Bagaimana Kamu akan Dikenang?

Rabu, 22 Maret 2017

Bagaimana Kamu akan Dikenang?

Baca: Ibrani 11:23-28

11:23 Karena iman maka Musa, setelah ia lahir, disembunyikan selama tiga bulan oleh orang tuanya, karena mereka melihat, bahwa anak itu elok rupanya dan mereka tidak takut akan perintah raja.

11:24 Karena iman maka Musa, setelah dewasa, menolak disebut anak puteri Firaun,

11:25 karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah dari pada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.

11:26 Ia menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah.

11:27 Karena iman maka ia telah meninggalkan Mesir dengan tidak takut akan murka raja. Ia bertahan sama seperti ia melihat apa yang tidak kelihatan.

11:28 Karena iman maka ia mengadakan Paskah dan pemercikan darah, supaya pembinasa anak-anak sulung jangan menyentuh mereka.

[Musa] menganggap penghinaan karena Kristus sebagai kekayaan yang lebih besar dari pada semua harta Mesir, sebab pandangannya ia arahkan kepada upah. —Ibrani 11:26

Bagaimana Kamu akan Dikenang?

Sebuah tugu peringatan berdiri di lokasi bekas penjara tahanan Jepang di Tiongkok, tempat seorang tokoh meninggal dunia pada tahun 1945. Pada tugu itu tertulis demikian, “Eric Liddell lahir di Tianjin dari orangtua asal Skotlandia pada tahun 1902. Kariernya mencapai puncak dengan keberhasilannya meraih medali emas dalam perlombaan lari 400 meter di Olimpiade tahun 1924. Ia kembali ke Tiongkok untuk bekerja sebagai guru di Tianjin. . . . Seluruh hidupnya dicurahkan untuk mendorong kaum muda agar mau memberikan kontribusi mereka yang terbaik demi kemajuan umat manusia.”

Di mata banyak orang, keberhasilan terbesar Eric adalah dalam bidang olahraga. Namun, ia juga dikenang untuk kontribusinya dalam hidup banyak kaum muda di Tianjin, Tiongkok, negara kelahiran yang sangat dicintainya. Ia hidup dan melayani dengan penuh iman.

Apa yang akan dikenang dari diri kita? Prestasi pendidikan, jabatan dalam pekerjaan, atau kesuksesan finansial, mungkin membuat kita diingat oleh orang lain. Namun, yang akan dikenang lama setelah kita tiada adalah karya diam-diam yang kita tanamkan dalam hidup orang lain.

Dalam Ibrani 11, pasal Alkitab yang menyoroti tentang iman, Musa dikenang sebagai seseorang yang memilih untuk menyatukan dirinya dengan umat Allah daripada menikmati kemewahan Mesir (ay.26). Ia memimpin dan melayani umat Allah dengan penuh iman. —C. P. Hia

Mintalah kepada Allah untuk menunjukkan kepadamu bagaimana kamu dapat membawa pengaruh yang baik dalam hidup orang lain. Dalam hal apakah kamu ingin dikenang?

Kesetiaan kepada Tuhan adalah kesuksesan yang sejati.

Bacaan Alkitab Setahun: Yosua 10-12; Lukas 1:39-56

Artikel Terkait:

5 Hal yang Perlu Diwaspadai dalam Meraih Sukses

Siapa yang tidak ingin sukses? Kita semua tentu ingin. Pertanyaannya, kesuksesan seperti apa yang ingin kita raih? Dan, apa saja yang telah dan sedang kita lakukan untuk memastikan kita dapat meraih sukses itu? Adakalanya kita terlalu cepat puas dengan sukses yang sementara. Ini dicerminkan oleh pilihan-pilihan yang kita ambil.

Berikut lima sikap yang perlu kita waspadai dalam meraih sukses.

Bagikan Konten ini
25 replies
  1. Boby Alkadita
    Boby Alkadita says:

    Sangat memberkati. Renungan diatas mengingatkan saya pada motto seorang pelayan Kristus di salah satu gereja di Kalimantan Barat. “Satu teladan lebih bermanfaat dari ribuan kata-kata bijak.”

  2. Chen Simamora
    Chen Simamora says:

    Puji Tuhan, Trimakasih Yesus. Aku ingin belajar di kenang karena menanamkan sesuatu pada orang lain bukan pada diriku sendiri. Amin

  3. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata banyak tangguh kekal tebal teguh tentram baik selalu bahagia murni menang terus tinggi luas lebar segar nyaman sejuk terang kuat abadi hebat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , ampunilah segala dosa – dosa kesalahan – kesalahan kecerobohan – kecerobohan yang sengaja maupun tidak sengaja kami semua lakukan dari perkataan kami semua dan perbuatan kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , kasih-Mu sungguh selalu terang buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh indah nyata banyak tangguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  4. Rolphie Daniel Mahulette
    Rolphie Daniel Mahulette says:

    Mengucap syukur, selalu dan masih belajar menjadi seorang anak yang baik dan taat kepada Bapa

  5. sutikno
    sutikno says:

    ya Tuhan Yesus teguhkan dan kuatkan iman kami kepada janji-janji-Mu dan kesetian-Mu sehingga kami menjadi berkat bagi semua orang . untuk kemuliaan nam-Mu amin

  6. Elisabeth Lilik Nurwulan
    Elisabeth Lilik Nurwulan says:

    sungguh indah .karya Allah .itulah kesuksesan dalam ketaatan pada Allah yg penuh kuasa.Terpujilah nama Tuhan Yesus

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *