Kabar Baik!

Selasa, 13 Desember 2016

Kabar Baik!

Baca: Nahum 1:7-15

1:7 TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya

1:8 dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir. Ia menghabisi sama sekali orang-orang yang bangkit melawan Dia, dan musuh-Nya dihalau-Nya ke dalam gelap.

1:9 Apakah maksudmu menentang TUHAN? Ia akan menghabisi sama sekali; kesengsaraan tidak akan timbul dua kali!

1:10 Sebab merekapun akan lenyap seperti duri yang berjalin-jalin, dimakan habis seperti jerami kering.

1:11 Bukankah dari padamu muncul orang yang merancang kejahatan terhadap TUHAN, orang yang memberi nasihat dursila?

1:12 Beginilah firman TUHAN: “Sekalipun mereka utuh dan begitu banyak jumlahnya, tetapi mereka akan hilang terbabat dan mati binasa; sekalipun Aku telah merendahkan engkau, tetapi Aku tidak akan merendahkan engkau lagi.

1:13 Sekarang, Aku akan mematahkan gandarnya yang memberati engkau, dan akan memutuskan belenggu-belenggu yang mengikat engkau.”

1:14 Terhadap engkau, inilah perintah TUHAN: “Tidak akan ada lagi keturunan dengan namamu. Dari rumah allahmu Aku akan melenyapkan patung pahatan dan patung tuangan; kuburmu akan Kusediakan, sebab engkau hina.”

1:15 Lihatlah! Di atas gunung-gunung berjalan orang yang membawa berita, yang mengabarkan berita damai sejahtera. Rayakanlah hari rayamu, hai Yehuda, bayarlah nazarmu! Sebab tidak akan datang lagi orang dursila menyerang engkau; ia telah dilenyapkan sama sekali!

Lihatlah! Di atas gunung-gunung berjalan orang yang membawa berita, yang mengabarkan berita damai sejahtera. —Nahum 1:15

Kabar Baik!

Kita dihujani dengan beragam berita melalui media internet, televisi, radio, dan telepon genggam. Mayoritas berita tersebut mengungkapkan kabar buruk—berbagai tindak kejahatan, terorisme, perang, dan masalah ekonomi. Namun adakalanya kabar baik menyeruak di tengah masa-masa kelam yang dipenuhi kesedihan dan keputusasaan. Kabar baik itu bisa mengungkapkan tentang tindakan tanpa pamrih yang dilakukan sekelompok orang, terobosan dalam bidang medis, atau upaya perdamaian yang berhasil dicapai oleh pihak-pihak yang sedang bertikai.

Dalam Alkitab Perjanjian Lama terdapat perkataan dua orang yang membawa harapan besar kepada umat manusia yang sudah lelah dengan pertikaian yang mendera mereka.

Dalam penggambarannya tentang penghakiman Allah yang akan ditimpakan-Nya kepada suatu bangsa yang kuat dan kejam, Nabi Nahum berkata, “Lihatlah! Di atas gunung-gunung berjalan orang yang membawa berita, yang mengabarkan berita damai sejahtera” (NAH. 1:15). Kabar baik tersebut membawa harapan bagi semua orang yang sedang tertindas.

Perkataan serupa juga ditemukan di dalam kitab Yesaya: “Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat” (Yes. 52:7).

Nubuat yang membawa pengharapan dari Nabi Nahum dan Nabi Yesaya digenapi sepenuhnya pada hari Natal pertama ketika malaikat menyampaikan kabar kepada para gembala, “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Luk. 2:10-11).

Kabar utama yang terpenting dalam hidup kita setiap hari adalah kabar terbaik yang pernah diberitakan—Kristus Sang Juruselamat telah lahir! —David McCasland

Kelahiran Yesus Kristus adalah kabar terbaik yang pernah diterima dunia!

Bacaan Alkitab Setahun: Hosea 12-14; Wahyu 4

Artikel Terkait:

Mengapa Natal Tidak Masuk Akal

Sadarkah kamu bahwa sebenarnya Natal itu tidak masuk akal? Coba pikirkan baik-baik 5 alasan berikut….

Bagikan Konten Ini
15 replies
  1. Totonta Brahmana
    Totonta Brahmana says:

    kabar baik yg dtg kpd manusia yg percaya kpd keselamatan yg di janjikan melalui kdtgn atau kelahiran Tuhan Yesus dan kebangkitannya.ini semua tlah terjadi dan sesuai dgn Firman.karna itu sodara2 jgn berleha2 lg.waktu Tuhan sd dkt jgn sia2kan waktu ini.ikut Yesus dgn setia.kasihan jiwa2 yg blm mgnl Yesus.lakukan Tugas kt dgn sungguh.ladang sd menguning lho. amin.

  2. Adolf Phink
    Adolf Phink says:

    terimakasih Tuhan karena Engkau telah datang kedunia,menebus dosaku N dosa kami semua.
    dimuliakan NamaMu selalu Tuhanku.Amin.

  3. rosmida
    rosmida says:

    Hari Natal adalah hari kelahiran sang juru slamat manusia yg mengangkat kita dari kegelapan menjadi hidup yg terang lahir di kandang domba ditempat yg paling sederhana yg kadang tdk masuk akal itulah agar kita manusia melihat Tuhan kita lahir ditempat kandang domba bukannya tidak bisa Dia lahir ditempat yg paling termewah dan disini Dia menyatakan hidup nya hidup yg mengasihi rela mati untuk pengorbanan kita umat manusia inilah yg dia berikan supaya kita boleh meneladaninya amin

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *