Terus Berlari

Kamis, 23 Februari 2017

Terus Berlari

Baca: Filipi 3:12-21

3:12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

3:13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

3:14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

3:15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu.

3:16 Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.

3:17 Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.

3:18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.

3:19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

3:20 Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,

3:21 yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

[Aku] berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. —Filipi 3:14

Terus Berlari

Salah satu program televisi favorit saya adalah The Amazing Race. Dalam reality show itu, sepuluh pasangan dikirim ke suatu negara asing dan di sana mereka harus berlomba dengan menaiki kereta api, bus, taksi, sepeda, dan berjalan kaki, dari satu tempat ke tempat lain guna memperoleh instruksi yang mereka perlukan untuk tantangan selanjutnya. Tujuannya adalah bagi satu pasangan untuk mencapai tempat finis lebih awal dari pasangan-pasangan lainnya dan merebut hadiah sebesar satu juta dolar.

Rasul Paulus membandingkan kehidupan iman orang Kristen dengan perlombaan dan mengakui bahwa dirinya sendiri belum mencapai garis finis. Ia berkata, “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus” (Flp. 3:13-14). Paulus tidak menoleh ke belakang dan membiarkan kegagalan-kegagalannya di masa lalu terus membebaninya dengan rasa bersalah. Ia juga tidak membiarkan keberhasilannya di masa kini membuatnya berpuas diri. Ia terus berlari pada tujuan untuk menjadi semakin serupa dengan Yesus Kristus.

Kita pun sedang berlari dalam perlombaan yang sama. Entah kita pernah gagal atau berhasil di masa lalu, marilah terus berlari menuju tujuan tertinggi untuk menjadi serupa dengan Yesus. Kita tidak berlomba untuk meraih hadiah duniawi, melainkan demi upah yang paling utama, yakni menikmati Dia selamanya. —Marvin Williams

Bacalah Filipi 4:11-13. Bagaimana kita dapat terus berlari menuju pengharapan kita di masa mendatang? Bacalah Ibrani 12:1-2. Hal-hal praktis apa yang harus kita lakukan untuk terus maju dan bertahan?

Jangan pernah berhenti berlari kepada Yesus.

Bacaan Alkitab Setahun: Bilangan 7-8; Markus 4:21-41

Artikel Terkait:

Berlari Menuju Masa Depan

Bila masalah terus datang menerpa, mungkinkah kita bisa leluasa berlari menuju masa depan? Yonathan Syzao membagikan pengharapan yang ia miliki di tengah bayang-bayang kecemasan yang sempat membuatnya merasa tidak berdaya.

Bagikan Konten ini
35 replies
  1. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata banyak tangguh kekal tebal teguh tentram baik bahagia murni menang tinggi luas lebar segar nyaman sejuk terang kuat abadi hebat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , ampunilah segala dosa – dosa kesalahan – kesalahan kecerobohan – kecerobohan yang sengaja maupun tidak sengaja kami semua lakukan dari perkataan kami semua dan perbuatan kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , kasih-Mu sungguh selalu terang buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh indah nyata banyak tangguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  2. nathan
    nathan says:

    Hidup ini ibarat perlombaan utk mencapai garis finis dan mendapat hadiah yaitu hadiah dari Tuhan Yesus Kristus yg tetap setia di dalam Tuhan sampai akhir hidup ini. Semangat sampai mendapat hadiah yg dijanjikan-Nya.GBU.

  3. Riana Saragih
    Riana Saragih says:

    Amin. Seberat apapun cobaan dan masalah kita. Kita ditempah semakin kuat dan iman percaya kita semakin bertumbuh melalui masalah2 yg terjadi dlm hidup kita. Teruslah berlari kepada Yesus. Karena kita akan mendapat hadiah dariNya..

  4. lidia
    lidia says:

    allah bekerja didalam segala sesuatu unt mendatangkan kebaikan BG setiap org percaya kpd nya kita TDK perlu takut hadapi .masalah

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *