Cincin di Tempat Sampah

Kamis, 28 Juni 2018

Cincin di Tempat Sampah

Baca: Matius 13:44-46

13:44 “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.

13:45 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.

13:46 Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”

Carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. —Matius 7:7

Cincin di Tempat Sampah

Suatu pagi, semasa kuliah, saya terbangun dan melihat teman sekamar saya Carol sedang panik. Cincin stempelnya hilang. Kami pun mencarinya ke mana saja, bahkan sampai mengubek-ubek tempat sampah.

Saya menyobek salah satu plastik sampah. “Kamu begitu gigih mencari cincin ini!”

“Aku tak rela kehilangan cincin seharga $200 (sekitar Rp2.800.000)!” serunya.

Tekad Carol itu mengingatkan saya pada perumpamaan Tuhan Yesus mengenai Kerajaan Surga. Dia menyatakan bahwa kerajaan itu “seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu” (Mat. 13:44). Sungguh, ada hal-hal tertentu yang memang layak dicari dan diperjuangkan.

Di sepanjang Alkitab, Allah menjamin bahwa mereka yang mencari-Nya pasti akan menemukan-Nya. Dalam kitab Ulangan, Allah menjelaskan kepada bangsa Israel bahwa mereka akan menemukan-Nya saat mereka berpaling dari dosa-dosa mereka dan mencari-Nya dengan segenap hati (4:28-29). Dalam kitab 2 Tawarikh, Raja Asa dikuatkan oleh janji yang serupa (15:2). Lalu, dalam kitab Yeremia, Allah memberikan janji yang sama kepada umat-Nya yang terbuang, dengan mengatakan bahwa Dia akan membawa mereka kembali dari pembuangan (29:13-14).

Apabila kita mencari Allah, melalui firman-Nya, ibadah, dan dalam kehidupan kita sehari-hari, kita pasti akan menemukan-Nya. Seiring waktu, kita akan semakin dalam mengenal-Nya. Itu bahkan jauh lebih indah daripada kebahagiaan yang dialami Carol saat menemukan cincinnya di dalam plastik sampah! —Julie Schwab

Tuhan, tolong aku untuk mencari-Mu dengan segenap hatiku.

Untuk menemukan Allah, kita harus mau mencari-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 11-13; Kisah Para Rasul 9:1-21

Bagikan Konten Ini
39 replies
  1. Reva Juntak
    Reva Juntak says:

    Terima kasih untuk renunganya, ada yang saya gumulkan dan ini jawaban yang saya terima . Terima kasih semoga smakin memberkati lg renunganya. Jbu

  2. Ratna Sri Rahayu
    Ratna Sri Rahayu says:

    Sungguh memberkati saya di pagi hari ini.
    Kerajaan sorga memang patut kita perjuangkan dengan segenap hati dan daya kita.

  3. DM TELAUMBANUA
    DM TELAUMBANUA says:

    Terima kasih Tuhan Engkau sungguh baik, tolong kami untuk selalu dekat dengan Mu,karena Engkau adalah hidup kami.Terpujilah Tuhan Haleluya Aminn!

  4. agfanti hanna sianipar
    agfanti hanna sianipar says:

    amin.
    Kembali diingatkan utk tetap mencari Tuhan terlebih dahulu
    matius 6:33
    Tuhan memberkati kita

  5. Eliber
    Eliber says:

    Amin
    Tuhan Pastihl pulihkan kita
    Ajari kami Tuhan untuk lebih mengenal Engkau Bapa
    KuasaMu hadir ditengah tengah kami

  6. grace
    grace says:

    terimakasih. kiranya kita selalu mau mencari kerjaan sorga dalam kehidupan kita dan memuliakan Allah.

  7. Henny
    Henny says:

    Seperti ada tertulis ” Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kenenarannya Maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” Matius 6:33.
    Puji Tuhan, renungan yang menginspirasi.

  8. Elisabet Christy
    Elisabet Christy says:

    Renungan ini menguatkan saya dan kawan kawan saya dalam menghadapi kekhawatran kami, Terimakasih GBU Amen

  9. Mey Manullang
    Mey Manullang says:

    Meraih itu mudah, tetapi bertahan untuk terus mencari dan menemukan Allah didalam ibadah dan persekutuan pribadi itu bukanlah hal yang mudah. Kiranya setiap kita tetap berjuang untuk mencari ALLAH dalam suka maupun duka.

  10. Yunika Nanill
    Yunika Nanill says:

    ajar kami Tuhan untuk terus dekat denganMu, ajar kami Bapa agar tetap setia padaMu..

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *