Pergumulanku untuk Melepaskan Diri dari Jeratan Dosa Seksual

Oleh Aimee*

Aku adalah seorang perempuan berusia 20 tahun yang memiliki riwayat jatuh ke dalam dosa seksual sejak SMP.

Kisah ini bermula saat aku duduk di kelas 2 SMP. Waktu itu aku berpacaran dengan teman gerejaku yang juga melayani sebagai pemain keyboard. Statusnya sebagai pelayan di gerejaku membuat berpikir bahwa dia adalah lelaki yang baik dan pasti menghargaiku sebagai seorang perempuan. Tapi, nyatanya tidak sama sekali.

Suatu ketika, saat kedua orangtuaku sedang tidak berada di rumah, dia datang menemuiku. Awalnya kami mengobrol seperti biasa. Tapi, kemudian dia mulai melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya dia lakukan dalam berpacaran. Saat itu aku tidak bisa menolak ataupun berontak, dan setelah peristiwa itu aku jadi merasa jijik dengan tubuhku sendiri. Memang saat itu kami tidak sampai melakukan hubungan seksual. Tapi perlakuannya kepadaku hari itu menjadi awal dari kejatuhanku ke dalam dosa seksual. Tak lama setelah peristiwa itu, aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan pacaran dengannya karena aku takut terjadi hal-hal lain yang tidak kuinginkan.

Godaan untuk terjatuh semakin dalam ke dosa seksual pun kembali datang. Secara tak sengaja, aku melihat video porno di ponsel ayahku. Di satu sisi aku merasa jijik menonton video porno, tapi di sisi lainnya aku jadi semakin penasaran. Akhirnya, untuk memuaskan rasa ingin tahuku, aku pun membaca cerita-cerita porno. Tak berhenti sampai di situ, rasa ingin tahu itu kembali meningkat menjadi praktik masturbasi hingga aku duduk di kelas 1 SMA. Di masa-masa awal, setiap kali usai melakukan masturbasi, aku diliputi rasa bersalah kemudian berjanji untuk tidak melakukannya lagi. Namun, seakan menjadi sebuah siklus, tetap saja aku tergoda untuk melakukan masturbasi.

Masturbasi yang kulakukan itu membuatku merasa jijik dengan diriku sendiri hingga aku memutuskan untuk berhenti dari melakukan praktik ini. Namun, walaupun aku telah berhenti melakukan masturbasi, aku tetap jatuh ke dalam dosa imajinasi seks sampai aku duduk di semester 4 kuliah.

Aku baru mengalami lahir baru saat duduk di semester pertama kuliah. Sejak saat itulah aku mulai mengerti tentang bersaat teduh setiap hari. Akan tetapi, itu tidak menolongku untuk bisa berhenti berimajinasi tentang seks. Aku berusaha untuk mengatasi pergumulan ini seorang diri. Aku mengikuti seminar tentang pornografi, membaca artikel-artikel tentang bagaimana bisa lepas dari dosa seksual, dan tentunya berdoa meminta pertolongan Tuhan serta berkomitmen untuk disiplin saat teduh dan berdoa. Akan tetapi, usaha-usahaku itu tidak membuahkan hasil. Malahan, aku merasa bahwa hubungan pribadiku dengan Allah menjadi hilang. Di satu sisi aku bersaat teduh dan melayani Tuhan di persekutuan. Tapi, di sisi lainnya aku tetap terjerat di dalam dosa seksual. Aku merasa diriku seperti orang yang munafik.

Aku merasa putus asa dan tak tahu lagi harus melakukan apa untuk melepaskan diriku dari jeratan dosa seksual. Dalam kondisi inilah akhirnya aku berdoa sambil bersujud kepada Allah, sesuatu yang sebelumnya jarang kulakukan. Dalam doa, aku menangis karena aku merasa lelah sekali untuk berjuang melepaskan diri dari jeratan dosa ini. Sampai di titik ini aku menyadari bahwa usahaku melepaskan diri dari dosa ini sendirian tidak membuahkan hasil. Semakin aku merasa mampu menyelesaikan pergumulan dosa ini sendirian, justru semakin aku tidak mampu membereskannya. Akhirnya, dengan pertolongan Tuhan, aku memberanikan diri untuk menceritakan pergumulan ini kepada kakak rohaniku walaupun di dalam hatiku aku merasa malu untuk menceritakannya.

Ketika kakak rohaniku mengetahui pergumulanku, dia tidak menghakimiku, malahan menanggapiku dengan penuh kasih. Dia mengingatkanku tentang anugerah Allah melalui Kristus yang mati di kayu salib. Allah tahu bahwa manusia tidak akan pernah mampu menyelesaikan dosanya sendiri, oleh karena itu Dia menganugerahkan Kristus untuk membebaskan manusia dari dosa. Ketika aku menerima Kristus sebagai juruselamatku, dosa-dosaku dihapuskan (1 Yohanes 1:9) . Akan tetapi, aku tetap perlu berjuang untuk tidak lagi melakukan dosa.

Setelah bercerita dengan kakak rohaniku, aku jadi teringat akan firman Tuhan yang pernah disampaikan dalam sebuah ibadah di persekutuan tempatku melayani. “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang kukehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat” (Roma 7:15).

Ketika aku mempelajari kembali perkataan Paulus yang tertulis secara lengkap di kitab Roma 7:13-26, aku mendapati bahwa aku masih hidup sebagai orang yang tidak merdeka. Aku mengizinkan dosa menawan diriku, dan sebagaimanapun perjuanganku untuk melawan dosa, pada kenyataannya aku selalu jatuh kembali karena pada dasarnya aku adalah orang berdosa. Oleh karena itu, satu-satunya Pribadi yang dapat menyucikan dan melepaskanku dari jeratan dosa adalah Kristus.

Sejak saat itu, aku tidak lagi mengandalkan kekuatanku sendiri untuk berjuang lepas dari jerat dosa seksual ini. Dengan pertolongan Allah dan bimbingan kakak rohaniku, perlahan-lahan aku mampu bangkit. Ketika aku mulai kembali tergoda untuk melakukan masturbasi, aku mengingat firman-Nya supaya aku tidak melakukan dosa. Pada akhirnya, aku menyadari bahwa perjuangan yang seharusnya kulakukan adalah dengan bersandar pada anugerah Allah, bukan pada usaha-usahaku semata yang kulakukan tanpa melibatkan Allah.

Perjuangan untuk melepaskan diri dari jerat dosa bukanlah perkara yang mudah, tetapi bukan pula mustahil. Ketika aku sedang menikmati saat teduhku, melalui firman Tuhan dalam Mazmur 51, aku diingatkan bahwa Daud pun pernah jatuh ke dalam dosa, tetapi Allah memakai Daud menjadi alat-Nya bagi Israel. Daud begitu menyesali perbuatannya hingga ia berseru: “Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!” (Mazmur 51:3).

Aku bersyukur kepada Allah karena pertolongan-Nya sajalah aku bisa dimerdekakan dari dosa. Walaupun aku telah jatuh berkali-kali ke dalam dosa yang sama, Allah menyadarkanku bahwa betapa Dia mencintaiku dan Dia ingin aku kembali kepadanya. “Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah” (Roma 5:6).

Sampai saat ini aku tidak lagi melakukan praktik masturbasi. Tetapi, ketika aku sedang lemah, seringkali dosa untuk berimajinasi tentang seks kembali datang dan menggodaku. Namun, setiap kali godaan itu datang, aku berusaha mengingat nasihat dan firman yang Allah nyatakan melalui saat teduhku dalam Mazmur 51. Aku hanya bisa berdecak kagum pada karya Allah dalam hidupku yang telah membebaskanku dari jeratan dosa seksual. Seperti pemazmur yang kagum akan Allah, demikian juga aku hendak berkata:

“Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu ya Allah! Betapa besar jumlahnya!” (Mazmur 139:17).

Terpujilah Allah karena kasih-Nya!

*bukan nama sebenarnya

Baca Juga:

#Selfie

Aku adalah seorang yang ketagihan selfie. Buatku, selfie ini sangat menarik. Aku bisa menunjukkan kepada teman-teman di media sosialku tentang aktivitas dan prestasi yang telah kuraih. Begitu menyenangkan rasanya. Akan tetapi, pada akhirnya aku menyadari bahwa di balik ketagihanku berselfie, ada satu hal yang sejatinya sedang kulupakan.

Bagikan Konten Ini
92 replies
Newer Comments »
  1. Putra
    Putra says:

    Syalom, saya juga seorang yang sedang bergumul dalam dosa yg sama, dan selalu mengandalkan diri sendiri utk bangkit krn saya tdk tahu ingin cerita kpd siapa, bisakah berikan saran utk lepas dr pergumulan ini

  2. Yusuf
    Yusuf says:

    @Putra

    Saya jg dulu jatoh k dosa yang sama, suka nonton pornografi dan mansturbasi. Tapi seperti kata penulis artikel di atas “Pada akhirnya, aku menyadari bahwa perjuangan yang seharusnya kulakukan adalah dengan bersandar pada anugerah Allah, bukan pada usaha-usahaku semata yang kulakukan tanpa melibatkan Allah.”

    Kita ga akan mampu buat Lepasin dr dosa pake usaha kita, cuma bisa percaya dan menyerahkan seluruhNya kepada Tuhan. Dan satu lagi kita juga hrus berani ambil langkah dan terbuka, menceritakan pergumulan kita ke orang yg lebih dewasa rohaninya dari kita (mentor). Keterbukaan adalah awal dari pemulihan 🙂

    In ad link kotbah Joseph Prince tentang anugrah Tuhan, smoga membantu 🙂
    https://youtu.be/h2c0SbFim6w

  3. Susanto
    Susanto says:

    Aku jg sering jatuh dlm dosa ini. Tp untuk menang dr dosa ini kt mengandalkannTuhan dan lari dr dosa ini , menjauh dr dosa ini. Aku berusaha untuk tdk becanda soal sexsual , memikirkan, membayangkan hal2 Sexsual. Pengalaman pribadiku godaan ini tdk bs di tengking ataupun dilawan, haya bs menjauh dan jgn di sentuh

  4. Natalia Tri Milenia Situmorang
    Natalia Tri Milenia Situmorang says:

    Saya sangat bersyukur hari ini bisa membaca kisah sharing ini. Sebab pergumulan ini juga yang selalu membayangi saya.. Saya memang belum sejauh itu. Tapi saya tergoda oleh cerita teman teman yang mengajak saya untuk mencobanya. Terimakasih sudah menguatkan iman saya

  5. Niko
    Niko says:

    Terima kasih sharingnya. Pengalamanmu sama dengan yang aku alami. Usaha yg kamu lakukan juga sudah kulakukan akan tetapi, jujur, sampai sekarang blm membuahkan hasil. Ga ngerti akan sampai kapan seperti ini. Sudah terbuka dgn kakak rohani, berjanji dgn Tuhan utk berhenti (walaupun ttp jatuh lagi), tetapi hasilnya sama. Bahkan aku menganggap Tuhan sudah bosan dgn janji yg ribuan kali aku ucapkan

  6. fanly simarmata
    fanly simarmata says:

    Jujur beberapa menit sebelum membaca artikel saya telah melakukan dosa sperti yang diceritakan diatas.Saya merasa terberkati atas artikel ini, dan saya mengingat bahwa kurang dari 1 minggu sebelumnya saya sudah berkomitmen kepada Tuhan untuk tidak melakukan dosa itu lagi sampai saya menangis dalam doa saya. Dan kenyataanya saya mengulanginya lagi, namun saya akan terus berdoa dan berusaha dengan pertolonganNya untuk melawan dosa tersebut. Mari kita berjuang bersama-sama di dalam Dia!

  7. Mawar
    Mawar says:

    Aku harap Tuhan ga bosan mendengar penyesalan kita. Memang setelah di dalam Tuhan kita masih berbuat dosa meski intensitasnya makin berkurang. Kadang juga saya tdk tau kenapa muncul hasrat seperti itu pdhl hal itu tdk benar2 kita ingini. Sungguh anugerahNya begitu besar, meski kita jatuh berkali kali tp Tuhan Yesus masih membimbing kita.

  8. Pije
    Pije says:

    Bersyukur sekali melihat perjuangan saudara-saudariku. Aku juga terjerat dalam dosa yang sama sampai sekarang, persis, aku merasakan diriku munafik.. Ayuk, berjuang dalam Allah!

  9. Nando
    Nando says:

    Sungguh dan sungguh menakjubkan, sukses selalu kawan, jangan menyerah dan jangan putus asa. Mari kita sama-berjuang bersama Kristus

    Tuhan memberkati!!!

    Tetap semangat di dalam Tuhan kawan !!!

  10. Alfredo
    Alfredo says:

    Thanks buat tulisannya , sangat memberkati dan menginspirasi kami yang punya pergunulan yang sama utk jgn menyerah atas intimidasi iblis lewat dosa seks.
    Pergumulan utk pemulihan atas dosa seks adalah anugerah dan kasih Allah yg luar biasa.
    Saya juga masih berjuang utk bisa lepas dari belenggu dosa seks .
    Jika ada yg bersedia menjadi mentor Rohani utk saya , saya akan senang sekali.
    Boleh email saya di : m.alfredo.hitioeuw@gmail.com
    Tuhan Yesus berkati kita semua.

  11. Alfredo
    Alfredo says:

    Pergumulan utk pemulihan atas dosa seks adalah anugerah dan kasih Allah yg luar biasa.
    Saya juga masih berjuang utk bisa lepas dari belenggu dosa seks .
    Jika ada yg bersedia menjadi mentor Rohani utk saya , saya akan senang sekali.
    Boleh email saya di : m.alfredo.hitioeuw@gmail.com
    Tuhan Yesus berkati kita semua.

  12. Alfredo
    Alfredo says:

    Pergumulan
    Saya juga masih berjuang utk bisa lepas dari belenggu dosa seks .
    Jika ada yg bersedia menjadi mentor Rohani utk saya , saya akan senang sekali.
    Boleh email saya di : m.alfredo.hitipeuw@gmail.com
    Tuhan Yesus berkati kita semua.

  13. diana
    diana says:

    syallom…
    kak aku juga mengalami hal yang sama dengan kakak. Namun sampai sekarang aku masih belom bisa lepas dari dosa seksual. Aku juga sudah melakukan hal yg kakak lakukan tapi masih belom bisa juga.
    aku sudah putus asa.
    awal aku mengenal dunia seksual sejak aku masih kecil,ada tetangga ku yg melakukannya sama ku dan aku takut untuk memberitahukannya sama orangtua ku . ditambah lagi waktu aku pacaran itu semakin membuat keadaanku parah walau tidak melakukannya tapi ia seolah-olahmembuat aku berimajinasi tentang seksual. hingga membuat aku melakukan masturbasi sampai sekarang.
    kak aku minta didoakan untuk bisa lepas dari itu semua.

    terimakasih, Tuhan memberkati.

  14. Ardy
    Ardy says:

    Kesaksian yg sangat jujur, sy pun mempnyai kebiasaan yg sama, kadang merasa diri ini munafik dan sok suci, hr mggu ke gereja, berdoa, saat teduh tapi disisi lain melakukan dosa yg terus berulang, tobat-kumat, tobat-kumat, capek. Smoga Tuhan ga prnh bosen.

  15. Nelty
    Nelty says:

    Saya juga mengalami hal yg sama seperti yang diceritakan. Sudah bebrapa kali sy berjanji pada Tuhan, namun akhirnya sy jatuh lagi pd dosa yg sama. Sy mrasa berdosa stelah melakukannya.

  16. Axel Sasela
    Axel Sasela says:

    Alangkah baiknya kita yang punya masalah ini saling mendukung, dan langkah sederhana yang bisa kita ambil salah satunya adalah kita bisa buat grup wa arw fb spaya kita bisa saling sharing dan menguatkan..

  17. Yohana .s
    Yohana .s says:

    Saya juga merasa munafik. Saya bingung harus cerita ke siapa? Sekeluarga saya rasanya tidak ada yg bisa saya ceritakan karna suatu alasan :’)

  18. Vya nvy
    Vya nvy says:

    Jujur sebelum saya membaca artikel ini, saya telah melakukan dosa yang sama… dan itu bukan pertama kalinya , karena sebelumnya saya sudah pernah melakukan dosa ini, setelah melakukan-nya merasa bersalah lalu minta ampun sama Tuhan, dan jatuh lagi ke dalam dosa ini. Saya lelah sama diri saya sendiri, sampai – sampai membuat saya berpikir ” apa Tuhan benar – benar mengampuni saya? ” dan sesudah saya membaca ini, saya menyadari sesuatu ternyata bukan saya saja yang terjerat dalam dosa ini, dan hal ini membuat saya tergerak untuk saling mendoa -kan saudara seiman saya, supaya bisa terlepas dari dosa ini 🙂

  19. Irianto
    Irianto says:

    Axel Sasela Ide kamu bagus gimana kalau kita buat grup di fb untuk saling menguatkan dan berbagi firman Tuhan

  20. N
    N says:

    Kalau boleh jujur saya juga struggle sama dosa dan sampai hari ini saya struggle dan saya tidak tahu harus cerita ke siapa karena takut dihakimi dll.

  21. Egy
    Egy says:

    Syallom..

    Bersyukur di situs ini saya bisa menemukan teman-teman yg sepergumulan dengan saya. Pertama kali saya terjerat dosa ini adalah ketika saya baru masuk SMP belasan tahun lalu. Tau rasanya masturbasi pun pada masa-masa itu.

    Ketika itu saya tidak tau apakah hal ini dosa atau tidak. Karena yg saya tau hal ini adalah nikmat dan melegakan pikiran. Beberapa saat sebelum menemukan artikel ini pun saya bermasturbasi. Saya tau ini salah. Tapi dorongannya begitu kuat.

    Siklusnya adalah melakukan, menyesal, cari artikel atau tutorial mengendalikan hawa nafsu/birahi, berkomitmen, sukses untuk beberapa minggu, lalu kembali melakukannya lagi.

    Semoga kita semua yg sekian lama bergumul bisa senantiasa kuat dalam melawan segala bentuk hawa nafsu khususnya imajinasi seks yg tak terkendali dan datang sewaktu-waktu. Tuhan Yesus memberkati.

  22. Fati
    Fati says:

    Sangat menginspirasi, saya juga merasakan hal yang sama
    Sampai sekarang saya terus berjuang
    Trimakasih untuk renungannya.

  23. Sabda
    Sabda says:

    Terimakasih atas kesaksian nya….saya org yg munafik dan mengandalkan diri sendiri bisa sadar, meskipun saya masih berjuang utk dosa seks juga…saya minta tolong doa teman-teman…

  24. Lilia
    Lilia says:

    Syallom!
    Terima kasih sharingnya!
    Wah sangat menguatkan sekali meskipun baru baca di 2019! Mari kita saling mendoakan dan menguatkan di dalam Kristus!

  25. Yuanz
    Yuanz says:

    Thank buat sharing nya…..
    Saya juga sama seperti saudari ini
    Saya selalu berimajinasi seks dan tidak dapat menahan godaan utk melakukan masturbasi
    Mohon kepada kakak2 sekalian utk mendoakan saya …

    Terima kasih Tuhan Yesus memberkati

  26. Yuda
    Yuda says:

    Syalom…. trimakasih Atas sheringnya Saya sangat dibekati dengan kesaksiannya, karena Saya juga sedang mengalami hal yang sama, saya sudah berulangkali jtuh kedlm dosa ini. Awalnya saya berfikir untuk berusaha melepaskan diri sendiri dari dosa ini, namun tetap saja dosa ini trus menjerat saya, semakin sya berusaha lepas dri dosa ini, dosa ini terus menjerat saya, sya tidak tau apa yang hrus Saya lakukan, saya sdh berdoa minta pengampunan berkali Kali ama Tuhan, tpi’ tetap aja dosa pornografi ini datang kembali lagi di pikiran sya, sya berfikir hrus gimana lagi” sampai sya berusaha mencari jawaban di internet tentang “bagiman Jika Seorang sudah lahir bru tpi tetap sjh jtuh ke dalam dosa” Saya searching ke segala situs tpi tidak menemukan jawaban yang pasti apa yang hurus sya lakukan Untuk lepas dri dosa ini. Hingga akhirnya sya membaca artikel ini dan sya sangat diberkati, Karena ini adalah langkah awal saya untuk lepas dari dosa pornorafi ini…

    Sekali lagi trima Kasih Untuk sheringnya..
    Saya sangat diberkati.
    Karena dari awal sya baca kisah Anda hampir mirip sama kehidupan sya…

  27. david
    david says:

    shalom,,
    terimakasih buat kesasksianya sangat memeberkati.
    saya mengalami hal yang sama dan sekarang saya lagi berjuang untuk melepaskan dosa itu semua, saya sudah cerita samua sama tuhan/ tapi saya pikir itu tidak mudah karena iblis selalu mencari titik kelamahan saya, dan saya selalu mengandalkan tuhan didalam hidupku. ayo saling mendoakan biar kita bisa sama2 meninggalkan dosa seksual.
    tuhan yesus memberkati
    shalomm

  28. Evan William
    Evan William says:

    Shalom, saya juga orang yg bergumul dengan dosa ini. Jatuh bangun di dosa ini sungguh melelahkan. Saya benar2 letih dgn keadaan jatuh bangun itu. Cerita anda sungguh menyadarkan saya, bahwa dalam pergumulan ku melawan dosa Onani dan Pornografi saya hanya mengandalkan diri sendiri, tekad yang kuat, tapi lupa bahwa saya mampu hanya dgn bersandar pada Tuhan Yesus. Di 2020 ini saya bertekad utk benar2 lepas dari dosa ini. Doakan saya.
    TERIMA KASIH

  29. Lisa
    Lisa says:

    Yg mencari artikel begini sudah pasti melakukan hal yang sama.
    Bgitu jg saya…
    Ada bnyak komen teman2 yg saya rasa sama dgn kasus saya jg. Sy muak dgn diri saya..
    Sy sudah bertobat dan lahir baru, bahkan tiap saat saya sering berdoa, tiap malam sy suka dgrkan khotbah pendeta2 diyoutube. Tiap minggu sy kegereja.
    Awalnya sy merasa berhasil mampu meninggalkan dosa pornografi dan dosa seksual masturbasi. Namun disuatu saat ada dorongan nafsu yg bgitu kuat..terlebih lagi sy sudah menikah. Tp ketika suami tdk ada, sy menonton lagi adegan porno dan melakukan masturbasi. Lalu setelah itu saya benar2 merasa tdk berguna dan tdk layak lagi dihadapan Tuhan Yesus. Saya menangis sejadi2nya..
    Penyesalah itu terlalu dalam hingga merasa aq tak layak hidup didunia ini.
    Rasanya bertanya2 masihkah saya diampuni, masihkah saya layak dihadapanNya??.
    Namun ada pikiran yg membuatku sadar. Bhwa aku jika masih aku bernafas hari ini, artinya Tuhan masih memberi kesempatan untuk bertobat, menyesali dan memperbaiki diri dan teruslah menjauhi dosa.
    Sebab, mau apa lagi coba larut dalam kesedihan penyesalan tdk akan mengubah yg sudah terjadi. Merasa diri tidak layak lalu menjauh dr Tuhan jg lebih bodoh lagi. Jadi, meski kita jatuh dan terus jatuh dalam dosa tetaplah mengharap pengampunan pada Tuhan Yesus, yakinlah Ia masih menyayangi kita.
    Aku berdoa, semoga kita yg masih terjerat dlm dosa seksual ini dapat lepas. Dan terus menerus memperbaiki diri.
    Tuhan Yesus datang untuk kita memang untuk ini, Tuhan sudah tau kita bakal gak mampu gak berdosa meski sudah lahir baru dan bertobat.

  30. arie
    arie says:

    sangat luar biasa semua kesaksian dan kejujuran. ingat kita semua berdosa dan selama di dunia akan ada banyak cobaan. saya juga berdosa tapi setelah membaca semua kesaksian maka saya sadar, ternyata iblis memakai cara yg sama untuk menyesatkan…. membuat kita menjadi orang yg munafik, di luar kelihatan baik tetapi di dalamnya busuk… jangan mau kalah dengan cobaan yg di buat si iblis… ayo berubah, dan saya juga akan berubah…. cobaan selalu datang, jangan biarkan iblis menang, akui kesalahan dan tetap mencari Tuhan. Jujur setelah membaca semua kesaksian, saya makin di kuatkan, padahal pergumulan kita sama, dan pertanyaan kita sama… apa kita masih layak…. ternyata ini yg iblis mau… agar kita makin merasa bersalah dan makin jauh dari Tuhan…. ayo lawan iblis… sama sama kita berdoa dan semakin bertekun… ingat, iblis pasti memakai cara yg sama.. ayo lawan terus… pasti bisa…. Tiada yg mustahil bagi Tuhan. (pornografi itu merupakan candu, karena kita merasa nikmat. cara ini yg paling ampuh di pakai iblis agar kita bersalah dan bersalah karena sudah kecanduan =” lawan, hapus hayalan pornografi dalam pikiran/jangan mau terbujuk dalam kenikmatan yg menyesatkan, jauhkan pencarian porno lewat hp/komputer, tetap melakukan aktifitas yg positif, jauhkan suatu candaan yg berbau pornografi, isi waktu luang dengan berolahraga) ayo bangkit, ayo bangkit, ayo bangkit…. lawan lawan lawan…. jatuh???? bangun lagi “selama masih bernafas, itu artinya waktu yg di berikan Tuhan untuk kita bertobat… Tuhan ingin kita bertobat…” ingat saya juga beedosa tetapi saya sadar setelah membaca semua kesaksian diatas, iblis bekerja dengan cara yg sama dan memberi efek candu dalam pornografi… ayo lawan… ayo lawan…. Tangan Tuhan masih terbuka, mari kita sama sama bertobat…. dan katakan “Di dalam nama Tuhan Yesus, iblis dikalashkan… Di dalam nama Tuhan Yesus aku pasti menang”

  31. Puput
    Puput says:

    Terima kasih, Artikel ini memberikan saya pengertian yang luar biasa bahwa Tuhan setia, menunggu anak nya yg terjerat dalam segala dosa, termasuk dosa pornografi dan seks. Jujur saya juga sama, melakukan dosa ini. Sudah saya lakukan semua yg saya pikir membantu saya (mengandalkan kekuatan sendiri). Namun Tuhan pasti tolong saya, kamu, dan kita.
    Semoga kita diberikan kekuatan yang daripada Tuhan untuk membebaskan diri dari dosa ini. Semangat buat kita semua
    Gbu

  32. Nana
    Nana says:

    Sy seorng ibu rumah tangga mengalami hal yg sama, sy pernah mengalami pelecehan sex sewaktu masih kecil sehingga membuat sy terjerat dlm dosa marstubasi. Sampai sy menikahpun itu tdk pernah lepas, sampai dimana sy mengalami pertobatan dan menceritakan dosa sy kpd seorang hamba Tuhan. Bahwa saya jng memikirkan apa yg dulu pernah saya alami dan mengampuni.
    Sy bisa lepas krn dr kekuatan Tuhan, memiliki hubungan pribadi bersama Tuhan pagi dan malam, krn klo roh kita lemah maka daging yg akan menguasai, taruh mindset :
    – Tuhan sangat mengasihi kita
    – saya manusia berdosa tp tidak tinggal didlm dosa.
    – Hapus medsos yg membuat kita jatuh.

    Tidak mudah lepas dr dosa tsb, tp jng mudah menyerah dan merasa bahwa kita tidak layak, semakin memikirkan kita tidak layak dihadapan Tuhan semakin kita jatuh, karena akan berpikir “sekalian sj jatuh”. Punya perasaan bersalah boleh tp dlm menyembah Tuhan tetap lakukan , krn FT berkata
    ” Biar smua yg bernafas memuji Tuhan ” Percaya pasti Tuhan memampukan kita untuk tidak tinggal didalam dosa.

  33. There
    There says:

    Saya jujur saya juga sedang berusaha berjuang melawan hal yang sama. Saya sudah mau hidup bertobat sama Tuhan tetapi baru saja saya gagal lagi karena saya kembali jatuh dalam dosa mastrubasi dan pornografi. (Bahkan 2 hari sebelumnya saya jatuh dalam dosa yang sama) saya merasa menjadi orang yang paling munafik, saya merasa tidak pantas bahkan saya kecewa kepada diri saya sendiri. Saya tidak tahu harus berbuat apa lagi

  34. Suwarti sepcianna
    Suwarti sepcianna says:

    Shalom
    Aku takjub lihat kejujurannya dan perjungannya. Jujur aku juga lagi ngalamin itu tapi belum bisa lepas sampai sekarang aku gatau mau gmana lepasin semua aku mau ninggalin tapi susah. Tolong bimbingannya

  35. Jojo
    Jojo says:

    Demikian pun ku juga memiliki permasalahan yang sama akan dosa ini, mungkin hampir 10 tahun cukup lama dan pada akhirnya seharusnya pernikahan jalan keluarnya untuk dosa ini.

  36. Mikhaleonov
    Mikhaleonov says:

    Saya mau bernazar jika saya sudah dilepaskan dari dosa ini, saya ingin membantu melayani teman2 yang masih belum bisa lepas dr ikatan dosa yang sama, di dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juru Selamat. Mari sama2 saling mendoakan

  37. Dwi Setiadi
    Dwi Setiadi says:

    Sungguh kesaksian yang luar biasa.
    Saya mengalami hal yang sama, akak tetapi saya blm bisa melepaskan dosa seksual ini. Semua cara sudah saya lakukan, termasuk puasa, meninggalkan medsos, tdk berpikir hal negatif berbau pornografi, dan selalu berdoa.
    Tapi, saya tetap jatuh kedalam dosa yg sama. Saya merasa menyesal dan berdosa. Tetapi kasih Tuhan yg selalu menguatkan. Daging lemah. Kita hnya bsa mengandalkan Tuhan. Karena kekuatan kita sndri sulit rasanya lepas dri itu.
    Saya minta doanya pada teman2 seiman agar kita bisa benar2 lepas dri jerat dosa pornografi ini. Tuhan itu baik dan penuh kasih. Amin

  38. Ganis jabat
    Ganis jabat says:

    Saya juga mengalami hal yg sama.sedang berjuang agar terlepas dari dosa perjinahan ini..berulang ulang berjanji memohon dan berteniat tp slalu aja gagal dan lebih kuat godaan setan..
    Setelah membaca artikel ini mudah2 an saya bisa mengandalkan Tuhan bukan kemampuanku sendiri..
    Trimksih buat teman2 yy saling mendukung ke yang lebih baik..

    Aminnn

  39. Gian Adi P.
    Gian Adi P. says:

    Shalom.. Saya juga pernah yg sama, sebelum saya setia Tuhan Yesus tapi dulu waktu saya masih SMP sampai sekarang saya masih lemas selalu gara2 iblis suka cara sama saya menyesatkan suka pornografi tiba2 saya diri baru sadar, saya dalam berdosa besar langsung nangis..sekarang saya mau cara melaku bertobat baik gimana? tolongmu ngajar sama saya mau belajar lagi nanti akan saya harus berjuang lawan iblis.. Terimakasih buat teman2 semua.
    Tuhan memberkati..

  40. DAVID
    DAVID says:

    Saya juga mengalami pergumulan yg sama dan bolak-balik melakukannya.
    Akhirnya saya pikir-pikir, saya tdk boleh seperti ini terus.
    Maka saya pun meminta dlm doa saya agar cepat diberikan jodoh.

    Jadi agar terhindar dari dosa seperti itu, menikahlah.
    Dan minta kpd Tuhan agar diberikan jodoh yg takut akan Tuhan.
    Syalom

  41. Dikson
    Dikson says:

    Hallo teman2 semua,
    Sy Sangat bersyukur Krena Ada teman2 yg punya pergumulan yg sama dgan sy saat ini, Dan bisa berbagi pengalaman bersama, jujur bahwa sy sudh brulang Ulang Kali jatuh Dalam dosa Pornografi, sudah berdoa minta ampun lalu selang beberpa waktu sy jatuh lagi, sy pernah Ada di satu titik bahwa Tuhan Yesus pasti tdk mau mngampuni sy lagi krena Sy bgtu Hina di hadapan Tuhan,
    Butuh solusi dari teman2 semua🙏
    Tuhan mmberkati 🙏

  42. IFSN
    IFSN says:

    Tuhan Yesus maha Pengampun dan Dia sangat mengasihi saya, walaupun saya berkali kali mengaku dosa dan berkali kali pula saya jatuh lagi ke dosa yang sama…
    Saya sadar, setan paling tahu titik lemah saya… dan saya tidak sanggup melawannya sendirian… terima kasih untuk artikel dan komentar2 dari teman2 yang juga mengalami pergumulan yang sama… semoga Tuhan memberikan jalan bagi kita semua, untuk merasakan kasih sejati dari Nya dan kita semua terlepas dari kasih semu yang dunia tawarkan melalui dosa seksual yang selama ini menjerat kita… Tuhan Yesus memberkati dan mencintaimu…

  43. Nini. P
    Nini. P says:

    Tuhan Yesus begitu luar biasa, beberapa menit sblm membaca artikel ini, saya memiliki hasrat lagi untuk jatuh kedalam seks setelah 1 minggu ini sy mencoba menahannya. saya sadar bahwa saya tdk mengandalkan Dia dlm melepaskan jerat dosa ini. Saya sangat bersyukur krn kemurahanNya melalui tulisan ini, menegur saya kalau saya tdk bisa lepas dri dosa ini tanpa pertolongan Tuhan. Saya sangat bersyukur krn saat ini sy bisa dikuatkan kembali olehNya. Tuhan Yesus amat baik bagiku. Mari kita sama-sama berjuang di dalam Tuhan Yesus 🙂

Newer Comments »

Bagikan Komentar Kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *