Rumah Masa Depan

Info

Rabu, 14 Februari 2018

Rumah Masa Depan

Baca: Yohanes 14:1-14

14:1 “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.

14:2 Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

14:3 Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.

14:4 Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.”

14:5 Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”

14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

14:7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”

14:8 Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.”

14:9 Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

14:11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

14:12 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.”

Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. . . . Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. —Yohanes 14:2

Rumah Masa Depan

Baru-baru ini seorang kawan menyiapkan diri untuk pindah ke kota yang berjarak lebih dari 1.600 km dari kota tempat tinggalnya sekarang. Ia dan suaminya berbagi tugas untuk menyesuaikan dengan tenggat yang singkat. Suaminya mengatur tempat tinggal yang baru, sedangkan ia mengepak barang-barang milik mereka. Saya terheran-heran dengan kemampuannya yang bisa pindah ke tempat baru tanpa pernah meninjau lokasinya atau ikut berburu rumah. Saya pun bertanya kepadanya bagaimana ia bisa melakukan itu. Ia mengakui itu memang sulit, tetapi ia juga mengatakan bahwa ia bisa mempercayai suaminya. Suaminya mengetahui keinginan dan kebutuhan istrinya karena telah cukup lama menjalani hidup bersama.

Di ruang atas tempat perjamuan terakhir, Yesus berbicara kepada murid-murid-Nya tentang pengkhianatan dan kematian yang akan dialami-Nya. Saat-saat terkelam dalam kehidupan Yesus di bumi, dan juga dalam kehidupan para murid, akan segera datang. Yesus menghibur mereka dengan kepastian bahwa Dia akan menyiapkan tempat bagi mereka di surga, mirip seperti suami kawan saya yang menyiapkan rumah baru bagi keluarga mereka. Ketika para murid mempertanyakan maksud Yesus, Dia mengajak mereka melihat pengalaman mereka bersama dan segala mukjizat-Nya yang telah mereka saksikan. Meski mereka akan berduka atas kematian dan ketidakhadiran Yesus, Dia mengingatkan mereka bahwa Dia layak dipercaya untuk menepati janji-Nya.

Di masa-masa terkelam sekalipun, kita dapat mempercayai-Nya untuk membawa kita ke tempat yang baik. Saat berjalan bersama-Nya, kita juga belajar untuk semakin mempercayai kesetiaan-Nya. —Kirsten Holmberg

Tuhan, tolong kami untuk bersandar kepada-Mu di saat hidup kami penuh dengan ketidakpastian dan kesulitan. Engkau sungguh baik dan layak dipercaya.

Kita dapat mempercayai Allah untuk memandu kita melalui masa-masa yang sulit.

Bacaan Alkitab Setahun: Imamat 15-16; Matius 27:1-26

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

45 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!