Tidak Ada yang Sia-Sia

Info

Senin, 12 Juni 2017

Tidak Ada yang Sia-Sia

Baca: 1 Korintus 15:42-58

15:42 Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan.

15:43 Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.

15:44 Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.

15:45 Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.

15:46 Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.

15:47 Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga.

15:48 Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga.

15:49 Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.

15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,

15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

15:53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.

15:54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: “Maut telah ditelan dalam kemenangan.

15:55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?”

15:56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.

15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. —1 Korintus 15:58

Tidak Ada yang Sia-Sia

Sudah tiga tahun saya bergumul dengan perasaan putus asa dan depresi karena penyakit kronis yang membatasi gerak-gerik saya. Saya pun mencurahkan isi hati saya kepada seorang teman, “Tubuhku sangat rapuh, dan aku merasa tidak lagi punya sesuatu yang berharga untuk kuberikan kepada Allah atau kepada siapa pun.” Ia pun meletakkan tangannya di atas tangan saya. “Apakah maksudmu tak ada gunanya aku menyapamu dengan senyuman dan mendengarkanmu? Apakah maksudmu tidak ada gunanya aku mendoakanmu dan mencoba untuk menghiburmu?”

Saya pun tertunduk malu. “Tentu saja bukan itu maksudku.”

Sambil mengerutkan kening, ia kembali berkata, “Lalu kenapa kamu mengucapkan semua kebohongan itu pada dirimu sendiri? Kamu sendiri sudah melakukan semua itu bagiku dan juga bagi orang lain.”

Saya bersyukur kepada Allah karena telah mengingatkan saya bahwa apa pun yang kita lakukan untuk-Nya, tidak ada satu pun yang sia-sia.

Di 1 Korintus 15, Paulus meyakinkan kita bahwa tubuh kita yang sekarang lemah ini kelak akan “dibangkitkan dalam kekuatan” (ay.43). Karena Allah berjanji bahwa kita akan dibangkitkan bersama Kristus, kita dapat mempercayai bahwa Dia akan memakai setiap persembahan dan hal kecil yang kita lakukan bagi-Nya untuk memberikan pengaruh dalam Kerajaan Allah (ay.58).

Meski terbatas secara jasmani, setiap senyuman, dorongan, doa, atau ungkapan iman yang kita nyatakan di tengah pergumulan dapat dipakai Allah untuk memberkati sesama anggota tubuh Kristus yang beraneka ragam dan saling membutuhkan. Dalam pelayanan kepada Tuhan, tidak ada karya atau kasih kita yang sia-sia. —Xochitl Dixon

Yesus, terima kasih Engkau menghargai kami dan mau memakai kami untuk membangun sesama.

Lakukan yang terbaik dengan apa yang kamu punya, lalu serahkanlah hasilnya kepada Allah.

Bacaan Alkitab Setahun: Ezra 3-5 dan Yohanes 20

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

41 Komentar Kamu

  • amin, kiranya semua pembaca sll d berkati tuhan yesus lewat renungan ini….

  • thanks.God for your notif for me. You mind me what might i do and i thankful for people you gave for Your glory name.

  • Citra Dewi Sarah Sipahutar

    Halleluya! Thank You Jesus

  • Thanks untuk ayatnya.
    Ayat ini menguatkan saya yg saat ini sedang bergumul atas apa yg menimpa ayah saya. Ayah saya terkena kanker stadium 4. Saat ini memang keadaan jasmaninya lemah dan tak berdaya. Tapi kami percaya kelak ia akan di bangkitkan dengan kekuatan yang baru.

  • Narda Margaretha Sinambela

    H-1 pengumuman SBMPTN dapat renungan dan ayat seperti ini. Puji Tuhan. Thanks my Lord..

  • Terimakasih warung sate kamu, saya juga mempunyai kondisi yang sama hidup dengan depresi dan tidak tahu apa yang bisa dilakukan hanya bisa sendiri di tempat kamar tidur dan selalu merasa menjadi orang yang tak berguna ayat ini akan selalu saya ingat untuk saya berusaha bersemangat lebih lagi

  • Terima kasih Tuhan. Walaupun seringkali sesama manusia sering menghakimi, melecehkan, sering salah sangka tapi Engkau Tuhan yang selalu mengerti dan tidak memandang rupa. Tuhan Yesus, Engkau baik

  • aku bersyukur karena memiliki Allah yang selalu menghargai hal terkecil sekalipun yang kulakukan meskipun tdk ada seorang pun yang menghargainya. Tuhan memberkati kita semua

  • Tuhan selalu mempunyai rancangan yang baik untuk kita semua.. aku juga turut dikuatkan dengan sate ini.. dan aku percaya mujizat Tuhan masih ada dan nyata.. mintalah maka akan diberikan.. serahkan segala masalahmu kepada Tuhan.

  • Terima kasih Tuhan.. selalu memberikan kesempatan untukku bertumbuh dalam iman kasih Mu

  • amin…

  • Jimmy Hendrik Ginting

    selamat pagi…
    ayat ini sangat menguatkan kita dan menambah semangat kita dalam pergumulan dan persoalan yang kita hadapi…segala sesuatu yang kita lakukan akan diberikan hasil yang terbaik oleh Tuhan Yesus. selalu mengandalkan Tuhan Yesus dalam segala hal dan dalam segala macam pergumulan hidup karena Dia lah guru sejati. amin…

  • Amiinnn
    Tuhan Yesus memberkati kita semua!♥

  • Elisa Marta Tambunan

    amin

  • tuhanlah sumber pengharapan dan kekuatan yg dapat melakukan sesuatu yg kita tdk dapat lakukan.amen.

  • amiinnn..

  • kita percaya kita semua akan di menangkan atas maut, haleluya.. amin

  • Agus Kenric Alex Wibowo

    Amin.

  • Jeremy Herman Composition

    Amen

  • I am blessed.

  • amin

  • Sisca Diane Eunike Sinengkeian

    (kesaksian pendek, hanya ingin berbagi agar slg menguatkan)

    saya pun demikian, bergumul dgn sakit akibat kecelakaan, dan sudah menjalani operasi sebanyak 5 kali.
    tapi puji Tuhan, saya masih bisa melayani di gereja dan meski belum aktif lagi di dunia kerja (saya seorang PNS)
    Tapi berkat Tuhan sllu nyata krn kesetiaan-Nya, meski saya masih harus terus bolak-balik RS utk check up, Tuhan sllu mencukupkan semuanya, baik itu dlm segi materi dan sukacita.
    Semuanya kar’na saya yakin, bahwa Tuhan sllu merancangkan hal baik utk hidup kita, meski cara-Nya kdg sulit utk dipahami oleh manusia.
    Makin diberkati Tuhan. Syaloom.

  • amin

  • amiin… thanks God..

  • Penyakit di tubuh adalah cara Tuhan menyentuh manusia, supaya manusia tau sekarang tinggal di tubuh yg tidak kekal. Pada akhirnya semua manusia akan mengalami kematian untuk menuju ke kehidupan yg kekal, dulu manusia bisa hidup ratusan tahun mungkin ribuan tahun, tapi sekarang 50 tahun saja sudah sulit. Apakah Tuhan menciptakan tubuh yg tidak sempurna? Kenyataannya iya, tubuh manusia tidak sempurna. Tujuannya supaya Roh yg dihembuskan ke segumpalan tanah ini bisa mencari asalnya. Karena pada dasarnya tubuh yg kita kuasai sekarang hanya segumpalan tanah, tapi di dalam tubuh ini ada nafas Tuhan, ada bagian roh Tuhan. Jadi kita manusia harus mencari kerajaan Tuhan, sampai akhirnya kita bisa menemukan tubuh yg abadi. Buat orang yg sakit ataupun punya keluarga yg sakit, cobalah terus mendekatkan kepada Tuhan, bersikap iklaslah jangan menuntut apalagi memaksa, karena Tuhan itu bapa Rohani. Kita itu anak-anak Rohani Tuhan, jadi seandainya mujizat terjadi atas tubuh kita, syukurilah, tapi ketika penyakit semakin parah ingatlah Tuhan ingin melihat keteguhan iman saudara, yakinlah Tuhan punya rencana terindah buat semuanya.

  • Dewi Paskah Sibuea

    amin tuhan beserta kita

  • Candri Julius Tambuwun

    terima kasih ayat dan renungannya yang memberkati…

  • Carolline At Bunda Mbalembout

    thanks God

  • persekutuan dengan Tuhan. jerih payah pun tak ada yg sia2. amiin

  • amin

  • amin, Tuhan, kuserahkan semua dalam tangan Mu

  • Yes Lord

  • saya baru baca firman ini. saya percaya bukan suatu kebetulan. Melalui firman ini Tuhan ingin saya tau bahwa Dia ingin menunjukkan sesuatu kepada saya. Beberapa hari yg lalu saya check up ke dokter dan kemungkinan ke2 saya terkena penyakit kanker serviks. Hasil lab akan keluar dalam minggu ini. Tuhan kasih saya kesempatan untuk mengerti bahwa selama waktu saya menunggu hasil lab saya harus percaya bahwa Tuhan akan menyatakan muzijatnya. Saya percaya Tuhan dengan kejadian ini hanya ingin mengingatkan dan mengubah saya menjadi orang yg lebih baik dan menjauhi dosa.. Tuhan ingin saya bergantung padaNya bukan pada manusia… Terima kasih Yesus aku percaya mujizatMu masih ada untuk ku

  • Thank You Jesus Saya percaya rencanaMu itu yg terbaik, saya mau lebih bertumbuh didalam iman kepadaMu lagi karena Engkau satu satunya penolong saya disaat masalah terbesar melanda saya, Engkau tolong saya untuk melewati itu semua ❤

Bagikan Komentar Kamu!