Sungguh Amat Baik!

Senin, 26 Juni 2017

Sungguh Amat Baik!

Baca: Kejadian 1:24-31

1:24 Berfirmanlah Allah: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar.” Dan jadilah demikian.

1:25 Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

1:29 Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.

1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.

1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.

Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. —Kejadian 1:31

Sungguh Amat Baik!

Adakalanya sebuah hari terasa memiliki tema yang sama untuk sepanjang hari itu. Baru-baru ini saya mengalaminya. Hari itu, pendeta kami memulai khotbahnya dari Kejadian 1 dengan menampilkan potret bunga-bunga mekar yang menawan selama dua menit. Kemudian di rumah, ketika menjelajahi media sosial, saya melihat sejumlah gambar bunga yang dikirimkan oleh beberapa teman. Masih pada hari yang sama, saat berjalan-jalan di hutan, kami dikelilingi oleh bunga-bunga liar khas musim semi yang indah—bunga trillium, marigold, dan iris.

Allah menciptakan segala jenis bunga dan beragam tanaman lainnya (beserta tanah tempatnya bertumbuh), pada hari ketiga dari penciptaan. Dan dua kali pada hari itu, Allah menyatakan itu “baik” (Kej. 1:10,12). Hanya pada satu hari penciptaan lainnya—hari keenam—Allah kembali menyatakan “baik” sebanyak dua kali (ay.25,31). Bahkan pada hari ketika Allah menciptakan manusia dan mahakarya-Nya telah lengkap, Dia melihat semua yang telah diciptakan-Nya dan menyatakan, “sungguh amat baik!”

Dalam kisah penciptaan, kita melihat Allah Pencipta yang senang melihat ciptaan-Nya—bahkan merasa bersukacita dalam mencipta. Mungkinkah itu memang tujuan-Nya ketika Dia merancang sebuah dunia dengan keanekaragaman yang berwarna-warni dan sangat indah? Allah menciptakan mahakarya-Nya pada hari terakhir ketika Dia “menciptakan manusia . . . menurut gambar-Nya” (ay.27). Sebagai citra Allah, kita terberkati dan terilhami oleh karya tangan-Nya yang indah. —Alyson Kieda

Ya Allah Pencipta kami, kami bersyukur karena Engkau menciptakan dunia ini dengan seluruh keindahannya untuk kami nikmati dan juga untuk sukacita-Mu. Terima kasih juga karena Engkau menciptakan kami menurut gambar-Mu sehingga kami pun terinspirasi untuk mencipta dan berkarya.

Seluruh alam ciptaan merupakan karya tangan Allah sendiri.

Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 5-7 dan Kisah Para Rasul 8:1-25

Bagikan Konten Ini
15 replies
  1. Jeny Laamo
    Jeny Laamo says:

    Segala yang Allah buat memang baik. Puji Tuhan atas karya-Nya yang teramat sangat luar biasa

  2. Ida marta
    Ida marta says:

    Terima kasih Tuhan buat firmanMu pagi ini, kami dìngatkan untuk bersyukur karena Tuhan sudah menciptakan manusia segambar & serupa Engkau. Kiranya kami dimampukan berkarya & menghasilkan hal2 yang baik selama kami hidup.

  3. Dulimanto Mina Belo
    Dulimanto Mina Belo says:

    Terimakasih Tuhan, Engkau begitu baik.
    Buatlah kami semua supaya tetap memuliakan Tuhan, lewat Tubuh ini.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *