Pergumulanku untuk Melepaskan Diri dari Jeratan Dosa Seksual

Oleh Aimee*

Aku adalah seorang perempuan berusia 20 tahun yang memiliki riwayat jatuh ke dalam dosa seksual sejak SMP.

Kisah ini bermula saat aku duduk di kelas 2 SMP. Waktu itu aku berpacaran dengan teman gerejaku yang juga melayani sebagai pemain keyboard. Statusnya sebagai pelayan di gerejaku membuat berpikir bahwa dia adalah lelaki yang baik dan pasti menghargaiku sebagai seorang perempuan. Tapi, nyatanya tidak sama sekali.

Suatu ketika, saat kedua orangtuaku sedang tidak berada di rumah, dia datang menemuiku. Awalnya kami mengobrol seperti biasa. Tapi, kemudian dia mulai melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya dia lakukan dalam berpacaran. Saat itu aku tidak bisa menolak ataupun berontak, dan setelah peristiwa itu aku jadi merasa jijik dengan tubuhku sendiri. Memang saat itu kami tidak sampai melakukan hubungan seksual. Tapi perlakuannya kepadaku hari itu menjadi awal dari kejatuhanku ke dalam dosa seksual. Tak lama setelah peristiwa itu, aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan pacaran dengannya karena aku takut terjadi hal-hal lain yang tidak kuinginkan.

Godaan untuk terjatuh semakin dalam ke dosa seksual pun kembali datang. Secara tak sengaja, aku melihat video porno di ponsel ayahku. Di satu sisi aku merasa jijik menonton video porno, tapi di sisi lainnya aku jadi semakin penasaran. Akhirnya, untuk memuaskan rasa ingin tahuku, aku pun membaca cerita-cerita porno. Tak berhenti sampai di situ, rasa ingin tahu itu kembali meningkat menjadi praktik masturbasi hingga aku duduk di kelas 1 SMA. Di masa-masa awal, setiap kali usai melakukan masturbasi, aku diliputi rasa bersalah kemudian berjanji untuk tidak melakukannya lagi. Namun, seakan menjadi sebuah siklus, tetap saja aku tergoda untuk melakukan masturbasi.

Masturbasi yang kulakukan itu membuatku merasa jijik dengan diriku sendiri hingga aku memutuskan untuk berhenti dari melakukan praktik ini. Namun, walaupun aku telah berhenti melakukan masturbasi, aku tetap jatuh ke dalam dosa imajinasi seks sampai aku duduk di semester 4 kuliah.

Aku baru mengalami lahir baru saat duduk di semester pertama kuliah. Sejak saat itulah aku mulai mengerti tentang bersaat teduh setiap hari. Akan tetapi, itu tidak menolongku untuk bisa berhenti berimajinasi tentang seks. Aku berusaha untuk mengatasi pergumulan ini seorang diri. Aku mengikuti seminar tentang pornografi, membaca artikel-artikel tentang bagaimana bisa lepas dari dosa seksual, dan tentunya berdoa meminta pertolongan Tuhan serta berkomitmen untuk disiplin saat teduh dan berdoa. Akan tetapi, usaha-usahaku itu tidak membuahkan hasil. Malahan, aku merasa bahwa hubungan pribadiku dengan Allah menjadi hilang. Di satu sisi aku bersaat teduh dan melayani Tuhan di persekutuan. Tapi, di sisi lainnya aku tetap terjerat di dalam dosa seksual. Aku merasa diriku seperti orang yang munafik.

Aku merasa putus asa dan tak tahu lagi harus melakukan apa untuk melepaskan diriku dari jeratan dosa seksual. Dalam kondisi inilah akhirnya aku berdoa sambil bersujud kepada Allah, sesuatu yang sebelumnya jarang kulakukan. Dalam doa, aku menangis karena aku merasa lelah sekali untuk berjuang melepaskan diri dari jeratan dosa ini. Sampai di titik ini aku menyadari bahwa usahaku melepaskan diri dari dosa ini sendirian tidak membuahkan hasil. Semakin aku merasa mampu menyelesaikan pergumulan dosa ini sendirian, justru semakin aku tidak mampu membereskannya. Akhirnya, dengan pertolongan Tuhan, aku memberanikan diri untuk menceritakan pergumulan ini kepada kakak rohaniku walaupun di dalam hatiku aku merasa malu untuk menceritakannya.

Ketika kakak rohaniku mengetahui pergumulanku, dia tidak menghakimiku, malahan menanggapiku dengan penuh kasih. Dia mengingatkanku tentang anugerah Allah melalui Kristus yang mati di kayu salib. Allah tahu bahwa manusia tidak akan pernah mampu menyelesaikan dosanya sendiri, oleh karena itu Dia menganugerahkan Kristus untuk membebaskan manusia dari dosa. Ketika aku menerima Kristus sebagai juruselamatku, dosa-dosaku dihapuskan (1 Yohanes 1:9) . Akan tetapi, aku tetap perlu berjuang untuk tidak lagi melakukan dosa.

Setelah bercerita dengan kakak rohaniku, aku jadi teringat akan firman Tuhan yang pernah disampaikan dalam sebuah ibadah di persekutuan tempatku melayani. “Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang kukehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat” (Roma 7:15).

Ketika aku mempelajari kembali perkataan Paulus yang tertulis secara lengkap di kitab Roma 7:13-26, aku mendapati bahwa aku masih hidup sebagai orang yang tidak merdeka. Aku mengizinkan dosa menawan diriku, dan sebagaimanapun perjuanganku untuk melawan dosa, pada kenyataannya aku selalu jatuh kembali karena pada dasarnya aku adalah orang berdosa. Oleh karena itu, satu-satunya Pribadi yang dapat menyucikan dan melepaskanku dari jeratan dosa adalah Kristus.

Sejak saat itu, aku tidak lagi mengandalkan kekuatanku sendiri untuk berjuang lepas dari jerat dosa seksual ini. Dengan pertolongan Allah dan bimbingan kakak rohaniku, perlahan-lahan aku mampu bangkit. Ketika aku mulai kembali tergoda untuk melakukan masturbasi, aku mengingat firman-Nya supaya aku tidak melakukan dosa. Pada akhirnya, aku menyadari bahwa perjuangan yang seharusnya kulakukan adalah dengan bersandar pada anugerah Allah, bukan pada usaha-usahaku semata yang kulakukan tanpa melibatkan Allah.

Perjuangan untuk melepaskan diri dari jerat dosa bukanlah perkara yang mudah, tetapi bukan pula mustahil. Ketika aku sedang menikmati saat teduhku, melalui firman Tuhan dalam Mazmur 51, aku diingatkan bahwa Daud pun pernah jatuh ke dalam dosa, tetapi Allah memakai Daud menjadi alat-Nya bagi Israel. Daud begitu menyesali perbuatannya hingga ia berseru: “Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!” (Mazmur 51:3).

Aku bersyukur kepada Allah karena pertolongan-Nya sajalah aku bisa dimerdekakan dari dosa. Walaupun aku telah jatuh berkali-kali ke dalam dosa yang sama, Allah menyadarkanku bahwa betapa Dia mencintaiku dan Dia ingin aku kembali kepadanya. “Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah” (Roma 5:6).

Sampai saat ini aku tidak lagi melakukan praktik masturbasi. Tetapi, ketika aku sedang lemah, seringkali dosa untuk berimajinasi tentang seks kembali datang dan menggodaku. Namun, setiap kali godaan itu datang, aku berusaha mengingat nasihat dan firman yang Allah nyatakan melalui saat teduhku dalam Mazmur 51. Aku hanya bisa berdecak kagum pada karya Allah dalam hidupku yang telah membebaskanku dari jeratan dosa seksual. Seperti pemazmur yang kagum akan Allah, demikian juga aku hendak berkata:

“Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu ya Allah! Betapa besar jumlahnya!” (Mazmur 139:17).

Terpujilah Allah karena kasih-Nya!

*bukan nama sebenarnya

Baca Juga:

#Selfie

Aku adalah seorang yang ketagihan selfie. Buatku, selfie ini sangat menarik. Aku bisa menunjukkan kepada teman-teman di media sosialku tentang aktivitas dan prestasi yang telah kuraih. Begitu menyenangkan rasanya. Akan tetapi, pada akhirnya aku menyadari bahwa di balik ketagihanku berselfie, ada satu hal yang sejatinya sedang kulupakan.

Bagikan Konten Ini
89 replies
« Older Comments
  1. Tyo
    Tyo says:

    Puji Tuhan, dg berbagi pengalaman seperti ini sy merasa tdk sendirian. Sy seperti mendapat support untuk sy semakin ingin kembali mendekatkan diri pada Tuhan. Sy berkali” minta ampun sama Tuhan, tp berkali” jg sy kembali jatuh kedalam dosa yg sama. Sy pengen buat komitmen sama Tuhan, gk bakalan sy ulangi lg apa yg sdh sy perbuat. Pornografi, masturbasi pengen sy tinggalin. Sy percaya, pertolongan Tuhan akan nyata. Selalu libatkan Tuhan dlm setiap pergimulan yg kita alami. Mari kita sama” berjuang bersama Tuhan Yesus😊. Tuhan Yesus memberkati

  2. Someone
    Someone says:

    Jujur aku katakan ya memang dosa utk porno, seks bebas dan onani ini sgt serius. Saya juga berdosa dan melakukan dosa ini. selalu jatuh dan bangun lagi padahal saya ini pelayan pimpin pujian di gereja. Saya menyesal dan berjanji utk tidak melakukan lagi tp masih jatuh di dalam dosa ini. Lebih-lebih lagi kekasih sy juga ketagih dgn onani dan porno pdhal sering ke gereja. Tp sekarang langkah pertama kami adalah stop phone sexting. berbincang hal yg bukan mengarah kpd dosa ini. kami jg ambil langkah utk cover lagu2 rohani dan x mau campur dgn dosa ini. saling mdorong utk baca firman dan berdoa. Masih blm pulih sepenuhnya ttp perjuangan ini harus diteruskan dan kami x mau lakukan seks sehingga kami menikah. Memang kita x mau lakukan dosa ini tetapi seringkali jatuh dan jatuh lagi. tapi satu hal ingatlah didalam kberdosaan kita Tuhan tetap masih mengasihani kita, mlayani kita dan memberi nafas kpd kita setiap hari. saya sharing ini bkn kerna sy baik tetapi kerna saya orang berdosa dan perlu Tuhan setiap hari. ini adalah komitmen sepanjang hidup kita. Jika anda tak mampu lagi, jgn berhenti mencari Tuhan kerna ada kekuatan baru dia berikan utk mlawan semua ini asal saja kita sanggup utk taat kepada dia. Manusia memang x sempurna hanya Tuhan yg sempurna. it’s ok, jgn benci dirimu. Tuhan mengasihi kita semua.

  3. Akulah
    Akulah says:

    Saya seorang pria dan saya juga terjerat dalam hal ini, berulang2 saya berkomitmen dan berulang2 juga saya jatuh…
    saya punya pacar, kami sama2 terjerat dalam dosa yang sama, kami selalu berusaha berdoa minta pertolongan Tuhan dan berkomitmen, tetapi tidak membuahkan hasil sama sekali..

    tapi sampai sekarang kami masih berjuang didalam Tuhan, kami minta dukungan doa untuk siapapun yang membaca ini dan redaksi warungsatekamu..

    Terimakasih

  4. Martina
    Martina says:

    sebelum saya membaca artikel ini, 5 jam sebelumnya saya melakukan dosa masturbasi, saya sering kali melakukannya saya berdoa minta pengampunan, namun saya jatuh lagi dalam dosa. ayat Alkitab yg bertanda bahwa Allah selalu mengampuni saya sering membaca, saya berdoa sampai nangis tapi saya pasti jatuh dalam dosa ini, saya juga rasa saya jadi orang munafik. tapi saya bersyukur lewat artikel ini, kembali menguatkan saya agar tidak mengandalkan kekuatan sendiri untuk lepas dari dosa ini.
    Mkasih semuanya, kiranya Tuhan Yesus selalu menolong kita semua untuk meninggalkan dosa kita. jangan lupa berdoa minta tuntunan Kuasa Roh Kudus😇

    Tuhan Yesus memberkati kita semua😇🙏🏻

  5. livelylovely
    livelylovely says:

    terima kasih untuk sharingnya. jujur saya juga beberapa kali jatuh di dosa ini, dan akhir akhir ini, gatau kenapa malah semakin sering saya lakukan:”( walaupun mungkin sepertinya tidak terlalu dalam, tapi sungguh hati saya begitu gelisah dan sedih, pokoknya rasanya tidak tenang krn ini. saya juga seorang perempuan yg juga terlibat dalam persekutuan rohani. saya benar benar merasakan bagaimana munafiknya diri saya:”( spt yg telah kamu rasakan. terimakasi untuk pengalamannya yang berharga, dan saya mohon doanya untuk menolong saya dan yg lainnya supaya mampu lepas dari dosa ini.

  6. Fiona
    Fiona says:

    Trimaksih kak untuk sharingnya.
    Jujur sy juga terjebak dalam dosa sepsrti yang kakak ceritakan.
    Dan sekarang saya sedang berjuang untuk lepas dari dasa ini.

    Semoga dengan cerita kakak ini sy bisa lebih termotifasi untuk merubah diri🙏

  7. Caaaa
    Caaaa says:

    Aku pikir hanya aku yg sperti ini, jatuh bangun dalam dosa. Minta Pengampunan lalu mengulangi dosa yg sama. Selama ini aku udh komitmen, tapi jatuh lagi. Aku ingin lepas selepas2nya dri dosa ini, aku malu. Bahkan juga kdg merasa malu utk dtg kepada Tuhan. Aku merasa ga layak terlebih aku pelayanan digreja. Munafikk!!! Aku sering bernazar namun sllu ingkar. Beberapa menit yg lalu aku melakukan dosa yg sama, lalu aku menyesal,puji Tuhan smua komentar nya membangun aku, membuat aku bangkit kembali. Aku berharap kita smua sama2 berjuang, doakan aku,topang dlm doa kalian smua yg baca artikel ini. Agar aku dan kita smuaa terlepas dri dosa ini:))

  8. Yandri
    Yandri says:

    Saya juga mengalami hal yang sama jatuh lagi dlam dosa yg sama…aq skrg merasa ada kekuatan ternyata bukan saya sendri yh sedang berjuang tp da teman juga yg sedang berjuang..
    alangkah lebih baikx kita buat grup WA untuk sling mengingatkam dan slingndoakan bersama…

  9. Ezra
    Ezra says:

    Cerita dari narasumber diatas persis sekali dengan hal yang saya alami. Saya juga terjerat di dalam dosa ini, saya sudah pernah terbebas dari dosa pornografi dan masturbasi selama 3 bulan tetapi setelah itu saya terjerat lagi. Saya juga selalu meminta pengampunan Tuhan dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi tetapi hal yang sama terus terjadi, saya tetap mengecewakan dan melukai hati Tuhan dengan jatuh ke dosa yang sama. Saya bersyukur melihat teman-teman lain yang juga berproses melawan dosa ini, semangat masih ada harapan di dalam Tuhan Yesus Kristus.

  10. Feliks
    Feliks says:

    Kelihatannya yang saya alami juga tidak beda jauh dengan saudara/saudari seiman semua. Saya juga mengalami hal yang serupa. Tergoda akhirnya melakukan kemudian menyesal lalu bertobat, dan tergoda kembali. Seterusnya terulang seperti sebuah lingkaran kebiasaan. Puji Tuhan saya sudah membaca kesaksiannya dan komentar-komentar yang ada. Kita sama-sama berjuang untuk hidup dalam kekudusan. Saya mengajak saudara/saudari semua termasuk saya untuk saling mendoakan satu sama lain, walaupun kita tidak saling mengenal. Kiranya Kemurahan Tuhan dan Kuasa-Nya yang memberi kita kekuatan untuk melawan iblis. Amen

  11. Feri
    Feri says:

    Trimakasih sudah menceritakan krna saya juga pernah melakukan hal yang sama dan saat ini aku merasa menyesal dengan kejadian itu.
    Semoga kedepan ini aku bisa berubah ya Tuhan dan mau mengikuti Kristus.
    Kk tlg bantu do’a buat aku juga ya🙏

  12. Lola
    Lola says:

    Apa yang aku alami sekarang sama seperti apa yang kakak alami kak. Aku baru memulai dosa masturbasi ini pada saat awal karantina semasa pandemi ini. Awalnya aku merasa sangat berdosa dan meminta pertolongan Tuhan, dan akhirnya Tuhan membantu aku dengan selelu mengingatkan saat aku mulai digoda dosa lagi. Tapi setelah aku melakukan untuk kedua kalinya, aku sudah tidak pernah mendengar suara Tuhan mengingatkanku lagi. Aku melakukan dosa ini terus menerus, dan juga merasa bersalah terus menerus. Setiap aku sudah dapat mendengar suara Tuhan lagi, disitu pula aku tergoda melakukan dosa lagi. Aku sangat sedih dan kecewa pada diriku sendiri padahal aku adalah seorang yang aktif di gereja dan juga pemimpin persekutuan di sekolah. Rasanya susah sekali untuk lepas dari dosa ini, dan setelah membaca cerita kakak aku jadi yakin untuk bisa lepas dari belenggu dosa ini. Terimakasih ya kak, karena cerita kakak aku jadi tersadar bahwa penyebab aku tidak bisa lepas dari dosa masturbasi adalah karena aku terlalu mengandalkan diri sendiri.

  13. Pendosa yang tidak layak di hadapan Tuhan
    Pendosa yang tidak layak di hadapan Tuhan says:

    Puji syukur ke hadirat Allah, setelah menbaca artikel ini saya sangat tersentuh, karena seringkali saya juga menghadapi pergumulan ini mencoba mengatasi dengan kekuatan saya sendiri, karena merasa sudah sangat berdosa untuk meminta belas kasihan Allah, tapi dengan artikel ini saya diingatkan kembali bukan karena usaha kita saja dapat lepas dari belenggu dosa melainkan karena besar kasih kurnia rahmat Allah semata kita dilayakan. Terimakasih atas kerja keras menyusun artikel ini kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua

  14. Gio
    Gio says:

    Karena satu dosa, Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden. Karena dosa, Allah mengirim banjir yang memenuhi bumi di zaman Nuh. Dia menghujani Sodom dan Gomora dengan api karena kejahatan asusila mereka yang terang-terangan. Dosa membuat orang-orang Israel harus berjalan di padang gurun selama empat puluh tahun.

  15. Gio
    Gio says:

    Dosa adalah hal yg serius berakibat fatal ..persekutuanMu dengn Allah sangat dipertaruhkan,doaa apapun itu..mintalah pengampunan setiap hari..setiap hari..jgn ulangi lagi

  16. ayo_kamu bisa
    ayo_kamu bisa says:

    terima kasih kak, aku berdoa supaya masa kita remaja maupun dewasa saat ini tetap berada dalam Perlindungan Tuhan Yesus.Amin

  17. ayo berjuang
    ayo berjuang says:

    Shalom semuanya, terimakasih sudah membagikan cerita ini 🙂 aku juga jatuh ke dalam dosa yang sama, bahkan mungkin lebih buruk. Aku selalu balik lagi minta ampunan dari Tuhan, dan melakukan dosa yang sama. Tapi Tuhan itu baik banget, masih kasih aku kesempatan, aku selalu minta Tuhan berikan aku pilihan lagi ya Tuhan agar aku bisa memilih yang benar. Dan betul Tuhan beri pilihan lagi kadang aku menolak dosa itu, tp lama kelamaan aku balik lagi ke dosa yang sama. Bagi teman-teman yang membaca komentar ku ini, aku minta doa kalian. Mohon bawa aku ke dalam pergumulan dan doa kalian. Tuhan Yesus memberkati.

  18. Strateia
    Strateia says:

    Saya 2th lebih terjerat dengan kasus pornografi ini. Pengaruhnya juga karena sempat jatuh di perzinahan. Dari situ akhirnya menghayal dan daya dorong seksual trus mencari sesuatu yg merangsang. Akhirnya terikat sangat candu dengan pornografi. Jadi seminggu sekali bahkan 2/3x dalam satu Minggu onani. Siklusnya : jatuh-minta ampun, minta ampun – jatuh lagi. Gitu² aja trus sampe skr. Pernah sebulan lebih, hampir 2 bulan gak lakuin. Ya benar dari artikel ini. Karena masih ngandelin kekuatan sendiri.
    Bersyukur bangettt dari artikel ini bisa menolong untuk penting bertobat dan andalkan Tuhan.
    Kiranya Tuhan menolong kita semua untuk hidup kudus setiap hari.

  19. Andy
    Andy says:

    Pengalaman yg kakak alami persis sejak saya masih smp, waktu itu sebelum masa masa puber, belom ada internet, di bilangin sama temen2 harus onani, biar bisa keluar air maninya, ga gak onani nanti sma jadi keras ga bisa keluar bahaya. Sejak itu saya coba2 main dengan alat kelamin sampe dewasa berlanjut terus dengan rasa bersalah dan berdosa, di tambah lagi internet mempermudah nonton film porno. Saya mencoba berhenti tapi sangat tetap melakukannya, di doaian sama pendeta untuk diputuskan dari dosa hawa nafsu cuma awal2 saja, tapi kembali lagi. Waktu istri hamil juga tidak tahan menahan gairah sex, saya tidak tau bagaimana lagi, tapi saya bisa tau ternyata byk yg berjuang dari belenggu dosa yg mengikat. GBU

  20. Larry
    Larry says:

    Saya berusia 15 tahun skrg ni , saya pernah melakukan sex bawah umur , tetapi saya melakukan sex dengan kakak tiri saya , dia hanya menghisap sahaja , dia juga mengajak saya bermain dengan dia , tetapi aku Berasa bersalah membuat pekara itu , aku pun terus berhenti apabila dia mengajak saya bermain dengan dia, RASA menyesal membuat dosa yang besar dalam hidup ku ;( , aku memerlukan tuhan untuk membantu ku semua Segala hal yang telah saya lakukan , aku sering terjatuh dalam porn , DISEBABKAN godaan nya , aku ketagih melihat benda lucah 😉 , aku rasa macam diriku orang yang tidak berguna ;( , aku akan meneruskan berusaha berhenti membuat benda itu dan bangkit kembali lagi daripada maksiat itu 💪💪 , aku sering berasa bersalah , Dan hatiku menjadi gelap , ini hal yang Serius saya kongsikan kdp kamu org , doakan untuk saya , supaya dapat keluar daripada menonton lucah

  21. mikel
    mikel says:

    saya membaca kesaksian ini seperti menguatkan saya karena saya pun termasuk orang yang sangat munafik satu sisi saya pelayan Tuhan tp 1sisi saya penggemar pornografi bahkan saya menyadari bahwa saya memiliki prilaku seksual yang menyimpang mulai menyukai genre pornografi transgender yang memiliki badan seperti wanita memiliki payudara tapi memiliki alat kelamin laki2 saya disitu merasa puas melihat video2 perempuan transgender thailand atau jepang dan saya pernah berfantasi menjadi seorang transgender dengan memakai pakaian lengkap perempuan baik pakaian dalam maupun pakaian luar punya temen saya dan merasa gairah itu sangat tinggi dan saat mastrubasi saya merasa puasss sekali bisa berfantasi menjadi seorang transgender..sewaktu dulu ngekost bahkanm saya sering mencuri celand
    bahkan saya merasa kalau 1 hari tidak mastrubasi maka terasa kurang lengkap… memang saat mastrubasi itu semua gairah itu seperti meledak2 dan bgitu keluar saya merasa kenapa saya melakukan ini dan sehari saya pernah gila2an melakukan mastrubasi sebanyak 2x – 3x dan saya merasa puas dan saya mengakui saya gak pernah minta ampun sama TUhan karena saya merasa ah buat apa minta ampun toh besok juga sama berdosa lagi kok.. sampe akhirnya ketika ibadah minggu pertama di tahun 2021 ada seorang jemaat di gereja kami yang saya sendiri gak mengenal dia bahkan saya tidak pernah tersenyuum sama dia dan dia mendekati saya dan berkata STOP YA STOP MEMPERMALUKAN DIRI SENDIRI.. saya seketia berfikir kok ini orang bisa tau dosa saya dan di otak saya bisa tau kalau dia sedang membicarakan prilaku menyimpang saya.. dan semenjak itu saya jujur berdoa kalau saya penyuka transgender wanita dan sering berfantasi dengan pakaian wanita dan pernah berfikir kenapa saya haru di lahirkan laki2 kenapa tidak jadi perempuan saja…
    saya merasa bahwa teguran Tuhan lewat jemaat yang saya gak kenal itu brarti TUhan ingin menyadarkan diriku tentang dosa itu… dahulu saya berfikir gila ya kayanya gua doang yang hancur dan yakin Tuhan gak akan mw nerima saya lg karena sy munafik total tobat dosa terus tp saya menyadari bahwa ketika dosa kita di bongkar oleh TUhan lewat orang lain saya merasa bahwa itu teguran keras secara pribadi dan saya merasa bahwa Firman yang di katakan bawha Wahyu 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! itu nyata bahwa Tuhan akan menegor secara pribadi untuk melepaskan dari dosa… memang bener manusia tidak mampu tapi Tuhan memampukan kita lepas dari dosa selama manusianya berusaha saya yakin pasti ada jalan keluar… GBU

  22. Maya ********
    Maya ******** says:

    Ga pernah nyangka ternyata begitu banyak yang dosanya sama seperti yang aku alami juga, dosa dengan segala hal yang berbau pornografi. Aku non kristen ingin sharing cerita di dalam pergumulan ini. Sejak SD pun aku sudah tau dengan namanya pornografi dan sampai sekarang pun masih suka hal yang berbau pornografi, sampai ketika sudah setengah tahun yang lalu tinggal di rumah bibi yang kebetulan ada sepupu sudah lama tinggal disana juga. Jujur sejujur jujurnya aku pernah di titik melakukan hal cabul dengan sepupu aku sendiri,bahkan sampai (maaf) bergesek alat kelamin dan sudah berkali2 hal itu terjadi. Tapi setelahnya muncul rasa puas, senang, dan di satu sisi kadang menyesal, takut akan dosa, dan lemahnya imanku untuk melakukan hal yang sama kembali, tobat dan berdosa lagi. Bagi yang sudah hadir di sini, semoga kita bisa lepas dari dosa2 kita terutama dosa pornografi. Kita sama2 berdoa dan menguatkan. Semoga Tuhan senantiasa mengasihi kita semua. Amin..

  23. Lanny's
    Lanny's says:

    Artikel ini sangat menguatkan saya saya sering jatuh dalam dosa pornograpy dan mensturbasi saya juga baru saja jatu dengan dosa yang sama. Saya sedang bergumul keluar dari kecanduan pornografy dan tindakan senono

  24. Nn
    Nn says:

    Semoga kita selalu dikuatkan uuntuk berjuamg agar tak kembali pada dosa yang sama
    hal yang sma juga terjadi pada saya, ternyata ada bayak yg berjuang untuk lepas dari dosa selksual. Saya merasa tak sendirian. Trimakasih untuk artikel nya.
    Bahkan saya pun merasa sangat kotor setelah melakukan masturbasi minta ampun sma Tuhan tapi masih ttp saja melakukan hal yang sma terkdang sangat susah untuk lepas dri ikatan dosa ini tpi hrus berjuang melawan segala keinginan daging hawa nafsu. Trimakasih untuk artikelnya

  25. Anonim
    Anonim says:

    Trima kasih untuk kesaksian. Membaca komentar semua orang, saya merasakan hal yang sama. Saya tidak kuat melawan hawa nafsu. Padahal saya seorang wanita. Ketika muncul imajinasi seks dalam pikiran lalu saya mencari gambar dan video hingga melakukan masturbasi. Pernah juga melakukan hubungan seks di luar nikah. Saya sungguh sedih dn menyesal. Meresa jijik. Selalu berusaha berobat. Namun saya selalu terjatuh dalam dosa menonton pornografi dan melakukan hal2 yang tidak berkenan bagi Tuhan. Saya benar2 merasa munafik karna saya selali berdoa dan bersaat teduh. Sering menampilkan image diri yg baik di hadapan sesama. Namun kenyataannya saya sungguh berdosa. Sayapun sering melakukan dosa bergosip, mencari keuntungan diri sensiri dgn merendahkan org lain dan merasa diri benar. Saya juga hidup dalam dendam dan kepatihan atas masa lalu saya.

    Saya sangat malu dengan diri sendiri. Bahkan merasa mungkin Tuhan sudah tidak mau menerima saya lagi.
    Saya sangat berharap kita semua dipulihkan. Saya percaya Roh Kudus selalu berkata dalam hati saya dan kita semua bahwa Tuhan Yesus mengasihi kita. Ia telah mati di kayu salib untuk menebus dosa kita. Dan Ia memulihkan setiap hati kita sehingga kita bertobat setiap hari dan berpaling kepada perkenananNya. Tuhan Yesus berkati. Maaf saya memakai nama samaran. Saya cukup malu memberikan identitas diri yang asli.

  26. Privat
    Privat says:

    Syalom Teman2, Saya juga mau sharing, jujur ini pertamakalinya saya cerita kepada manusia, karena selama ini saya hanya tumpahkan lewat doa. Sejak Aku SMP sampai aku kelas 2 SMA aku sangat takut berpacaran karena taku dengan Tuhan. Dan selama itu pun saya tidak pernah Nonton video Porno atau hanya film yg sekedar ciuman. Saat saya kls 2 SMA saya jatuh hati dab sangat mencintai seorang laki2 yg jadi kekasih saya, dari saat itu dia sering mengajakku berhubungan badan tapi aku selalu menolak karena itu setiap ketemu dia memaksaku utk melakukan meng****cok barangnya. Karena sadar itu dosa akhirnya kita putus. 2 Tahun kemudian saya berpacaran lagi dan saya benar2 kehilangan kemurnian. Setelah itu kita putus, saya sgt depresi, semua berasa mimpi, sejak itu saya sering nonton video porno lalu praktik masturbasi sampai sekarang, Saya sudah cona berpuasa, novena berualang2 kali. Tapi pada akhirnya saya ttp kalah. Saya malu pada Tuhan, setiap kali berlutut berdoa saya merasa tidak pantas. Rasanya ingin cepat dapat pasangan, tapi saya juga tidak mau dosa ini saya bawa dlm pernikahan nanti. Terimakasih teman2, Saya malu Saya mengenal Allah, Kasihnya, Saya sering Melayani, Memberi orang lain semangat agar selalu dalam jalan Allah, Tapi saya sendiri masih tersesat.

  27. Hanna
    Hanna says:

    Aku perempuan masi 16 tahun, SMP awal aku kenal dosa ini. Dan aku melakukan nya sampai sekarang. Aku menyembah di gereja berbuat dosa dirumah. Mohon doa nya semua semoga kita bisa lepas

  28. A
    A says:

    Terima kasih untuk kesaksiannya ya kak . Aku juga saat ini lagi bergumul dengan dosa yang seperti kakak alami . Ini berawal dari aku yang karantina di kampung karna baru datang dari luar kota . Awalnya iseng” download aplikasi novel supaya gk suntuk . Hingga lama kelamaan baca novel dewasa . Memang benar umur saya udah mau 25 tahun tapi tentang hal” di novel dewasa itu saya sangat awam . Karna rasa penasaran akhirnya saya baca hingga membuat saya terus berimajinasi hingga melakukan masturbasi kak. Saya sudah beberapa kali mohon ampun sama Tuhan tapi balik lagi . Seperti terus sampai akhirnya saya malu untuk berbicara sama Tuhan lewat doa . Kak doain saya ya biar bisa lepas dari belenggu dosa ini kak . Gbu

  29. Wendy
    Wendy says:

    Trimakasih sharingnya. Saya makin semangat untuk melawan dosa saya bersama Yesus ketika membaca ini. well.. Pengalamanku sama persis seperti yang di ceritakan disini. tapi blum 100% lepas dari ikatan dosa seks dan puji TUHAN aku ga melakukan masturbasi lagi.

  30. Mira
    Mira says:

    Saya juga dalam pergumulan sama seperti kakak sering menonton video porno saya merasa malu mengatakannya. Saya berusaha agar tidak jatuh kedosa ini dan selalu jatuh kelubang yang sama . Saya berusaha menghentikan adanya interaksi yang membuat saya berkeinginan menonton film porno . TERIMAKASIH atas inspirasi saya harap saya dapat berubah dan Tuhan Yesus memberkati.

  31. Maria
    Maria says:

    Terima kasih atas sharingnya. Jujur saya sudah mengenal dosa ini sejak saya SD. Kala itu saya mengenal dari kakak saya dan teman-temannya. Kemudian saya semakin tertarik dan sudah bermasturbasi sejak dini. Sempat saya tidak melakukan di masa SMP maupun beberapa bulan yang lalu, namun kembali terjatuh. Padahal saya sudah konsultasi dengan berbagai pembimbing rohani maupun juga bergabung pada komsel. Namun, saya tetap jatuh dan saya sulit mengakui lagi kejatuhan saya karena takut mereka berpikir bahwa saya tidak konsisten dan mengingkari janji untuk lepas.

    Mohon doanya agar kita semua bisa saling dimerdekakan untuk lepas dari jeratan maut ini.

    Tuhan Yesus memberkati

  32. indy nahak
    indy nahak says:

    Semua hal yang kudus datang dari Allah, dan setiap kekudusan yang ditunjukkan oleh seorang manusia disalurkan kepada orang tersebut dari Allah. Hanya Allah yang memiliki kemampuan untuk mengubah manusia menjadi suci, yang artinya, Allah akan menyucikan Anda—menjadikan Anda kudus—setelah Anda memutuskan untuk menyucikan diri.
    Mengertilah apa peran Allah dalam penyucian. Allah menciptakan kehidupan manusia agar disucikan bagi-Nya. Kemampuan Anda untuk menyucikan diri hanya bisa diberikan oleh Allah, dan ajakan untuk melakukannya hanya bisa datang langsung dari Allah.
    jd teman2 terus meminta sma Allah krn ia yg memampukan jt jgn mengandalkan kekuatan sndr dn bersihkn diri dgn srg2 baca alkitan atau nntn yg tdk berbau pornogravi dn tdk memperhatikan yg berbau sensual ttp lbh bxk menonton nasihat dr firman Allah
    ayo kt berjuang sma2 utk lps dr dosa ini

  33. Ferdi
    Ferdi says:

    Saya Berterimakasih untuk sharing dari artikel ini, Saya juga orang yang masih bergumul dalam dosa ini,terkadang mengimajinasikan hal tersebut, Puji Tuhan sudah berhenti menonton sejak tahun 2018,,tetapi jatuh kembali dalam imajinasi saat terkena masalah,sempat berhenti namun saat menghadapi masalah yang membuat putus asa,kembali mengimajinasikan,apalagi saat bertemu dengan lawan jenis dan membahas tentang sex,setelah itu merasa bersalah dan tertekan,Tapi aku bersyukur Tuhan mengampuni aku,dan selalu menolongku,dan Tuhan tau apakah aku akan melakukan Kesalahan.Iblis suka menggoda,tapi Salah satu cara terbaik dalam Menghadapi Nafsu atau godaan apalagi rasa penasaran dalam membuka hal hal yang berhubungan dengan porno adalah mengatakan Tidak,itu yang saya alami dan Tidak percaya pada Kedagingan,Belajar mengatakan Tidak,Belajar mengabaikan nafsu,Mengisi hari hari dengan Firman Tuhan dan mendengar khotbah yang membuat kita selalu memandang kepada Tuhan,,,Aku juga mengingat pesan tentang penggambaran pikiran sebagai pusat kota,dan kebiasaan itu seperti kereta yang membawa barang,dan Disamping Pusat Kota tersebut ada 2 kota satu hidup dalam kebenaran dan hidup dalam dosa,Semakin kita membiasakan diri dengan Firman Tuhan ,kereta kereta itu akan semakin bergerak ke kota yang hidup dalam kebenaran dan berakibat Munculnya Kota dengan Bangunan pencakar langit,yang menggambarkan kita semakin kuat hidup di dalam kebenaran.
    Aku juga berdoa kepada Tuhan untuk selalu memberi kekuatan dalam melalui hal tersebut,belajar mengatakan Firman Tuhan dalam menghadapi masalah, mengingat Firman Tuhan,Mengingat Kasih Setia Tuhan,dan itu harus dilakukan setiap hari,memang ada Godaan untuk membicarakan tentang seks terhadap sesama atau mengimajinasi kan nya,Tetapi ak belajar mengabaikan, memandang, dan berseru kepada Tuhan.Saya berharap saya mempunyai rasa yang tidak tertarik dengan pornografi dan bukan melawan saat tergoda tapi lebih mempunyai rasa ketidaktertarikan kepada Nafsu itu,Aku percaya Aku dibenarkan Dalam Kristus Yesus,Semua Karena Anugerah Nya,Segala Perkara dapat ku tanggung di dalam Dia yang memberikan Kekuatan kepadaku.

    Aku percaya semua dari kita yang berada disini bisa lepas dari Keterikatan pornografi.

« Older Comments

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *