Bekerja Bersama

Senin, 14 November 2016

Bekerja Bersama

Baca: Roma 15:1-7

15:1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.

15:2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya.

15:3 Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: “Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku.”

15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

15:5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,

15:6 sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.

15:7 Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah.

Dengan satu hati dan satu suara [kita] memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus. —Roma 15:6

Bekerja Bersama

Ketika Nicholas Taylor hendak menaiki kereta di Perth, Australia, ia jatuh dan kakinya pun terjepit di celah antara peron dan gerbong kereta. Ketika para petugas tidak sanggup melepaskannya, mereka menggalang bantuan dari hampir 50 orang penumpang. Pada hitungan ketiga, para penumpang yang berdiri berjajar itu akan mendorong badan kereta itu secara serentak. Dengan bekerja dalam satu kesatuan, mereka dapat mengangkat gerbong kereta yang berat itu sehingga kaki Taylor dapat terlepas.

Dalam banyak bagian dari surat-suratnya kepada jemaat mula-mula, Rasul Paulus menyadari adanya kekuatan yang dimiliki orang Kristen yang bekerja bersama. Ia mendorong 3 orang percaya di Roma untuk menerima satu sama lain sebagaimana Kristus telah menerima mereka. Paulus berkata, “Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus, sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus” (Rm. 15:5-6).

Kesatuan dengan saudara seiman lainnya akan memampukan kita untuk memberitakan kebesaran Allah dan juga menolong kita bertahandi tengah penganiayaan. Rasul Paulus tahu bahwa jemaat di Filipi menderita penganiayaan karena iman mereka. Oleh karena itu, ia mendorong mereka untuk “sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil, dengan tiada digentarkan sedikitpun oleh lawanmu” (Flp. 1:27-28).

Iblis memang suka memecah belah, tetapi usahanya akan gagal ketika dengan pertolongan Allah, kita berusaha “memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera” (Ef. 4:3). —Jennifer Benson Schuldt

Ya Allah, biarlah umat Kristen di mana pun dapat mengalami berkat kesatuan di dalam-Mu. Ingatkan kami tentang apa yang sama-sama kami miliki: satu pengharapan, satu iman, dan satu Tuhan—Yesus Kristus.

Kesatuan di antara umat bersumber dari kesatuan kita dengan Kristus.

Bacaan Alkitab Setahun: Ratapan 3-5; Ibrani 10:19-39

Artikel Terkait:

Tidak Ada Gereja yang Sempurna

“Namun, bila kita tidak mengucap syukur setiap hari atas persekutuan yang kita miliki, dan sebaliknya terus mengeluh kepada Tuhan betapa picik dan tidak bergunanya segala hal dalam persekutuan itu, kita sebenarnya sedang menghalangi Tuhan untuk membuat persekutuan kita bertumbuh.” Baca kesaksian Gracea Elyda selengkapnya di dalam artikel ini.

Bagikan Konten ini
27 replies
  1. Chris
    Chris says:

    Kadang di persekutuan mahasiswa, kita sibuk untuk “berorganisasi” dan fokus melaksanakan pelayanan kita dalam proker proker PMK.
    Namun sadarkah kita bahwa segala yg kita lakukan bukan untuk melayani proker tapi untuk bersekutu bersama dan melayani Tuhan.
    Saya rasa dengan kita berfokus pada Tuhan dalam persekutuan maka proker yang ada pasti akan dspat terlaksana dengan sukacita dan penyertaan Tuhan.

  2. bayu suwandi
    bayu suwandi says:

    Biarlah kita menyadari bahwa kekuatan kebersamaan sangat besar kekutannya…
    Terlebih dengan bimbingan Roh Kudus…..
    Amin.

  3. ranto panjaitan
    ranto panjaitan says:

    syallom ….puji Tuhan bagi kita..tolong diberikan contoh contoh org yang telah mendapatkan mujizat dalam hidupnya…sehingga sy lebih terfokus dan bisa mengikuti kehidupan mereka..

  4. rosmida
    rosmida says:

    trima kasih Tuhan kami diingatkan firman mu pada hari ini supaya kami saling menolong dan tidak egois tetapi kami hidup rukun dan dlm satu pengharapan sati tujuan dan satu Tuhan yaitu Tuhan Yesus Kristus Juruh slamat kami amin

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *