Rahasia dari Damai Sejahtera

Senin, 23 April 2018

Rahasia dari Damai Sejahtera

Baca: 2 Tesalonika 3:16-18

3:16 Dan Ia, Tuhan damai sejahtera, kiranya mengaruniakan damai sejahtera-Nya terus-menerus, dalam segala hal, kepada kamu. Tuhan menyertai kamu sekalian.

3:17 Salam dari padaku, Paulus. Salam ini kutulis dengan tanganku sendiri. Inilah tanda dalam setiap surat: beginilah tulisanku.

3:18 Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu sekalian!

Ia, Tuhan damai sejahtera, kiranya mengaruniakan damai sejahtera-Nya terus-menerus, dalam segala hal, kepada kamu. —2 Tesalonika 3:16

Rahasia dari Damai Sejahtera

Grace adalah wanita yang sangat istimewa. Satu kata terlintas dalam benak saya saat memikirkan tentang dirinya: damai sejahtera. Ekspresi yang tenang dan teduh pada wajahnya sangat jarang berubah sepanjang enam bulan saya mengenalnya, walaupun suaminya didiagnosis mengidap penyakit langka dan kemudian dirawat di rumah sakit.

Saat saya bertanya kepada Grace apa rahasia dari damai sejahteranya, ia menjawab, “Itu bukan sebuah rahasia, tetapi seorang Pribadi. Yesus hidup di dalamku. Tidak ada alasan lain yang bisa menjelaskan ketenangan yang saya alami di tengah pergumulan ini.”

Rahasia dari damai sejahtera terletak pada hubungan kita dengan Yesus Kristus. Dialah damai sejahtera kita. Ketika Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat kita, dan saat kita diubah menjadi semakin serupa dengan-Nya, damai sejahtera itu menjadi nyata. Hal-hal seperti penyakit, kesulitan keuangan, atau bahaya lainnya mungkin saja kita alami, tetapi damai sejahtera meyakinkan kita bahwa Allah memegang hidup kita di tangan-Nya (Dan. 5:23). Kita percaya bahwa Dia bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.

Pernahkah kamu mengalami damai sejahtera yang melampaui akal dan pemahaman manusia itu? Apakah kamu memiliki keyakinan iman bahwa Allah yang memegang kendali atas segala sesuatu? Saya berharap agar hari ini kita semua mengumandangkan kata-kata yang pernah ditulis Rasul Paulus: “Ia, Tuhan damai sejahtera, kiranya mengaruniakan damai sejahtera-Nya.” Dan kiranya kita merasakan damai sejahtera itu “terus-menerus, dalam segala hal” (2Tes. 3:16). —Keila Ochoa

Tuhan terkasih, berilah kami damai sejahtera-Mu di setiap waktu dan dalam setiap keadaan.

Mempercayai Yesus berarti menerima damai sejahtera.

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 16-18; Lukas 17:20-37

Bagikan Konten Ini
54 replies
Newer Comments »
  1. Nancy Gnw
    Nancy Gnw says:

    Amin,sungguh di berkati oleh ayat firman hari ini.kiranya hari ini penuh dgn Damai Sejahtera Sejahtera

  2. Beatrix Stella
    Beatrix Stella says:

    Bersyukur Firman pagi ini berbicara tentang damai sejahtera. kiranya Yesus melimpahi kita dengan kasih dan damai sejahtera-Nya. amin

  3. dumora
    dumora says:

    damai sejahtera yang dari Kristus memang sangat di butuhkan dalam menghadapi kehidupan ini. kirany Kristus selalu mengaruniakan damai sejahtera-Nya kepada kita anak2-Nya.

  4. Patrecia Angraini Simatupang
    Patrecia Angraini Simatupang says:

    damai sejahtera meyakinkan kita bahwa Allah memegang hidup kita di tangan-Nya.

  5. Nursi
    Nursi says:

    Tuhan dlm segala pergumulan yg saya hadapi hanya damai sejahtra dr Tuhan Jesus yg bisa saya andalkan di setiap waktu dan disetiap keadaan apapun.

  6. riska
    riska says:

    mempercayaiMu berarti tak boleh ragu utk menjalani hari depan. berserah penuh dan tetap percaya.

  7. agusti lim
    agusti lim says:

    Tuhan, kami percaya Engkau yang memegang kendali atas hidup kami. kami menyerahkan hidup kami kepadaMu. penuhi hati kami dengan damai sejahtera sejati, bagaimanapun keadaan hidup kami damai sejahtera tetap di hati kami.

  8. WarungSateKamu
    WarungSateKamu says:

    Dear Stephani,

    WarungSaTeKaMu adalah bagian dari Our Daily Bread Ministries. Materi renungan yang kami terbitkan setiap harinya diambil dari Santapan Rohani yang adalah terjemahan dari Our Daily Bread.

    Salam,
    Tim WarungSaTeKaMu

  9. Sulinda Manik
    Sulinda Manik says:

    Aku percaya ya Tuhan Allah bahwa Engkau bekerja dalam segala Sesuatu untuk mendatangkan Kebaikan bagiku ,,,Terimakasih Tuhan Yesus ,,,amin ,,!

  10. Dwi Thereseline
    Dwi Thereseline says:

    Amiin…
    Berbicara mengenai damai sejahtera ada hal yang ingin saya sharing sedikit dan saya harap ini dapat memberkati.
    Allah gk pernah ninggalin kita sedetikpun itu dan saya percaya akan hal itu.
    Namun saat saya jatuh sakit saya mulai jarang berdoa, bahkan merasakan kehadiranNya seperti hal yg hambar.
    Saya mengalami serangan penyakit yg tiba2, yaitu spasmofilia yg akan menyebabkan seluruh otot menjadi tegang dan salah satunya adalah otot pernapasan. Pada Waktu itu saya langsung dibawa ke Emergency dan dirawat selama 2 hari. Tapi pada hari kedua saat saya sudah mulai pulih, tepat pada jam 3 subuh saya mengalami serangan lagi dan diawali dengan sesak napas dan mulai keram pada tangan dan kaki. Saat itu tdk ada seorangpun yg menjaga saya, dan saya sangat sulit mencari pertolongan karena untuk mencari jalan nafas saja sangat sulit. Sampai saya sponta berkata “Allahku, Allahku mengapa Engkau meninggalkan aku?” saat itu saya hanya terdiam kaku dan menangis. Dan pada saat yg sama ada seorang ibu yg kemudian melihat kondisi saya lalu memanggil perawat dan dokter untuk menolong saya. Saya sangat bersyukur saat itu karena Tuhan masih mengaruniakan kehidupan dan kesehatan hingga sekarang. Saya percaya bahwa Tuhan selalu punya cara agar anak2Nya kembali padaNya dan memuliakan DIA dengan caraNya.

Newer Comments »

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *