Manis dan Pahit

Selasa, 3 April 2018

Manis dan Pahit

Baca: Mazmur 119:65-72

119:65 Kebajikan telah Kaulakukan kepada hamba-Mu, ya TUHAN, sesuai dengan firman-Mu.

119:66 Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik, sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu.

119:67 Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu.

119:68 Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

119:69 Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta, tetapi aku, dengan segenap hati aku akan memegang titah-titah-Mu.

119:70 Hati mereka tebal seperti lemak, tetapi aku, Taurat-Mu ialah kesukaanku.

119:71 Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.

119:72 Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak.

Engkau baik dan berbuat baik. —Mazmur 119:68

Manis dan Pahit

Sejumlah orang menyukai cokelat pahit dan yang lain lebih menyukai cokelat manis. Bangsa Maya kuno di Amerika Tengah menikmati cokelat sebagai minuman dan menambahi rasanya dengan cabai. Mereka menyebut minuman itu sebagai “air pahit”. Bertahun-tahun kemudian cokelat dibawa ke Spanyol, tetapi orang Spanyol lebih menyukai cokelat manis. Oleh karena itu, mereka menambahkan gula dan madu untuk menyeimbangkan rasa pahit alami dari cokelat.

Seperti cokelat, hari-hari yang kita jalani dapat terasa manis atau pahit. Pada abad ke-17, biarawan asal Prancis yang bernama Brother Lawrence menulis, “Jika kita tahu betapa [Allah] sangat mengasihi kita, kita akan selalu siap menerima dengan sikap yang sama . . . pemberian-Nya, baik yang manis maupun yang pahit.” Selalu siap menerima baik yang manis maupun yang pahit dengan sikap yang sama? Itu tidak mudah! Apa yang dimaksud oleh Brother Lawrence? Kuncinya terletak pada karakter Allah. Sang pemazmur berkata kepada Allah, “Engkau baik dan berbuat baik” (Mzm. 119:68)

Bangsa Maya kuno juga menghargai cokelat pahit karena khasiatnya sebagai obat yang memberikan kesembuhan. Hari-hari pahit yang kita alami pun berharga. Hari-hari seperti itu membuat kita menyadari kelemahan-kelemahan kita dan menolong kita untuk makin bergantung kepada Allah. Pemazmur menulis, “Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu” (ay.71). Marilah kita menerima hidup ini dengan beragam rasa yang ditawarkannya—dan dengan meyakini kebaikan Allah. Marilah kita mengatakan, “Engkau telah memenuhi janji-Mu, ya Tuhan, dan berbuat baik kepada hamba-Mu” (ay.65 bis). —Keila Ochoa

Bapa, tolong aku untuk melihat kebaikan-Mu bahkan di masa-masa yang sulit.

Allah itu baik.

Bacaan Alkitab Setahun: Hakim-Hakim 19-21; Lukas 7:31-50

Bagikan Konten Ini
43 replies
  1. agusti lim
    agusti lim says:

    setiap hal yang terjadi di dalam hidup ini baik manis maupun pahit memberikan rasa bagi hidup kita. suka dan duka bagian dari hidup yang harus disyukuri. Selalu ada rencana Tuhan indah di balik semua peristiwa. selalu andalkan Tuhan di setiap waktu.

  2. Vicky Nainggolan
    Vicky Nainggolan says:

    Dalam Nama Tuhan Yesus. biarlah hidupku yang terasa pahit akan menjadi manis lebih dari semanis madu karena aku hidup didalam ketetapan Tuhan. Dia Penolong Hidupku

  3. Martin Simanjuntak
    Martin Simanjuntak says:

    KJ 332 : Kekuatan serta penghiburan
    Kekuatan serta penghiburan
    diberikan Tuhan padaku.
    Tiap hari aku dibimbingNya;
    tiap jam dihibur hatiku.
    Dan sesuai dengan hikmat Tuhan
    ‘ku dib’rikan apa yang perlu.
    Suka dan derita bergantian
    memperkuat imanku.

  4. Marcelin Febriyani
    Marcelin Febriyani says:

    Bapa kami yang ada di sorga dikuduskanlah nama Mu, Tuhan bantulah aku menghadapi setiap masalah hidup yang kadang manis yang kadang pahit, biarlah terus tekun, kuat dan selalu bersyukur di masa – masa sulit, karena aku tau dengan mensyukuri apa yang ada, masalah yang datang manis maupun pahit, aku tau pasti Tuhan punya rencana, dan rencana yang pasti indah pada waktunya.
    Terimakasih Tuhan. Kepada Mu aku memohon dan mengucap syukur. Amin

  5. Patrecia Angraini Simatupang
    Patrecia Angraini Simatupang says:

    Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.
    Amen..

  6. Normalina Tondang
    Normalina Tondang says:

    Tuhan, terimakasih atas kesiapan hatiku untuk menerima yg pahit krn dibalik semua itu Engkau mengingatkanku akan segala ketetapan2-Mu

  7. Joshua Michael
    Joshua Michael says:

    Tuhan, ajarku mengerti bagianMu dalam kehidupan suka dan duka.. Engkau selalu tau yg terbaik bagiku..
    Amin

  8. Melanie Haryanto
    Melanie Haryanto says:

    akhir2 ini aq mengatasi setiap masalah sekecil apapun itu dengan senyuman. artinya aq berusaha mengubah kopi pahit menjadi sedikit manis karna Roh kudus selalu mengingatkan, bersyukurlah dalam keadaan apapin karna Alla itu baik dan sangat baik.

  9. ien g
    ien g says:

    terpujilah Nama-Mu Tuhan, Allah yang mahakuasa atas penyeimbang rasa dalam hidup ini, Allah dahsyat,,,,,amin

  10. Sulinda Manik
    Sulinda Manik says:

    Terimakasih Tuhan ,,,aku telah melihat dan merasakan kebaikan Mu dimasa masa sulit ,,,ajar aku utk melakukan ketetapan ketetapan Mu ,,,Lindungi lah aku selalu ya Tuhan Yesus ,,,amin ,,!

  11. Nella Sindy
    Nella Sindy says:

    Ya, Bapa! Tolong aku, untuk selalu berjalan di jalanMu dan selalu patuh perintahMu..
    Amin

  12. Febrina Lia Dahlia Simanjuntak
    Febrina Lia Dahlia Simanjuntak says:

    Bapa, tolong aku untuk melihat kebaikan-Mu bahkan di masa-masa yang sulit.amin

  13. Ferdy
    Ferdy says:

    ini pertama kalinya aq baca renungan app ini, thanks krn q random baca utk prtama kali, pas bgt krn hari ini q alami hal yg pahit buatq, tp setelah baca ini, ya aq tau Tuhan pngn aq jd yg lbh baik lg dr pengalaman hari ini, walau td sbnrx sangat malu dan rasanya ingin lari dr hari ini, tp mslh membuat kita tau Tuhan menghajar anak2 yg dcintaiNya supaya jd lbh baik lg. thanks so much

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *