Jalan Orang Saleh

Jumat, 7 April 2017

Jalan Orang Saleh

Baca: 1 Samuel 9:1-10

9:1 Ada seorang dari daerah Benyamin, namanya Kish bin Abiel, bin Zeror, bin Bekhorat, bin Afiah, seorang suku Benyamin, seorang yang berada.

9:2 Orang ini ada anaknya laki-laki, namanya Saul, seorang muda yang elok rupanya; tidak ada seorangpun dari antara orang Israel yang lebih elok dari padanya: dari bahu ke atas ia lebih tinggi dari pada setiap orang sebangsanya.

9:3 Kish, ayah Saul itu, kehilangan keledai-keledai betinanya. Sebab itu berkatalah Kish kepada Saul, anaknya: “Ambillah salah seorang bujang, bersiaplah dan pergilah mencari keledai-keledai itu.”

9:4 Lalu mereka berjalan melalui pegunungan Efraim; juga mereka berjalan melalui tanah Salisa, tetapi tidak menemuinya. Kemudian mereka berjalan melalui tanah Sahalim, tetapi keledai-keledai itu tidak ada; kemudian mereka berjalan melalui tanah Benyamin, tetapi tidak menemuinya.

9:5 Ketika mereka sampai ke tanah Zuf, berkatalah Saul kepada bujangnya yang bersama-sama dengan dia: “Mari, kita pulang. Nanti ayahku tidak lagi memikirkan keledai-keledai itu, tetapi kuatir mengenai kita.”

9:6 Tetapi orang ini berkata kepadanya: “Tunggu, di kota ini ada seorang abdi Allah, seorang yang terhormat; segala yang dikatakannya pasti terjadi. Marilah kita pergi ke sana sekarang juga, mungkin ia dapat memberitahukan kepada kita tentang perjalanan yang kita tempuh ini.”

9:7 Jawab Saul kepada bujangnya itu: “Tetapi kalau kita pergi, apakah yang kita bawa kepada orang itu? Sebab roti di kantong kita telah habis, dan tidak ada pemberian untuk dibawa kepada abdi Allah itu. Apakah yang ada pada kita?”

9:8 Jawab bujang itu pula kepada Saul: “Masih ada padaku seperempat syikal perak; itu dapat aku berikan kepada abdi Allah itu, maka ia akan memberitahukan kepada kita tentang perjalanan kita.”

9:9 –Dahulu di antara orang Israel, apabila seseorang pergi menanyakan petunjuk Allah, ia berkata begini: “Mari kita pergi kepada pelihat,” sebab nabi yang sekarang ini disebutkan dahulu pelihat. —

9:10 Kemudian berkatalah Saul kepada bujangnya itu: “Pikiranmu itu baik. Mari kita pergi.” Maka pergilah mereka ke kota, ke tempat abdi Allah itu.

“Tunggu, di kota ini ada seorang abdi Allah.” —1 Samuel 9:6

Jalan Orang Saleh

Ketika saya dan istri saya, Carolyn, berada di London, kami melintasi sebuah jalan bernama Godliman Street. Kami diberi tahu bahwa dahulu seorang pria yang sangat saleh tinggal di jalan itu sehingga jalan tempat tinggalnya itu kemudian disebut sebagai “that godly man’s street” (secara harfiah: jalan orang saleh itu). Hal itu mengingatkan saya tentang sebuah kisah di Perjanjian Lama.

Ayah Saul mengutus putranya dan seorang hamba untuk mencari keledai-keledainya yang hilang. Kedua pemuda tersebut mencari selama berhari-hari tetapi tidak dapat menemukan hewan-hewan itu.

Saul sudah hampir menyerah dan berniat untuk pulang saja, tetapi si hamba mengajaknya pergi ke Rama, tempat tinggal Nabi Samuel. Ia berkata, “Tunggu, di kota ini ada seorang abdi Allah, seorang yang terhormat; segala yang dikatakannya pasti terjadi. Marilah kita pergi ke sana sekarang juga, mungkin ia dapat memberitahukan kepada kita tentang perjalanan yang kita tempuh ini” (1Sam. 9:6).

Sepanjang hidupnya hingga lanjut usia, Samuel terus membangun persahabatan dan persekutuan dengan Allah, dan perkataannya sarat dengan kebenaran. Orang-orang mengenalnya sebagai nabi Allah. Maka Saul dan hambanya pun pergi ke kota “tempat abdi Allah itu” (ay.10).

Kiranya hidup kita mencerminkan Yesus dengan begitu rupa sehingga kita akan meninggalkan kesan yang baik bagi lingkungan tempat kita berada, dan kiranya kesalehan kita akan terus dikenang oleh mereka! —David Roper

Tuhan, aku tak tahu bagaimana orang di sekitarku menggambarkan diriku. Namun, aku ingin dekat dengan-Mu dan menjadi terang yang bersinar di mana saja Engkau menempatkanku.

Hidup yang saleh adalah kesaksian yang paling kuat.

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Samuel 7-9; Lukas 9:18-36

Bagikan Konten Ini
26 replies
  1. Hasti Landari
    Hasti Landari says:

    kiranya iman kita tercermin dr tindakan kita yg sll mengandalkan tuhan yesus melalui firmanNya. amin

  2. Boby Alkadita
    Boby Alkadita says:

    Kita adalah Alkitab yang dibaca oleh orang lain. Jika kita adalah anak Allah maka tampilkanlah sifat-sifat yang baik layaknya didikan sang Bapa pada kita. Jika kita adalah Kristen maka tampilkanlah kita sebagai seorang pengikut Kristus yang memiliki teladan dari Sang Guru Agung itu. Amin.

  3. Elman Manurung
    Elman Manurung says:

    Terima kasih buat renungan Sate yang begitu bermanfaat. Kiranya kita semua dan saya terkhususnya dapat menjadi abdi Allah di dunia, Menjadi cermin dari tindakan dan kebaikan Allah itu sendiri.
    Selamat beraktivitas penuh semangat. Tuhan Yesus Memberkati

  4. Elman Manurung
    Elman Manurung says:

    Terima kasih buat renungan Sate yang begitu bermanfaat. Kiranya kita semua dan saya terkhususnya dapat menjadi abdi Allah di dunia, Menjadi cermin dari tindakan dan kebaikan Allah itu sendiri.
    Selamat beraktivitas penuh semangat. Tuhan Yesus Memberkati

  5. niesha
    niesha says:

    My beloved brother and sister,
    marilah kita bersama-sama menjadi Terang dan Garam dimanapun Tuhan menempatkan kita didunia ini.
    Selalu tinggal didlm Dia sehingga kt dpt berbuah dan nama Tuhan dipermuliakan didlm kehidupan kt.
    “Abide in Me,and I in you.as the branch cannot bear fruit of itself,unless it abides in the vine,neither can you,unless you abide in Me”. John 15:4

  6. sutikno
    sutikno says:

    Tuhan trimakasih Engkau takpernah memberikan kesusahan bagi umat-umat-Mu . setiap kesulitan hidup umat-umat-Mu adalah salah satu alat-Mu untukembentuk hidup umat-umat-Mu

  7. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata banyak tangguh teguh tentram baik bahagia menang segar nyaman sejuk kuat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , ampunilah segala dosa – dosa kesalahan – kesalahan kecerobohan – kecerobohan yang sengaja maupun tidak sengaja kami semua lakukan dari perkataan kami semua dan perbuatan kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , kasih-Mu sungguh selalu terang buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh indah nyata banyak tangguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  8. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata banyak tangguh kekal tebal teguh tentram baik selalu bahagia murni menang terus tinggi luas lebar segar nyaman sejuk terang benderang kuat abadi hebat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , ampunilah segala dosa – dosa kesalahan – kesalahan kecerobohan – kecerobohan yang sengaja maupun tidak sengaja kami semua lakukan dari perkataan kami semua dan perbuatan kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , kasih-Mu sungguh selalu terang buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh indah nyata banyak tangguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  9. Melky Kolotjutju
    Melky Kolotjutju says:

    orang
    yang peduli terhadap sesuatu yang dianggap hina namun paling menyenangkan di mata Tuhan akan menjadi berkat bagi keluarganya

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *