Ciptaan Allah yang Agung

Kamis, 5 Juli 2018

Ciptaan Allah yang Agung

Baca: Mazmur 104:1-6, 10-23

104:1 Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,

104:2 yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda,

104:3 yang mendirikan kamar-kamar loteng-Mu di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraan-Mu, yang bergerak di atas sayap angin,

104:4 yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu,

104:5 yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga takkan goyang untuk seterusnya dan selamanya.

104:6 Dengan samudera raya Engkau telah menyelubunginya; air telah naik melampaui gunung-gunung.

104:10 Engkau yang melepas mata-mata air ke dalam lembah-lembah, mengalir di antara gunung-gunung,

104:11 memberi minum segala binatang di padang, memuaskan haus keledai-keledai hutan;

104:12 di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan.

104:13 Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar loteng-Mu, bumi kenyang dari buah pekerjaan-Mu.

104:14 Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah

104:15 dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia.

104:16 Kenyang pohon-pohon TUHAN, pohon-pohon aras di Libanon yang ditanam-Nya,

104:17 di mana burung-burung bersarang, burung ranggung yang rumahnya di pohon-pohon sanobar;

104:18 gunung-gunung tinggi adalah bagi kambing-kambing hutan, bukit-bukit batu adalah tempat perlindungan bagi pelanduk.

104:19 Engkau yang telah membuat bulan menjadi penentu waktu, matahari yang tahu akan saat terbenamnya.

104:20 Apabila Engkau mendatangkan gelap, maka haripun malamlah; ketika itulah bergerak segala binatang hutan.

104:21 Singa-singa muda mengaum-aum akan mangsa, dan menuntut makanannya dari Allah.

104:22 Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanya dan berbaring di tempat perteduhannya;

104:23 manusiapun keluarlah ke pekerjaannya, dan ke usahanya sampai petang.

Di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan. —Mazmur 104:12

Ciptaan Allah yang Agung

Baru-baru ini, saat cucu-cucu kami berkunjung ke rumah, kami menonton tayangan di Internet dari kamera web yang menyoroti kehidupan sebuah keluarga rajawali di Florida. Setiap hari kami membuka tayangan itu dan menyaksikan bagaimana induk betina, induk jantan, dan bayi rajawali melakukan rutinitas sehari-hari dalam sarang mereka di ketinggian. Hari demi hari, kedua induk burung tersebut terus-menerus menjaga bayi mereka dan menyuapkan ikan yang diperoleh dari sungai di dekat sana untuk mendukung perkembangan si bayi.

Kehidupan keluarga rajawali tersebut memberi kita satu gambaran yang diberikan oleh pemazmur dalam Mazmur 104 tentang karya ciptaan Allah yang mengagumkan. Ia melukiskan serangkaian gambaran alam dan pemandangan dari karya ciptaan tangan Allah yang kreatif.

Kita melihat keagungan alam semesta ciptaan Allah (ay.2-4).

Kita menikmati bumi yang dijadikan-Nya—samudera raya, gunung, dan lembahnya (ay.5-9).

Kita mengecap pemberian Allah yang indah berupa aneka binatang, burung-burung, dan tumbuh-tumbuhan (ay.10-18).

Kita mengagumi siklus yang Allah ciptakan bagi dunia ini—pagi berganti malam, gelap berganti terang, bekerja dan beristirahat (ay.19-23).

Alangkah indahnya dunia yang telah dirancang Allah dengan tangan-Nya untuk kita nikmati—dan untuk kemuliaan-Nya! “Pujilah Tuhan, hai jiwaku!” (ay.1). Setiap dari kita dapat mengucapkan terima kasih kepada Allah atas segala sesuatu yang telah diberikan-Nya untuk kita hargai dan nikmati. —Dave Branon

Puji Allah! Terpujilah Engkau, Tuhan, untuk bumi ciptaan-Mu yang penuh keajaiban.

Keindahan alam ciptaan merefleksikan keindahan Penciptanya.

Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 30-31; Kisah Para Rasul 13:26-52

Bagikan Konten ini
37 replies
  1. eko
    eko says:

    saya bersyukur untuk keadaan saya. tapi kenapa ya ada banyak org dibelahan bumi lain yang kelaparan, kekeringan dsbnya.? bagimana seharusnya cara pandang saya dengan keadaan itu terhadap Allah yang Agung. apakah itu gambaran kemarahan Allah

  2. Cosmas Ceramoy
    Cosmas Ceramoy says:

    Puji Tuhan, burung elang dalam hidupnya juga memangsa mahluk lain, mahluk lain juga punya kehidupan. Contoh ini yg harus kita juga harus pahami, kenapa selama ini manusia ada di pihak pemangsa, kenapa tidak mau berada di pihak yg dimangsa atau tertindas? Apakah tikus, ayam, ataupun kelinci juga ciptaan Tuhan yg agung? Kenapa hanya melihat sang elang? Kunci sorga itu seperti melihat dunia dari lubang jarum yg terkecil, artinya manusia harus belajar memandang dunia dengan kasih dan saling mengasihi. Karena dengan cara pandang melihat dunia dari lubang jarum maka kita bisa melihat orang-orang susah yg butuh pertolongan kasih Tuhan, orang-orang kecil yg ditindas tidak pernah dilihat orang kaya. Seperti itu Tuhan memilih orang-orang yg layak masuk sorga, tidak mudah orang masuk sorga, orang kaya juga sulit masuk sorga. Semoga kalian mengerti.

  3. sherly
    sherly says:

    Terimakasih Tuhan atas smua berkat Mu bgitu indah dalam hidup kami. Terpujilah namaMu skrang dan sampai slamanya amin

  4. Farlisa Lucas
    Farlisa Lucas says:

    Amin, Terima kasih Tuhan untuk segala yang Kau berikan untuk kami di dunia ini.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *