di dalam dirimu kamu sadar bahwa segalanya itu tidak pernah bisa memuaskanmu. Jangan takut, kamu tidak sendirian di dalam masalah ini. Mungkin inilah waktu untuk mencari dahulu “Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya” (Matius 6:33) dan menyadari bahwa kepuasan yang sejati kita sesungguhnya adalah Kristus.

Apakah kamu terjebak dalam tekanan pekerjaan?

Rapat lagi? Deadline lagi? Pekerjaan harus selesai hari ini? Apakah kamu juga mengalami semuanya ini? Seringkali kita terjerat dalam beban pekerjaan yang luar biasa berat dan kita tidak mampu untuk melarikan diri. Beberapa dari kita menanggapinya dengan berusaha sebaik mungkin karena kita tahu bahwa kita butuh bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara yang lainnya memilih menyerah karena stres. Namun, Tuhan memanggil kita untuk bergantung pada kekuatan-Nya setiap hari dan panggilan kita sejatinya adalah untuk menjadi kesaksian yang hidup baik di tempat kerja kita juga di tempat lain.

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Aku & Dunia: Perjalanan untuk Memberkati Sekitar, Media Kamu, Ruang Seni Kamu

20 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!