Memegang Erat

Sabtu, 5 Mei 2018

Memegang Erat

Baca: Ulangan 6:1-9

6:1 “Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya,

6:2 supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu.

6:3 Maka dengarlah, hai orang Israel! Lakukanlah itu dengan setia, supaya baik keadaanmu, dan supaya kamu menjadi sangat banyak, seperti yang dijanjikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu di suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.

6:4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

6:6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,

6:7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.

6:8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,

6:9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu. —Ulangan 6:8

Memegang Erat

Saat berjalan kaki pulang setelah mengantar putri saya ke sekolah, saya berkesempatan untuk menghafalkan beberapa ayat Alkitab. Ketika saya menggunakan menit-menit itu untuk memusatkan pikiran saya pada firman Allah, firman itu sering saya ingat kembali di sepanjang hari dan itu memberikan penghiburan dan hikmat kepada saya.

Ketika Musa menyiapkan bangsa Israel untuk memasuki Tanah Perjanjian, ia mendorong mereka untuk memegang erat semua perintah dan ketetapan Allah (Ul. 6:1-2). Dalam kerinduan melihat bangsa itu bertumbuh, Musa berkata bahwa mereka harus memperhatikan perintah dan ketetapan itu berulang-ulang dan membicarakannya dengan anak-anak mereka (ay.6-7). Ia bahkan memerintahkan untuk mengikatkan perintah itu pada tangan dan dahi mereka (ay.8). Ia tidak ingin mereka lupa bahwa Allah menghendaki mereka untuk menjalani hidup sebagai umat yang menghormati Allah dan menikmati berkat-berkat-Nya.

Bagaimana cara kamu untuk memperhatikan firman Allah hari ini? Salah satu caranya adalah dengan menuliskan satu ayat Alkitab di suatu tempat, dan setiap kali kamu mencuci tangan atau minum, baca dan renungkanlah ayat yang kamu tulis itu. Atau sebelum kamu tidur, renungkanlah satu bagian singkat dari Alkitab. Ada banyak cara untuk memegang erat firman Allah di dalam hati kita! —Amy Boucher Pye

Tuhan Allah, terima kasih karena Engkau memberi kami Alkitab, sumber air hidup bagi kami. Tolong kami untuk membaca dan merenungkannya dengan setia hari ini.

Lingkupilah dirimu dengan firman Allah.

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Raja-Raja 19-20; Lukas 23:1-25

Bagikan Konten ini
20 replies
  1. Alfa
    Alfa says:

    Biasa nya jam segini udah tidur. Tapi tiba2 pengen aja buka SaTe. Dan Puji Tuhannya, dapet ayat yg pas nih.. Mungkin, aku yg baca pertama nih

  2. Dwi Thereseline
    Dwi Thereseline says:

    Amin..
    Makasih, sangat memberkati sekali… saya merasa lebih terarah untuk bagaimana mengingat terus firman Tuhan..

  3. risma simbolon
    risma simbolon says:

    Amin, thx Yesus engkau penolong Ester dan juru selamat Ester dlm ujiannya hati ini. Thx Yesus.

  4. ien g
    ien g says:

    haleluyahhhhh……luar biasa….Firman Allah tiada duanya…..Tuhan Yesus Dahsyattttt

  5. Kriss Christina S
    Kriss Christina S says:

    Amienn
    Terimakasih Tuhan buat penghiburan – Mu melalui Firman-Nya
    Terpujilah Engkau Yesus Tuhan ku..

  6. agusti lim
    agusti lim says:

    Tuhan, kami mau mencintai firmanMu. berilah hikmatMu agar kami boleh mengerti firmanMu, menangkap maksud dari kebenaran firmanMu sehingga boleh mengajari kami bagaimana seharusnya kami hidup, dan karakter kami boleh semakin diperbaharui. biarlah kami tidak jemu-jemu membaca dan merenungkan firmanMu, dan kami boleh hidup di dalam terang firmanMu. Amin….

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *