Kasih yang Berlipat Ganda

Rabu, 4 Januari 2017

Kasih yang Berlipat Ganda

Baca: 1 Yohanes 4:20-5:5

4:20 Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

5:1 Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga Dia yang lahir dari pada-Nya.

5:2 Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya.

5:3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,

5:4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.

5:5 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?

Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. —1 Yohanes 4:21

Kasih yang Berlipat Ganda

Karen bercerita tentang teman segerejanya yang didiagnosa menderita penyakit ALS (amyotrophic lateral sclerosis, juga dikenal sebagai penyakit Lou Gehrig). Keadaan temannya itu tidak terlalu baik, karena penyakit ganas itu telah mempengaruhi saraf dan ototnya hingga mengakibatkan kelumpuhan. Asuransi kesehatan yang dimiliki keluarga temannya itu tidak mencakup biaya untuk perawatan di rumah, sedangkan suami dari temannya itu tidak ingin menempatkan istrinya di panti jompo.

Sebagai seorang perawat, Karen memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk menolong wanita itu. Ia pun mulai berkunjung ke rumah wanita tersebut untuk memberikan perawatan. Namun Karen segera menyadari bahwa ia tidak sanggup merawat temannya itu sementara ia juga harus mengurus keluarganya sendiri. Karena itulah Karen mulai mengajar teman-teman yang lain di gereja untuk membantu pelayanan itu. Selama tujuh tahun sampai temannya meninggal dunia, Karen telah melatih 31 sukarelawan tambahan yang mendukung keluarga itu lewat perbuatan kasih, doa, dan berbagai bantuan praktis.

“Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya,” kata Yohanes, sang murid (1Yoh. 4:21). Karen memberi kita teladan kasih yang sangat luar biasa. Ia memiliki keahlian, belas kasihan, dan visi untuk menggerakkan orang-orang di gerejanya agar ikut menolong seorang teman yang sedang menderita. Kasihnya kepada satu orang yang membutuhkan pertolongan itu telah berlipat ganda menjadi kasih yang ditunjukkan oleh banyak orang di sekitarnya. —Tim Gustafson

Bagaimana Allah dapat menggunakan talenta dan kemampuanmu untuk melayani orang lain yang membutuhkan pertolongan? Mintalah kepada Allah agar Dia menunjukkan bagaimana kamu dapat menggunakan karunia yang kamu miliki bagi kerajaan-Nya.

Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. —Yesus Kristus

Bacaan Alkitab Setahun: Kejadian 10-12; Matius 4

Artikel Terkait:

Berbagi Takjil di Perempatan Lampu Merah

Langit senja begitu indah sore itu ketika aku tengah berada dalam perjalanan menuju rumah. Di tengah-tengah perjalanan, suara azan magrib berkumandang bersama dengan suara sirine yang cukup panjang. Ya, saat itu adalah bulan puasa bagi umat Muslim. Terbersit dalam benakku, apa yang bisa aku lakukan untuk menunjukkan kasih kepada mereka?

Baca kesaksian Noni selengkapnya di dalam artikel ini.

Bagikan Konten Ini
23 replies
  1. robert lesmana
    robert lesmana says:

    Trimakasih Tuhan atas firmanMu, dan maafkan kami yg sering hanya mengasihi diri sendiri bahkan membenci dan melupakan org” sekitar kami. Ampuni kami Tuhan, berikan kami hati yg baru yg tulus dan biar lah komitmen kami utk membagikan kasih kpd setiap org” di sekitar kami yg membutuhkan kasihMu Tuhan.

  2. petrus
    petrus says:

    pagi ini dengan komitmen besar ak mau Tuhan Allah Memberikan petunjuk kepadaku atas apa talenta yg ak miliki dari hal yg terkecil dilingkungan kerja dan dikehidupanku…. Allahku Luar Biasa… syalom…

  3. icalpenyok
    icalpenyok says:

    Tuhan Yesus berkati kami, jamah kami dalam segala hal mampukan kami mengasihi sesama kami, membantu mereka dengan penuh sukacita. Amin

  4. Gaby Karouw
    Gaby Karouw says:

    Thanks Bapa mengingatkan aku bahwa kemenangan mengalahkan dunia adalah iman kita. Tambahkan iman ku kepada-Mu Tuhan, aku mau bisa lebih sabar dan smart hadapi orang-orang yg nyebelin. Sungguh aku ga mampu lakukan itu sendiri. Ketika aku tidak mengendalikan diri, artinya aku gagal. Aku berserah kepada-Mu Tuhan menangkan aku dengan tetap mengasihi mereka yg nyebelin, terima kasih Tuhan Yesus.

  5. Daniel Setiawan
    Daniel Setiawan says:

    Terima kasih Yesus di hari ke 4 di Tahun 2017 ini kami boleh di ingatkan lagi tentang Kasih kepada sesama manusia

  6. rosmida
    rosmida says:

    terimakasih Tuhan firmanMu dipada pagi hari ini mengingatkan agarkami mengasihi saudara saudara kami seperti mengasihi diri sendiri mampukan kami Bapa melakukan talenta untuk melayani saudara bahkan orang lain yg membutuhkan pertolongan itu kerinduanku bantulah aku Tuhan agar aku dapat melakukan kehendakMu amin

  7. pipi_kiri
    pipi_kiri says:

    Setiap org punya talenta, tnggal bagaimana ia mau mnyerahkan pd Allah utk dipakai dlm perwujudan kasih Allah

  8. willy
    willy says:

    yes , Jesus great . bener bener………..
    ” bagaimana mungkin mengasihi yang tidak terlihat bila yang terlihat saja belum bisa dikasihi , ”
    Jesus Bless Us

  9. bayu suwandi
    bayu suwandi says:

    Semuanya balik lagi ke diri kita, mau apa tidak kita melaksanakan perintah Tuhan.

    1 Yoh 5 : 3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,

  10. Andreas Pallo Dwiputra
    Andreas Pallo Dwiputra says:

    woww,,
    Langsung ilang gini perasaan kesel sm Bos yg ga ngehargain jerih payah gw,,,
    yg kerja siapa,, yg dikasih “jalan2” siapa,
    Jesus is Great, amazing bgt yaak,xixi
    jd heran sndiri,perasaan keseel langsung ilang gt

  11. arifah
    arifah says:

    Bapa surgawi bri aq iman yg kuat,berakar dan berdasar dgn kasih kristus.Jangan biarkan hdpku sprt tdk mengenal sgl kbaikn Mu dan jdikan hamba yg rendah hati unt ttp melakukan kasih.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *