Allah Melihat Setiap Detail

Info

Minggu, 22 April 2018

Allah Melihat Setiap Detail

Baca: Matius 10:29-31

10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.

10:30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.

10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

Tuhan itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya. —Mazmur 145:9

Allah Melihat Setiap Detail

Saat anak anjing Labrador saya yang berwarna cokelat berumur tiga bulan, saya membawanya ke dokter hewan untuk diperiksa kesehatannya dan divaksin. Ketika dokter hewan kami memeriksa tubuh anak anjing itu dengan saksama, ia memperhatikan sebuah bercak kecil berwarna putih di telapak kaki kiri belakang anjing itu. Dokter itu tersenyum dan berkata kepada si anjing, “Di sinilah Allah memegangmu saat Dia mencelupkanmu ke dalam pewarna cokelat.”

Saya tidak dapat menahan tawa. Namun, dokter itu tanpa sadar telah menegaskan satu hal yang penting tentang perhatian Allah yang mendalam dan personal pada ciptaan-Nya.

Dalam Matius 10:30, Yesus mengatakan, “Rambut kepalamupun terhitung semuanya.” Begitu agung dan luar biasanya Allah hingga Dia sanggup memperhatikan setiap bagian dari hidup kita secara tak terhingga, bahkan sampai detail terkecil dalam hidup kita. Tidak ada yang begitu kecil hingga lolos dari perhatian Allah, dan tidak ada masalah yang terlalu sepele untuk dibawa ke hadapan-Nya. Demikian mendalamnya perhatian-Nya atas kita.

Allah tidak hanya menciptakan kita, tetapi juga menopang dan memelihara kita setiap saat. Alangkah baiknya ketika kita memahami bahwa Allah memperhatikan setiap detail dari kehidupan kita, bahkan terhadap hal-hal yang biasanya luput dari perhatian kita. Kita sungguh terhibur saat mengetahui bahwa Bapa Surgawi kita yang Mahabijaksana dan penuh perhatian menopang kita—bersama semua karya ciptaan lainnya—dengan tangan kasih-Nya yang perkasa. —James Banks

Tuhan yang penuh kasih, aku memuji-Mu karena keajaiban ciptaan-Mu. Tolong aku untuk memancarkan belas kasihan-Mu dengan memelihara apa yang telah Engkau ciptakan.

Allah memperhatikan setiap kebutuhan kita.

Bacaan Alkitab Setahun: 2 Samuel 14-15; Lukas 17:1-19

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

34 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!