Ketika Tuhan Berkata Pria Itu Bukan Untukku

ketika-tuhan-berkata-pria-itu-bukan-untukku

Oleh Ruth Theodora, Jakarta

Sakit. Sedih. Kecewa. Itulah yang kurasakan ketika aku akhirnya putus dari pacarku setelah kami menjalin hubungan selama 3 tahun 7 bulan. Di saat aku telah mendoakan hubungan ini dan membayangkan akan menikah dengannya, ternyata hubungan kami harus kandas di tengah jalan. “Aku rasa aku tidak sungguh-sungguh mencintaimu,” begitulah alasan yang diucapkannya ketika memintaku untuk putus.

Tiga bulan berikutnya menjadi hari-hari terberat dalam hidupku. Aku bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, kenapa ini harus terjadi?” Aku pun menjadi takut menghadapi masa depan. “Kalau hubungan yang telah kudoakan ini saja bisa kandas di tengah jalan, bagaimana dengan masa depanku?” begitu pikirku.

Aku pun merasa lelah sendiri. Aku merasa tidak bisa hidup seperti ini terus-menerus. Aku berdoa kepada Tuhan setiap hari agar aku bisa terlepas dari semua perasaan ini. Tuhan menjawabku melalui kakak rohaniku, mamaku, saat teduhku, firman Tuhan di gerejaku, bahkan juga melalui media sosial Instagram, Path, dan Facebook yang kugunakan. Pesan itu terangkum dalam tiga kata: Let it go (Lepaskan saja).

Meskipun pesan untuk melepaskan itu begitu kuat, tapi aku masih takut untuk melepaskan mantan pacarku. Aku takut aku tidak bisa mendapat pria yang sebaik dia. Aku takut mempunyai masa depan yang suram. Aku takut aku tidak bisa masuk dalam suatu hubungan lagi. Namun, semakin besar perasaan takut yang aku rasakan, semakin keras juga pesan “let it go” itu kutemukan dalam keseharianku. Entah mengapa, setiap kali aku membuka media sosial, banyak sekali postingan yang kutemukan itu berbicara tentang melepaskan masa lalu.

Akhirnya, pada minggu kedua bulan Januari 2017, saat aku pergi ke gereja, Tuhan kembali mengatakan kepadaku lewat khotbah yang kudengar, “Jangan mau dihantui masa lalu, karena Aku menyiapkan masa depan yang penuh harapan untukmu.” Kata-kata itu begitu menguatkanku, dan di saat itu juga aku mengambil komitmen untuk tidak takut lagi. Aku mulai mengatakan kepada diriku, “Kalau Tuhan berkata pria itu bukan untukku berarti Tuhan sudah menyiapkan yang lebih baik untukku.”

Puji Tuhan, pengalamanku ini akhirnya dapat membuatku mengenal Tuhan lebih baik lagi.

1. Aku percaya Tuhan punya rencana yang terbaik untukku

Jangan lagi terpaku dengan kesedihan masa lalu. Percayalah bahwa Tuhan memiliki rencana yang luar biasa yang sedang Dia siapkan buat kita, meskipun saat ini kita belum dapat melihatnya. Percayalah bahwa apapun yang terjadi saat ini memang Tuhan izinkan terjadi untuk mempersiapkan kita untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik di masa depan kita. Dalam Yeremia 29:11, Dia mengatakan bahwa Dia mempunyai rencana, dan rencana-Nya itu adalah untuk mendatangkan kebaikan dan masa depan yang penuh harapan.

2. Aku percaya dengan proses dan waktu yang ditentukan Tuhan

Ketika Tuhan mengizinkan hubunganku dengan mantan pacarku kandas, aku tidak tahu apa maksud Tuhan. Yang aku tahu adalah aku mengalami proses yang luar biasa yang menjadikanku semakin dewasa baik secara rohani maupun karakter. Aku jadi bisa melihat segala sesuatu dengan cara yang berbeda, yang mengubah hidupku. Aku juga menjadi percaya bahwa waktu-Nya Tuhan tidak pernah terlambat dan tidak pernah terlalu cepat, sama seperti matahari yang setiap hari terbit dan tenggelam tepat pada waktunya.

Proses yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidupku membuatku semakin kuat dan mempersiapkan diriku untuk masa depanku. Ketika aku berumah tangga kelak, tentu akan ada lebih banyak tantangan. Tapi aku percaya pada saat itu tiba, aku telah siap untuk menghadapinya karena Tuhan telah membentukku melalui proses-Nya.

3. Aku percaya Tuhan mengetahui isi hatiku dan peduli kepadaku

Ketika aku baru putus, setiap hariku terasa berat dan hampir setiap saat aku menangis. Hatiku begitu hancur sampai-sampai aku tidak tahu bagaimana aku harus berdoa dan mengutarakan isi hatiku kepada Tuhan. Tapi kemudian aku membaca firman Tuhan berikut ini.

“Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN” (Mazmur 139:4).

Firman Tuhan itu memberitahuku bahwa Tuhan sangat mengerti isi hatiku, bahkan sebelum itu terucap di bibirku. Dia amat mengenalku, bahkan lebih baik daripada aku mengenal diriku sendiri. Dan Dia juga peduli kepadaku. Buat apa lagi aku takut? (Matius 10:31).

“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau” (Ibrani 13:5).

Baca Juga:

Tuhan, Mengapa Aku Harus Masuk Sekolah Farmasi?

Bersekolah hingga meniti karier di dunia farmasi bukanlah cita-cita yang dulu kuinginkan. Dalam pandanganku dulu, dunia kesehatan itu punya banyak aturan dan pantangan sedangkan aku ingin hidup bebas. Tetapi, rencanaku bukanlah yang terbaik dan lewat pengalaman inilah Tuhan hendak memberiku pelajaran-pelajaran berharga.

Bagikan Konten Ini
67 replies
Newer Comments »
  1. Chrisnawaty Marpaung
    Chrisnawaty Marpaung says:

    Aku juga merasakan hal yg sama, bahkn kami menjalani hampir 5tahun. Aku mencintai org yg tlh membohongiku, menipuku n memperalat aku. Sakit memang, hancur apalagi. Sampai skrg aku blm bs bangkit, aku terus larut dlm kesedihan, kesakitan n kebencian. Aku terus berdoa, aku menangis sepuas2nya “aku wanita sekuat n setegar apa Tuhan Kau ciptakan, hingga begitu sakit yg kurasakan”. Tp melalui renungan yg kubaca ini, aku semakin yakin, aku semakin dikuatkn, aku semakin percaya, ini semua terjadi krn Tuhan sayang dgnku n bahwa mereka bkn yg terbaik utkku.
    Tks bt renungan n kesaksiannya, Tuhan Yesus Memberkati ^_^

  2. Evelyn
    Evelyn says:

    Hal sama juga sedang ku gumuli.Pacaran 3thn lebih dan bulan 5 nanti sudah menjadi tahun ke-4 hubungan kami. Saat ini aku sedang berjuang dan berupaya untuk bisa mengerti situasi agar aku bisa melepasnya. Kadang juga aku bertanya”Tuhan,3 thn lamanya aku mendukung hubungan ini dlam doa tiap malam,haruskah terjawab seperti ini? Harus sesakit ini kah?”
    Tapi entah kenapa harapan selalu ada sampai detik ini. Kami diuji luar biasa dalam hubungan ini. Melalui saat teduh saya sadar bahwa Tuhan memiliki rencana yg indah untuk kami. Walaupun pertanyaan tetap ada “Apakah rencana Tuhan yang indah itu adalah menjadikan kami satu?”
    Terima kasih renungannya,kembali menguatkan saya.Hidup penuh kejutan karna kita menapaki jalan Tuhan yang penuh misteri. Kita hanya perlu mengimani bahwa rancangan Tuhan bukan rancangan menyakitkan tapi rancangan yang akan membuat kita sadar betapa berharganya kita bagiNya.
    Tuhan Yesus memberkati kita selalu

  3. Presylia
    Presylia says:

    Aku juga msh bergumul dengan hal ini. Apakah benar Tuhan yg menghendaki kami tidak bersama atau karena diri kami sendiri yg memutuskannya karena pengaruh dari luar. Untuk melepaskannya sungguh hal yg sulit. Aku harap aku mampu melewati nya.

  4. Elfina Sipayung
    Elfina Sipayung says:

    Pengalaman sprti ini jg baru aq alami, ketika awal tahun 2017 aq harus mengakhiri hubungan yg cukup serius dgn mantan kekasihku. Sakit, sedih n merasa tak berarti rasanya hidup ini…. Dia adalah pribadi yg qu anggap teman masa depanqu, dia sudah d kenal keluargaqu,dia tak pernah absen d setiap doa2qu dan aq merasa sangat yakin dgn semua tingkah n perkataan ny….dan banyak hal yg sudah kami lalui,yg paling meyakinkanqu adalah persiapan pernikahan yg telah kami upayakan. Ketika Tuhan bertindak d luar prediksi kita…… Sungguh tak sanggup d terima oleh akal n fikiran. Tp qu yakin itu semua adalah pelajaran yg sangat berharga n nantinya akan menjadi kesaksian yg dapat menguatkan banyak org. Trims buat kesaksian d atas…. Qu makin d kuatkan. Kelak kita akan lebih bersyukur atas hal ini. Tuhan telah tetapkan yg terbaik buat kita. Amin.

  5. Andhy
    Andhy says:

    Saya 12 tahun lebih masa pacarannya, sampe ada yg bilang “pacaran apa nyicil rumah ?” Hahahhahaa…. tapi Tuhan malah kirim yg terbaik dari yg terbaik. Sulit tapi ketika di nikmatin ada hal-hal tak terduga yg ternyata akan membuat kita lebih bersyukur dengan kejadian itu. Sekarang Tuhan kasih gantinya dengan patner hidup yg terbaik dan putri kecil yang lucu… GBU

  6. Olien
    Olien says:

    Berulang kali aku menjalin hubungan dan selalu kandas serta meninggalkan luka yg dlm. Sehingga membuatku putus asa utk memiliki pasangan. Seringkali saya berdoa utk terlepas dr rasa sakit, sedih dan putus asa ini. Tuhan pun menjawab doa2ku lwt berbagai cara. Salah satunya lwt renungan ini. Terima kasih karena semakin menguatkan saya utk tetap percaya bhwa apa yg terjadi utk membawa kebaikan dan damai sejahtera dalam hidupku. Putus asa BUKANLAH JALAN keluar yg baik utk semua ini. Tetapi dg berani bangkit dan melangkah walaupun tertatih utk melanjutkan hidup dg bergantung pada Yesus.

  7. Nelva
    Nelva says:

    Aku jg mengalami hal yg sama. Ketika disaat aku mendoakannya dan hubunganku dengannya justru harus putus tanpa sebab yang pasti.
    Aku berusaha ikhlas dan tegar walau sebenarnya aku sangat terluka.
    Tetapi kukembalikan lagi kepada kehendak dan keputusan Tuhan. Jika Tuhan mengizinkan hal itu terjadi aku percaya Tuhan menyediakan sesuatu hal yang lebih baik di masa depan untukku bagi kemualiaanNya.
    Mempergunakan kacamata iman untuk memandang jauh kedepan. Tuhan punya rencana. Dan yang menjadi penghiburan dan penyemangat bagiku adalah Tuhan harus dimuliakan dalam setiap proses hidupku.

  8. Teur Agni
    Teur Agni says:

    Ternyata banyk juga yg mengalami hal serupa.
    Begitupun aku.. Menjalani pacaran dan sekrg sudah tunangan dari 2015 lalu, dengan kondisi LDR. Tapi dengan tiba2, si cewk meminta untk break.. Entah apa yg dia rasakan sehingga begitu saja memutuskan untk break.. Sampai skrg hubungan kami seperti menggantung tnpa kejelasan.
    Dan permasalahan ini, membuat saya tahu. Ada sumber kekuatan besar, dan kekuatanku tidak ada apa2nya. Yaitu kekuatan dari Allah Bapa.. Dan sampai sekrg sedang di pergumulkan dalm doa.
    Sekiranya Tuhan Yesus berikan jalan keluar yang terbaik. Terimaksih, Tuhan memberkati

  9. Rita siahaan
    Rita siahaan says:

    Sungguh luar biasa menguatkan hati teman” yg mengalami hal yg sama,.
    Ya, tetaplah percaya bahwa saat Tuhan memisahkan kita dgn orang yg kita anggap pas utk kita tapi Tuhan berkata lain, uty berarti dy bukanlah yg terbaik buat kita dan yg terbaik sedang Tuhan siapkan utk kita,,, anak” yg d kasihiNya ☺☺

  10. Juand
    Juand says:

    Hal ini jga sdang sya alami…
    2 thun lbih menjalin hbungan hrus brakhir d tahun 2017 ini…
    Sya sllu berdoa pda Tuhan agr Tuhan mau mngubah hati mantan sya agar dia mau mengikut jalan Yesus, tpi trnyta Tuhan tdak mngabulkan doa sya hingga akhirx kami hrus mngakhiri hbungan it…
    Sakit tapi saya sangat meyakini bahwa Tuhan punya ya terbaik yg d sediakan bgi sya….

  11. inda
    inda says:

    Pengalaman yg sama,sebenar nya ini bukan lah pengalaman yg say alami,tp melihat pengalaman dari saudara ku bisa di bilang abg saya.hampir 6tahun mereka menjalin hubungan yg saya rasa cukup lama,tapi smua nya kandas, dan sia2,abg saya begitu terpukul,di saat undangan pernikahan mantan kekasih nya di berikan pd nya,saya seorang adik bener2 tidak terima dgn smua nya,karna melihat perbuatan mantan ny slma ini,tpi suatu saat saya teringat,jika tuhan mengambil sesuatu dari kita,dia pasti akn mengganti kan nya dgn yg lebih baik lagi,dan hampir stiap pergumulan doa saya,saya selalu membawakan nma abg saya dlm doa ku.dan benar tuhan telah menguat kn dy sampai saat ini.

  12. euniqe
    euniqe says:

    saya sdh bertunangan. kami sdh pcrn selama 5 tahun dan kami akan sgra menikah. kemudian sy berdoa dan berpuasa. sy bertanya kpd Tuhan apakah benar dia jodoh sy. lalu Tuhan menjawab doa sy. Dia mengarahkan sy untuk tinggalkan tunangan sy.hati saya sedih dan hancur. namun smpai detik ini sy msh belum mninggalkan dia.krn sy bingung hrs meninggalkan dia dgn alasan apa. krn hub kami berdua baik2 saja. namun saya terus berusaha untuk taat terhadap panggilanNya.

  13. euniqe
    euniqe says:

    saya sdh bertunangan. kami sdh pcrn selama 5 tahun dan kami akan sgra menikah. pasangan sy baik,namun ia tdk taat pergi ke gereja. jadi hanya kristen ktp. kemudian sy berdoa dan berpuasa. sy bertanya kpd Tuhan apakah benar dia jodoh sy. well sy telat doa memang. harusnya sblm tunangan sy sdh tanya sm Tuhan. lalu Tuhan menjawab doa sy. Dia mengarahkan sy untuk tinggalkan tunangan sy.hati saya sedih dan hancur. namun smpai detik ini sy msh belum mninggalkan dia.krn sy bingung hrs meninggalkan dia dgn alasan apa. krn hub kami berdua baik2 saja. namun saya terus berusaha untuk taat terhadap panggilanNya.

  14. Anne
    Anne says:

    Saya pun pernah mengalami patah hati 2 kali dengan anak Tuhan setelah itu saya tidak mau pacaran lagi Karena trauma seiring waktu Yesus mengobati luka hati masa lalu saya, beberapa tahun kemudian seorang pria mendekati saya mengajak pacaran, saya masih ragu Karena dia atheist kemudian dia membuktikan dirinya serius dengan melamar saya dengan keluarganya dari negri sebrang. Dan dia belajar Kristen Dan dibaptis setahun kemudian saya menikah dengan dia, saya percaya Tuhan Yesus menyediakan yang terbaik untuk Teman Teman walaupun harus melewati patah hati, kepahitan, agar selalu mengandalkan Tuhan Dan tidak berlarut larut dalam kesedihan yang hanya menghabiskan energi Dan waktu.

  15. Olivia Porajouw
    Olivia Porajouw says:

    sangat menginspirasi sekali. kisahku juga demikian. hubungan yang sudah dibangun selama 4,5 tahun bersama pria yang aku yakin akan mendampingiku nanti, ternyata mengakhiri hubungan kami dengan pengkhianatan dengan alasan karna dia merasa sudah tidak ada kecocokan lagi denganku. aku berusaha mempertahankannya, meskipun dia telah menyakitiku. tapi, entah kenapa Tuhan membawa ku semakin jauh darinya. hari-hariku selalu diisi dengan air mata setiap kali mengingatnya, aku selalu bertanya kenapa Tuhan mempertemukan kami bila akhirnya harus dipisahkan dengan cara seperti ini? namun, semakin ke sini aku semakin mengerti cara dan rencana Tuhan yang luar biasa. dari peristiwa itu, aku belajar menjadi diri sendiri, semakin dewasa secara rohani maupun karakter. sejak saat itu, aku mulai berpikir, bahwa Tuhan tidak pernah merancangkan rencana yang tidak baik untuk manusia yang Ia ciptakan. karna Ia selalu merancangkan kehidupan yang penuh dengan masa depan yang indah tepat pada waktu-Nya.

  16. Yuliana
    Yuliana says:

    saya sejak pacaran dari tgl 12 desember 2010 sampai sekarang sudah 6 tahun 3 bulan. saya sendiri kalau sudah ada masalah sedikit, sering minta putus. setelah minta putus pacar saya tidak pernah menerima. dan bahkan saya sendiri sudah minta putus 1 hari kemudian saya yang minta maaf.
    dia sendiri tau kalau saya mnta putus itu sudah pasti karena teman2 saya

  17. Yuliana
    Yuliana says:

    saya sejak pacaran dari tgl 12 desember 2010 sampai sekarang sudah 6 tahun 3 bulan. saya sendiri kalau sudah ada masalah sedikit, sering minta putus. setelah minta putus pacar saya tidak pernah menerima. dan bahkan saya sendiri sudah minta putus 1 hari kemudian saya yang minta maaf.
    dia sendiri tau kalau saya mnta putus itu sudah pasti karena teman2 saya. Tuhan luar biasa dalam hidup kita yah

  18. Meliana Sitanggang
    Meliana Sitanggang says:

    Ternyata ada byk org yg pernah mengalami hal ini. Jgn pernah merasa hdp kita yg tersakit dan terburuk krna kita gak pernah sendiri. Tuhan Yesus slalu menyertai. Gbu all.

  19. Imelda Fransiska Nenobais
    Imelda Fransiska Nenobais says:

    Sama seperti yang saya alami dulu, kecewa memang, hancur memang ditinggalkan orang yang ki

  20. Imelda Fransiska Nenobais
    Imelda Fransiska Nenobais says:

    Pengalaman mengajarkan banyak hal untuk kita, termasuk pengalaman dalam menjalin hubungan. Melalui kegagalan dalam hubungan ini saya diajarkan untuk semakin melibatkan Tuhan dalam hidup saya, walaupun sekarang saya belum menemukan penggan

  21. linda
    linda says:

    Saya pernah mengalami juga seperti kalian2. Tp setiap kali sy menjalin hubungan sy selalu minta didoakan seorang hamba Tuhan yg Tuhan pakai untuk menyampaikan suaraNya. Beberapa kali sy selalu didoakan “Tuhan menyediakan yang lebih baik lagi” padahal sy berharap dia yg Tuhan pilihkan untuk saya. Tidak jadi tidak jadi, gagal, gagal terus, sampai akhirnya sy menemukan suami saya, saya baru tahu “oh ternyata ini yg Tuhan mau”. Klo Tuhan tidak mau berarti Tuhan tahu dia bujan yg terbaik untuk kita, Tuhan sudah ada di masa depan dan tahu apa yg akan terjadi

  22. Lasmaria
    Lasmaria says:

    Sy jg ngalamin hal yg sma,pacaran 4 tahun,akhirnya putus juga..karna orangtua kurang setuju,sy menganggap orangtua sy itu adalah Tuhan yg sy bs lihat,dan sy pun mendengarkan nasihat beliau.awalnya sy kuatir jg,apa msh bs sy bertemu pria lain mengingat umur sy yg sdh lumayan dewasa.Tuhan itu baik teramat baik,Tuhan akhirnya mempertemukan sy dgn pria luar biasa yaitu yg jadi suami saya skrg..jd jgn kuatir akan masa depan..Tuhan sudah menyiapkan yg terbaik,yg penting kt percaya..Jbu

  23. Neta
    Neta says:

    saya pernah mengalami hal serupa. Agustus 2016 pacar saya memutuskan saya tanpa sebab. Dihari kami putus, saya tau kalau dia sedang dekat dengan wanita lain. Tuhan tidak pernah membiarkan saya terlalu lama dibohongi. Tuhan seringkali menunjukkan kebohongannya melalui mimpi yang sll jadi kenyataan. 3x saya bermimpi, dan semua nyata terjadi. 2 bulan waktu itu kami putus, dan selama 2 bulan saya berdoa, jika dia memang pantas maka kami pasti akan kembali. Kami akhirnya kembali, dan semoga Tuhan memberkati hubungan kami yang saat ini ldr. Tuhan lah yang menjaga hati kami tetap setia bersama.

  24. Nia paramita Tobing
    Nia paramita Tobing says:

    Tuhan tidak akan pernah tidur. Semua orang pasti rata2 mengalaminya termasuk saya. Tapi saya hanya merasa kuat ketika saya berdoa selalu kalo suatu saat Tuhan akan berikan yg lebih baik. Semoga Tuhan. Aminn

  25. Erlita
    Erlita says:

    Aku salah satu wanita yg setia dan mencintai pembohong, penghianat, memperalat aku dan banyak lagi..
    Aku marah dan benci tp aku hrs mematahkan rasa benci dan marah itu bhkan hars berdoa baginya….
    Kuserahkan dalam Tangan Tuhan sbab dialah Segalanya

  26. Erlita Siregar
    Erlita Siregar says:

    Aku salah satu wanita yg setia dan mencintai pembohong, penghianat, memperalat aku dan banyak lagi….
    Aku marah dan benci tp aku hrs mematahkan rasa benci dan marah itu bhkan hars berdoa baginya….
    Kuserahkan dalam Tangan Tuhan sbab dialah Segalanya…

  27. Betty shara
    Betty shara says:

    Saya jg lg mengalami hal yg sm, hubg hampir 6thn, km jalani slama LDR, bahkan udh 2thn tdk jumpa, bgtu byk pergumulan yg km rasakan, cobaan yg km jalani. Sebenrnya sy sudah lelah n tdk sbar lg menjalani hubgan ni,hubgn km yg smkin kedepan sering berselisih, tp sy ttp saja berdoa kpd Tuhan,memohon petunjukNya. Dan Tuhan selalu ksh kesabran kpd sy, namun skrg sy lg bimbang haruskah sy mempertahankan hubungan ni yg bahkan semakin hari semakin buruk?sy sampai skrg berdoa mohon petunjuk Tuhan apakah dia yg terbaik utk sy, hingga pada saat ni sy msh menantikan jawaban Tuhan. Krn sy yakin rancangan Tuhan ITU indah Dan pasti. Semoga sy smkin dikuatkan. Gbu

  28. Lesna
    Lesna says:

    Tuhan pasti berikan yg terbaik
    Saya mengalami hal ini, tepat satu tahun yg lalu,awal nya saya sangat kecewa,marah,Menangis berhari2, kenapa tiba2 dia memutus kan hubungan, hanya gara2 masalah kecil.
    Aku merasa saat itu Tuhan itu tdk adil,dia adalah orang yg selalu aku bawa di dalam doaku setiap hari,tapi ini lah Balasan yg dia berikan.

    Tapi setelah kami putus,rasa kecewa ini lebih mendewasakan saya,lebih mngubah sya utk tetap kuat dan tegar.
    Support dari teman,Kaka,dan semua orang2 yg ada di sekitar ku,memberi dukungan,Bahwa memang Tuhan pasti berikan yg lebih baik.
    Karena semua indah pada waktunya.

  29. Yosi
    Yosi says:

    Melihat dari semua komentar,
    Satu hal yg perlu di renungkan sebenarnya
    (Waktu memulainya tanya Tuhan atau ngga? Kudus atau ngga pacarannya?)
    So kalau berakhir gtu aja, ya antara hukuman atau jalan terbaik lepas dari dosa
    Karna terang dan gelap tidak bisa bersatu
    Saya juga beti” lah sma Kwan”, saya harusnya menikah d tahun ini, tpi yg saya dpt malah dia sdh bertunangan dgn mantannya pada bulan 1 kemarin di kampungnya, pdhl pamit dari rmh saya baik” dan plng kmpng jga alasannya untuk jmpa keluarga aja
    🙂 Agak ngga nyangka n kaya mimpi, tapi kita harus tau dan introspeksi diri, apa yg kita harapkan tidak akan terjadi tanpa kehendak Tuhan
    Trima aja apa yg kita alami skrng ini, selama masih bernafas, brti masih ada rencana yg ingin Tuhan genapi
    God Bless,,,

  30. Bunga
    Bunga says:

    Sama saya juga mengalaminya , saya pacaran selama 3thun 10bln dan pada akhir Tuhan berkata lain kami harus berpisah bulan 12 thun kmaren . Sedih tapi aku merasa lebih plong stelah berpisah dngannya . Walaupun sebenarnya aku bertanya-tanya apa kah pilihan aku ini benar ? Tuhan menjawab dengan satu tanda yaitu kami tetap menjadi teman baik sampai hari ini . Mungkin ini lah proses kedewasaan itu 🙂
    Thank’s buat renungannya
    Gbu

  31. Yulianti Marusi
    Yulianti Marusi says:

    Trimkasih atas kesaksiannya. Hal xg sama jga q sdh alami. Setelah sekian lama hampir 4 tahun lebih q menjalin hubungan denganx, mendoakannya d setiap kali q brdoa dan bahkan mendoakan hubungan kami xg ingin menikah namun pda akhirx tiba pda suatu jawaban doa sya dri Tuhan. Tuhan memberikan dia jodoh xg lain. Apalagi saat dia membriku kabar klo dia akan menikah dgn org lain hax krn ingin membahagiakan mamax. Sakit hati sya dan air matapun tak bisa d tahan. Hancurrr sya rasa, Tapi q harus kuat dan sabar, q percaya dia bukan xg terbaik bagi sya. Aku percaya suatu saat nanti Tuhan pasti memberikan xg terbaik buat sya. Aminnnn. Tuhan Yesus mbrkati

  32. Yenni maria
    Yenni maria says:

    Waktu Tuhan bukan waktu kita, Rencana Tuhan bukan rencana kita 🙂
    Tetaplah berpengharapan, karna Tuhan berkata ” Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh pengharapan, maka kamu akan menerimanya ” .
    Tuhan memberkati

  33. Dewi Tan
    Dewi Tan says:

    Teman2 mohon bantu doa agar sy juga dapat berhenti memikirkan dia, dia yg sdh mengkhianati dgn berhubungan dgn temanku sendiri dan sy mereka perlakukan sperti org bodoh, sy selalu ingin lepas dri dia tetapi hati dan pikiran ini tdak berhenti memikirkan dia merinduka dia, sy tau klo sy pertahankan sy akan trus menjadi org bodoh yg mw diduakan yg mw ditggalkan kapan saja dan dtg kapan saja dia mau, sy ingin lepas dri dia tpi hati dan pikiran ini masih penuh tentang dia, teman2 mohon bantu doa agar sy bisa betul2 lepas dri dia

  34. Momos Nainggolan
    Momos Nainggolan says:

    kakak” aku mau nanya dong, tolong ulasannya ya… dari yang aku baca baca artikel diatas…hampir semua nya mendoakan pasangan nya hingga hubungan kk” bertahan cukup lama bahkan tahunan…tapi meskipun kk sudah berdoa untuk hubungan kk” putus di tengah jalan…yang saya mau tanyakan…apakah jika kita berdoa kepada Yesus untuk semakin mendekatkan “cowok alias pacar” jika dia jodoh kita, tapi jauhkan “dia alias pacar” kalo memang bukan jodoh saya…begitu lah doa saya kk”. dan setelah saya bergumul untuk doa ini…”dia alias pacar” itu dan saya akhirnya putus. apakah itu jawaban dari doa saya…dan jika suatu saat kami bersatu kembali apakah saya harus mempertimbangkan lagi jawaban dari doa saya tadi untuk meneriman dia kembali.

  35. Stevanie riri
    Stevanie riri says:

    Pengalaman yang sama..
    Tetap bersandar PadaNya, puji Tuhan ketika saya mampu melalui setiap proses yg Tuhan brikan, skrg sayapun mendapat pendamping yg jauh lebih baik dari sebelumnya

  36. pat
    pat says:

    Apapun yang terjadi, Tuhan tau yang terbaik utk kehidupan kita. Proses pendewasaan dan semakin bergantung dgn Bapa di Surga. Gbu

  37. minta
    minta says:

    Mengalami situasi yang sama juga, tapi sekarang saya sudah semangat kembali dan mencoba ‘let it go’.
    Percaya akan keajaiban itu lagi setelah membaca renungan ini. Aku semakin percaya rencana Tuhan memang tak ada yg mampu mengerti, tp tak ada rancangan yg sesat, semua indah rancangan-Nya Tuhan. Hanya perlu bersabar dan menikmati setiap proses pendewasaan yg diberikannya. Semua Indah Pada Waktu-Nya.

  38. Rifana
    Rifana says:

    Ya pengalaman seperti ini memang menyakitkan. Aku pun mengalaminya beberapa tahun yang lalu ketika putus dengan pacar yang hampir menjadi suamiku. Namun melalui pengalaman itu aku menyadari bahwa akulah yang sebenarnya memaksakan hubungan ini karena aku ingin seorang pacar. Selain itu Tuhan sebenarnya sedang memulihkan aku. Pengalaman itu menyadarkan aku bahwa aku perlu mengampuni dia dan semua orang yang pernah menyakiti aku, bahkan sejak aku kecil. Setelah aku mengampuni, aku merasa hatiku menjadi lebih ringan dan aku menjadi makin dekat kepada Tuhan. Sampai sekarang Tuhan belum mempertemukan aku dengan orang lain untuk menjadi pacarku, namun herannya aku tetap merasa sukacita dan Tuhan bahkan membuka pintu untuk aku melayani lebih banyak orang. Aku masih berdoa untuk pasangan yang Tuhan akan berikan kepadaku, namun aku tidak akan memaksa Tuhan lagi, aku akan menunggu waktu dan orang yang terbaik menurut Dia, karena Dia adalah Allah Alfa dan Omega, Dia yang tahu masa depanku dan apa yang terbaik bagiku.

  39. Agnes Feby
    Agnes Feby says:

    Aku juga pernah merasakannya dulu.. Dan sungguh Puji Tuhan, aku boleh melewatinya krn Kekuatan Tuhan..
    Kami pacaran 2.5th.. Dan harus berakhir..
    Awalnya sangat sakit dan berat, di saat kami sudah merancang masa depan bersama..
    Tapi skrg saya sudah mendapatkan pasangan yg baru dan sudah berjalan 3th, dengan ijin Tuhan semoga tahun depan kami bisa diberkati di gereja..
    Dulu mgkin Aq sama sekali gtw knp Tuhan ijinkan aq sakit krn kehilangan, tp skrg aq benar2 bersyukur.. Krn itu bagian dari proses pendewasaanku dan jg bs Lbh baik lg dlm menjalani hubungan untuk kedepannya..
    Pelajaran yg aq dpt dari putus dengan pacar ku yg dulu adalah..
    Jika memang dia adalah yg dari Tuhan, maka kita akan menjadi lebih baik dan semakin dekat dengan Tuhan..

  40. stora angie sinaga
    stora angie sinaga says:

    Puji Tuhan, dengan membaca artikel ini dan koment2 dr teman2 aku jadi tidak merasa sendiri, saat ini aku ditinggalkan pasanganku dalam keadaan hamil 8 bulan dengan perempuan muslim sekantornya, tapi dengan semua yg ku alami aku belajar bahwa ini bukanlah akhir segalanya, Tuhan pasti menggantikannya dengan sesuatu yg lebih indah… dan aku Percaya Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita sendiri… GBU all

  41. KasihTuhanatasmu
    KasihTuhanatasmu says:

    Menjadi wanita memanglah harus tegar, karena Tuhan sudah buat kita lebih tegar dari apapun.
    Bagaimana alasanya kita berpisah atau dipertemukan, saya Percaya bahwa ada sebuah pelajaran besar dalam hidup kita.

    Banyak hal yang saya sudah lewati saat saya menunggu seseorang ternyata bukan untuk saya.
    Dimana sudah lewat 8 tahun saya mencintainya dalam diam.
    Dimana saya sadar bahwa saat saya menunggu saya belajar banyak hal untuk menjadi wanita yang kuat dalam iman dan jasmani.
    Dimana saya menjadi wanita yang dapat membangun mimpi saya saat saya selalu mendoakannya. Saya belajar untuk setia dalam penantian saya.
    Disanalah saya belajar untuk mengasihinya bukan mencintainya.
    Karena Tuhan mengajarkan kasih kepada kita , lebih besar dari apapun.
    Bukan berarti saya menutup hati saya untuk orang lain.

    Karena jika Allah berkehendak, mungkin saya akan dipasangkan dengan yang lain.

    Jika semua hal itu sudah terjadi, jadilah wanita yang sabar dalam penantian.
    Tuhan akan memberikan yang sepadan untuk masing2 anaknya.
    Jika orang bilang kita sudah jatuh dalam sebuah hubungan yang buruk bukan berarti itu merupakan sebuah penyesalan, melainkan sebuah pelajaran atau langkah untuk kita.

    Jangan lah tutup hatimu dan larut dalam sebuah kelabu. Aku tau semua butuh waktu. Tuhan memberikan waktumu untuk melihat bahwa ada sebuah hal indah dibalik semua itu.

    Agar besok, dihubungan selajutnya kita dapat melakukan yang terbaik. Belajar untuk rendah hati menerima dan mengasihinya.
    Saya percaya, bahwa setiap wanita memilih lewat hati nuraninya.

    Tidak ada salahnya, jika ternyata kita memilih untuk menjadi independent, yang terpenting adalah kita mengasihi Allah terlebih dahulu dari apapun.
    dan jangan lupa untuk memulai setia terlebih dahulu 🙂

    Semoga dapat memberkati.
    ” Pemilih itu boleh, tapi siapa kah orang yang mengasihi jika ia tidak mengasihi kekurangan dan kelbihannya”

  42. dian rosdiana
    dian rosdiana says:

    saya juga ngalamin hal yg sama. Setelah 3tahun pacaran tiba2 dia putusin saya lewat email dg alasan tdk cocok lagi . Fb saya di blokir, WA sy di blokir, sy coba untuk minta penjelasan tapi dia malah menghina sy dan menyuruh sy untuk mencari yg lain . 2minggu kemudian teman saya kasih tau kalo dia sudah punya pacar baru . Terpuruk hancur, seperti sampah yg dibuang begitu saja . Merasa paling malang di dunia, tapi ternyata bukan sya saja yg pernah mengalami hal buruk ini.
    Bismillah Semoga ALLAH memberikan pengganti yg terbaik untuk kita ya sist. Amin ya ALLAH..

  43. ronald
    ronald says:

    Satu yang pasti, Tuhan gak mau hati kita mendua. Jangan sampai pacar kita jadi yg utama di hati, sementara Tuhan jadi nomor dua. jangan, jangan!!!

    Terima kasih sudah berbagi!

  44. Diva
    Diva says:

    Aku juga merasakan hal yang sama hubungan ku dengan dia juga 3tahun 7bulan bahkan kami sudah tunangan sekitar 6bulan. Memang disitu aku yang mengakhiri hanya karna emosi semata saja. Namun dia langsung pergi dan tak kembali bahkan dia sendiri berbicara bahwa dia menyanyangi wanita lain dalam waktu 1minggu setelah putus denganku. Sungguh hati ini merasa hancur sekali menerima keadaan dan masalah seperti ini.

  45. Juwi
    Juwi says:

    Merasakan patah hati benar-benar aku rasakan saat ini, kecewa pada sosok laki-laki yang aku fikir akan menjadi pasangan hidupku kelak, perasaanku bagaikan di banting-banting hingga remuk dan tak berdaya, dia melepaskanku begitu saja saat aku merasa terpuruk karna sikap dia, dia berkata “aku sayang kamu, tapi respect aku udh ilang” begitu hancurnya perasaan ku, begitu kecewanya hatiku, ketika aku mengingat smua hal yng kami lewati bersama, ketika aku mengingat setiap kata-kata keseriusan dia, semakin aku ingat semakin remuk hatiku, saat hatiku remuk aku berdoa dan membuat hariku tenang sejenak, namun aku kembali di ingatkan, ketika aku mencintai manusia dan aku melupakan Tuhan, Tuhan akan membuat hatiku patah, saat aku melupakannya dan saat itulah aku harus merasakan kekecewaan pada cinta manusia

Newer Comments »

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *