Dihidupkan Kembali

Info

Jumat, 16 Juni 2017

Dihidupkan Kembali

Baca: Efesus 2:1-10

2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.

2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

2:3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.

2:4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,

2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita—oleh kasih karunia kamu diselamatkan—

2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,

2:7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. —Efesus 2:1

Dihidupkan Kembali

Semasa muda, ayah saya pernah bepergian bersama sekelompok teman ke sebuah acara olahraga di luar kota. Tiba-tiba saja roda-roda mobil mereka tergelincir di jalanan yang basah terguyur hujan. Mereka mengalami kecelakaan yang mengenaskan. Salah seorang temannya lumpuh dan seorang teman lainnya tewas. Ayah saya sempat dinyatakan meninggal dunia dan dibawa ke kamar jenazah. Orangtuanya begitu terpukul mendengar kabar itu, dan mereka datang untuk mengenali jenazahnya. Namun, pada saat itu, ayah saya hidup kembali dari koma yang panjang. Perkabungan mereka pun berubah menjadi sukacita.

Di Efesus 2, Rasul Paulus mengingatkan bahwa di luar Kristus, kita “sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosa [kita]” (ay.1). Namun, “Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita” (ay.4-5). Melalui Kristus kita telah dihidupkan kembali dari kematian.

Jadi dalam segala hal, kita semua berutang kepada Bapa di surga atas kehidupan kita. Melalui kasih-Nya yang besar, Dia telah memungkinkan kita yang dahulu mati karena dosa untuk memiliki kehidupan dan tujuan yang kekal melalui Anak-Nya. —Bill Crowder

Ya Bapa, terima kasih atas kasih yang menaklukkan dosa, hidup yang menaklukkan kematian, dan anugerah yang menaklukkan hatiku. Kiranya hidupku membawa puji-pujian yang indah bagi-Mu.

Utang dosa kita terlalu besar untuk kita bayar, tetapi Yesus membayar lunas seluruhnya.

Bacaan Alkitab Setahun: Nehemia 4-6 dan Kisah Para Rasul 2:22-47

Facebooktwittergoogle_plusreddit

Artikel ini termasuk dalam kategori Santapan Rohani, SaTe Kamu

35 Komentar Kamu

Bagikan Komentar Kamu!