Kesegaran di Teras Depan

Info

Rabu, 4 April 2018

Kesegaran di Teras Depan

Baca: Filipi 4:10-20

4:10 Aku sangat bersukacita dalam Tuhan, bahwa akhirnya pikiranmu dan perasaanmu bertumbuh kembali untuk aku. Memang selalu ada perhatianmu, tetapi tidak ada kesempatan bagimu.

4:11 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan.

4:12 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan.

4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

4:14 Namun baik juga perbuatanmu, bahwa kamu telah mengambil bagian dalam kesusahanku.

4:15 Kamu sendiri tahu juga, hai orang-orang Filipi; pada waktu aku baru mulai mengabarkan Injil, ketika aku berangkat dari Makedonia, tidak ada satu jemaatpun yang mengadakan perhitungan hutang dan piutang dengan aku selain dari pada kamu.

4:16 Karena di Tesalonikapun kamu telah satu dua kali mengirimkan bantuan kepadaku.

4:17 Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.

4:18 Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.

4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

4:20 Dimuliakanlah Allah dan Bapa kita selama-lamanya! Amin.

Saya sudah mengenal rahasianya untuk menghadapi keadaan yang bagaimanapun juga. —Filipi 4:12 BIS

Kesegaran di Teras Depan

Pada suatu hari yang sangat panas, Carmine McDaniel yang berusia 8 tahun ingin memastikan tukang pos yang berkeliling di kompleks rumahnya tidak kepanasan atau mengalami dehidrasi. Jadi, ia menaruh tempat pendingin berisi sekaleng minuman berenergi dan beberapa botol air mineral di teras depan rumahnya. Kamera keamanan di rumahnya merekam reaksi tukang pos itu: “Wow, minuman dingin. Sangat menyegarkan! Terima kasih, Tuhan!”

Ibunda Carmine berkata, “Carmine merasa sudah menjadi ‘kewajibannya’ menyediakan minuman dingin bagi tukang pos, bahkan saat kami sedang tidak berada di rumah.”

Kisah itu menyentuh hati kita, sekaligus juga mengingatkan kita bahwa ada satu Pribadi yang akan “memenuhi segala keperluanmu,” sebagaimana dikatakan oleh Rasul Paulus. Meski mendekam di penjara dan tidak memiliki kepastian akan masa depannya, Paulus bersukacita atas jemaat di Filipi karena melalui bantuan finansial yang mereka berikan, Allah telah memenuhi segala keperluannya. Jemaat itu tidak kaya, bahkan sangat miskin, tetapi dengan murah hati mereka memberikan bantuan kepada Paulus dan orang lain (lihat 2 Korintus 8:1-4). Sebagaimana jemaat di Filipi telah memenuhi keperluan Paulus, Allah juga akan memenuhi segala keperluan mereka “menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus” (Flp. 4:19).

Allah kerap mengirimkan pertolongan ilahi melalui sarana manusiawi. Dengan kata lain, Allah memenuhi keperluan kita melalui pertolongan orang lain. Saat kita mempercayakan kebutuhan kita kepada-Nya, seperti Paulus, kita belajar mengenal rahasia dari kepuasan sejati dan kesanggupan untuk menghadapi keadaan apa pun (ay.12-13). —Marvin Williams

Mungkinkah Allah sedang menggerakkanmu untuk memenuhi kebutuhan orang lain? Bagaimana dan melalui siapa Allah memenuhi kebutuhanmu? Ambillah waktu untuk bersyukur kepada Allah atas segala pemeliharaan-Nya.

Pemeliharaan Allah selalu lebih besar daripada masalah kita.

Bacaan Alkitab Setahun: Rut 1-4; Lukas 8:1-25

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

39 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!