Letakkanlah Bebanmu

Minggu, 8 Januari 2017

Letakkanlah Bebanmu

Baca: Matius 11:25-30

11:25 Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.

11:26 Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.

11:27 Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya.

11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

11:29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

11:30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. —Matius 11:28

Letakkanlah Bebanmu

Seorang pria yang sedang mengemudikan truk di jalan pedesaan melihat seorang wanita menggendong suatu beban yang berat. Pria itu menepikan truknya dan menawarkan tumpangan kepadanya. Wanita itu mengucapkan terima kasih dan langsung naik ke bagian belakang truk.

Sesaat kemudian, pria itu menyadari ada yang ganjil: wanita itu masih menggendong barangnya yang berat meskipun sudah duduk di dalam kendaraan! Dengan heran, pria itu berkata, “Bu, letakkan saja barang bawaanmu dan beristirahatlah. Truk ini cukup kuat untuk mengangkutmu dan barangmu. Santai saja.”

Apa yang kita lakukan dengan beban ketakutan, kekhawatiran, dan kecemasan yang sering kita pikul sembari menjalani hidup yang penuh tantangan ini? Alih-alih bersandar kepada Tuhan, saya justru sering bersikap seperti wanita tadi. Tuhan Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28). Namun ternyata saya masih saja memikul beban yang seharusnya saya serahkan kepada Yesus.

Kita menyerahkan beban kita dengan membawanya kepada Tuhan dalam doa. Rasul Petrus berkata, “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada [Tuhan Yesus], sebab Ia yang memelihara kamu” (1Ptr. 5:7). Karena Dia memelihara kita, kita dapat berserah dan merasa tenang sambil terus belajar untuk mempercayai-Nya. Daripada terus-terusan memikul beban yang memberatkan dan melelahkan kita, marilah menyerahkan semua beban itu kepada Tuhan dan mengizinkan Dia menanggungnya bagi kita. —Lawrence Darmani

Tuhan, aku lelah. Hari ini aku menyerahkan beban hidupku kepada-Mu. Kumohon, ambil dan tanggunglah bebanku.

Doa adalah sarana untuk memindahkan beban dari bahu kita ke bahu Allah.

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 20-22; Matius 6:19-34

Artikel Terkait:

Mengapa Hidup Terasa Begitu Melelahkan

Belakangan ini aku merasa sangat lelah dengan hidupku. Mungkinkah penyebab kelelahan ini karena kita lebih mengandalkan diri sendiri daripada mengandalkan Tuhan? Temukan kesaksian Yuliani di dalam artikel ini.

Bagikan Konten ini
41 replies
  1. makmursihombing
    makmursihombing says:

    sungguh kasih Allah yang besar dengan senang hati memikul beban kita…

    jangan takut kwan seiman..

  2. Yohannes Manalu
    Yohannes Manalu says:

    Begitu besar ternyata kasih Allah,
    aku terlalu sibuk untuk memikirkan masalh sendirian. Egoku terlalu besar berpikir mampu untuk menghadapi segala masalah yg ada tanpa petunjukNya.
    Tuhan Yesus, pimpin langkahku. Amin

  3. yanr
    yanr says:

    Kasih TUHAN Ya Dan Amin
    Jangan Takut Hai Teman”ku … Percayalah Kepada TUHAN Dan Serahkanlh Segala Beban Kita KpdNYA Di Dalam DOA … IA Selalu Siap Menolong Anda Dan Saya . Haleluya

  4. Miz Bunanny
    Miz Bunanny says:

    Tuhan Angkat bebanku… gantikan dengan kelegaan krn aku sangad percaya Akan PertolonganMu yg tak pernah berkesudahan….Trimakasih Tuhan..

  5. Maria Mahdalena
    Maria Mahdalena says:

    Kupercaya segala beban yg ku alami Kau tanggung Bapa.
    Ku serahkan hidup ini kepadaMu. Tuhan Menyertai. Amin.

  6. yohanes
    yohanes says:

    Puji Tuhan.. kadang sy jg kuatir.. padahal sdh berdoa tp tetap saja kuatir.. jadi sy sprti wanita ITU.. memikul beban sambil menaiki truk..

  7. Heru Winarto
    Heru Winarto says:

    saya sering mendengar ayat ini,namun cuman angin lalu dikepala saya,hingga akhirnya saya skr kena vertigo,semoga Tuhan menjamah saya,mengampuni saya

  8. Hosea Patria
    Hosea Patria says:

    Saya pernah berpikir kenapa saya selalu merasa khawatir dan penuh kebingungan setelah saya membaca renungan ini sungguh luar biasa tersentuh di hati saya rasa khawatir saya hilang dan penuh dgn Damai,Kasih
    Trima Kasih TUHAN atas MujizatMu yg penuh keajaiban

  9. admiron
    admiron says:

    Tuhan aku pendosa besar..aku hina bina..aku sering bermain2 dengan keselamatan yg telah Engkau beri..aku sering tergoda dengan rusaknya dunia ini..Tuhan ampunilah aku..

  10. Maryati
    Maryati says:

    TUHAN yesus aku lelah aku srahkan smu bbanku kkuatiranku ktakutanku klemahanku aku lpaskan kpdamu aku mau myanimu smpay ahir hdupku amiin

  11. lena
    lena says:

    Saya adalah orang yg sering mengeluh karna mungkin saya merasa harus memikul sgala beban atau masalah saya sendiri tapi kali ini Tuhan berbicara melalui renungan hari ini. Thank You God

  12. rosmida
    rosmida says:

    semua beban yg kuhadapi aku mau serahkan kpd Tuhan tngn pengasih Tuhan saya tidak kuatir sebab Tuhan baik dia peduli untuk setiap beban berat yg kita hadapi dia bantu kita untuk jln keluar segala beban rintangan yg kita alami trimakadi Yesus amin

  13. pardomuan
    pardomuan says:

    Tuhan Yesus, sy sering bersikap sperti wanita itu. Ampunilah aku krn imanku lemah sekali utk menyerahkan bebanku pdMu. Engkaulah Tuhan yg menolongku menyerahkan diri pdMu. Tanpa Roh KudusMu yg menolong dan membimbing hidupku aku tak akan mampu ya Tuhan

  14. pardomuan
    pardomuan says:

    Tuhan Yesus, sy sering bersikap sperti wanita itu. Ampunilah aku krn imanku lemah sekali utk menyerahkan bebanku pdMu. Engkaulah Tuhan yg menolongku menyerahkan diri pdMu. Tanpa Roh KudusMu yg menolong dan membimbing hidupku aku tak akan mampu ya Tuhan. Mohon doa dr saudara/i dlm Tuhan Yesus buat saya. Gbu

  15. Fiera
    Fiera says:

    Sudah sangat terbukti berkali-kali dalam hidupku… !
    Doa membuat beban terasa sangat ringan.. Terima kasih Tuhan, terpujilah namaMU

  16. arifah
    arifah says:

    Tuhan Yesus aq percy tngan Mu tdk akn membiarkanku jtuh tergltk,Engkau sanggp menopangku.Sesungguhny tiada daya dan upaya hny pertlngan Mu yg kuyakini dlm hdp ini.Haleluyah!

  17. Tiur
    Tiur says:

    Tuhan Yesus Hr ini aku begitu lelah… Lelah yang sangat dalam akibat dosaku di masa lalu Tuhan… HR ini aku hrs mendapatkan uang 5 jt untuk membayar hutang kita HR ini blum esok lusa dan selanjutnya Tuhan aku sllu menjadi beban buat KLG hari ini ya Bapa aku memohon pertolonganmu ulurkan lah tanganmu ya Bapa berilah muzijatmu HR ini ya Bapa amin…

  18. Gunawan Siswanto
    Gunawan Siswanto says:

    Tuhan, aku lelah sekali.
    Mulai hari ini, aku serahkan semua beban hidupku kepada Mu.
    Kumohon, ambil dan tanggunglah semua beban hidupku ini.
    Yah…do’a adalah sebuah kekuatan yg ajaib,tdk kelihatan tapi terasa beban hidup kita menjadi berkurang, karna semua ini adalah pertolongan Tuhan yg luar biasa.

  19. Fkb777
    Fkb777 says:

    Aku sudah lelah sejak 2011 hingga saat ini. TUHAN aku mohon ampun atas dosaku. Aku hanya menjadi beban org di sekitarku. Semoga engkau cepat memanggil aku. Amin

  20. novie
    novie says:

    Terima kasih Tuhan, engkau Allah yang hidup, Allah yang sanggup pulihkan segala beban dan permasalahan yang sementara di hadapi, terpuji pujilah engkau allah yang atas langit dan bumi….Haleluyahhhhhhhhhhhhhhh

  21. Nuke lie
    Nuke lie says:

    Dulu sy ditolong Tuhan Yesus pastinya skr pun dan selamanya ditolong, kelegaan Sy dapatkan hanya di dlm Tuhan Yesus.. Roh Kudus selalu berbicara TENANG disaat setelah mendengarkan hatipun merasa ada kelegaan dan tdk merasakan lagi kekuatiran, Tuhan pun bekerja dengan caranya sendiri utk membuat beban jadi Sukacita.. Halleluya Trimakasih Tuhan Yesus.. Terpujilah Engkau Tuhan Skr dan selama2nya.. Amin

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *