Semua Diberikan Cuma-Cuma

Info

Senin, 11 Desember 2017

Semua Diberikan Cuma-Cuma

Baca: Efesus 2:1-9

2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.

2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

2:3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.

2:4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,

2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita—oleh kasih karunia kamu diselamatkan—

2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,

2:7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah. —Efesus 2:8

Semua Diberikan Cuma-Cuma

Kafe Rendezvous di London memiliki penerangan yang bagus, sofa-sofa yang nyaman, dan aroma kopi yang semerbak. Yang tidak dimilikinya hanyalah daftar harga. Kafe tersebut awalnya merupakan bisnis yang dikelola sebuah gereja lokal. Namun, kafe itu berubah setelah setahun berjalan. Para pengelola kafe merasa bahwa Allah memanggil mereka untuk melakukan sesuatu yang radikal—menyajikan semua makanan dan minuman yang ada di menu secara cuma-cuma. Kini kamu dapat memesan kopi, kue, atau roti isi tanpa membayar sepeser pun. Kotak donasi pun tidak tersedia. Semua yang disajikan itu diberikan cuma-cuma.

Saya bertanya kepada manajer kafe itu tentang motivasi dari kemurahan hati mereka. “Kami hanya berusaha memperlakukan siapa saja sebagaimana Allah telah memperlakukan kami,” katanya. “Allah terus memberi, baik kita berterima kasih kepada-Nya atau tidak. Dia begitu bermurah hati kepada kita, jauh melampaui apa pun yang dapat kita bayangkan.”

Yesus Kristus telah mati demi menyelamatkan kita dari dosa dan mendamaikan kita dengan Allah. Dia telah bangkit dari kematian dan hidup selamanya. Karena alasan itulah, setiap kesalahan yang telah kita lakukan dapat diampuni, dan kita dapat memiliki hidup baru sekarang (Ef. 2:1-5). Dan salah satu hal yang paling menakjubkan tentang itu adalah bahwa semua itu diberikan cuma-cuma. Kita tidak akan pernah dapat membayar hidup baru yang Yesus berikan. Tidak ada andil apa pun yang bisa kita tambahkan (ay.8-9). Seluruhnya diberikan cuma-cuma.

Ketika para pegawai di Kafe Rendezvous menyajikan kue dan kopi, mereka ikut menunjukkan kemurahan hati Allah kepada para pengunjung. Kamu dan saya menerima hidup kekal secara cuma-cuma karena Yesus telah lunas membayar harganya. —Sheridan Voysey

Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma. —Wahyu 22:17

Hidup kekal adalah pemberian cuma-cuma yang boleh diterima siapa saja.

Bacaan Alkitab Setahun: Hosea 5-8 dan Wahyu 2

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

29 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!