Aku Kaya!

Selasa, 29 November 2016

Aku Kaya!

Baca: Mazmur 119:9-16

119:9 Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

119:10 Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

119:11 Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

119:12 Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

119:13 Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.

119:14 Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta.

119:15 Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.

119:16 Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak akan kulupakan.

Aku gembira mengikuti perintah-perintah-Mu, seperti memiliki segala macam harta. —Mazmur 119:14 BIS

Aku Kaya!

Mungkin kamu pernah melihat iklan TV yang menggambarkan seseorang yang didatangi seorang tamu yang menyerahkan selembar cek bertuliskan jumlah uang yang sangat besar. Si penerima cek yang sempat terkejut itu kemudian mulai berteriak-teriak, menari, melompat, dan memeluk semua orang di sekitarnya. “Horeeee! Aku menang! Aku kaya! Benar-benar tak terbayangkan! Sekarang masalahku beres!” Kaya mendadak memang bisa menyulut kegembiraan yang meluap-luap.

Di Mazmur 119, pasal terpanjang di Alkitab, kita menemukan ungkapan yang luar biasa ini: “Aku gembira mengikuti perintah-perintah-Mu, seperti memiliki segala macam harta” (ay.14 BIS). Perbandingan yang menarik! Mengikuti perintah Allah dalam hidup sama menggembirakannya seperti menerima harta berlimpah! Ayat 16 (BIS) kembali mengulang ungkapan tersebut. Pemazmur mengungkapkan rasa syukur dan sukacitanya untuk perintah-perintah Tuhan. “Ketetapan-Mu membuat aku senang; ajaran-Mu takkan kulupakan.”

Namun bagaimana jika kita tidak merasakan hal yang sama? Bagaimana kegembiraan mengikuti perintah Tuhan dalam hidup bisa sama dengan kegembiraan menerima harta? Semua itu dimulai dengan ucapan syukur, baik dalam sikap maupun ketetapan hati. Kita akan memperhatikan apa yang kita hargai, maka kita memulainya dengan mengungkapkan syukur kita atas semua pemberian Allah yang menguatkan iman kita. Kita memohon agar Dia menyingkapkan mata kita agar kita dapat melihat kekayaan hikmat, pengetahuan, dan damai sejahtera yang telah diberikan-Nya kepada kita dalam firman-Nya.

Dengan semakin mengasihi Tuhan Yesus hari lepas hari, kita pun sadar bahwa kita memang kaya! —David McCasland

Bapa, singkapkan mata kami agar melihat keajaiban-keajaiban dari Taurat-Mu. Terima kasih karena semua perintah-Mu memberikan nasihat yang bijaksana.

Kekayaan kebenaran Allah yang berlimpah di dalam firman-Nya sedang menanti untuk digali dan ditemukan.

Bacaan Alkitab Setahun: Yehezkiel 35-36; 2 Petrus 1

Artikel Terkait:

Ketika Aku Menyadari Bahwa Kerja Keras Bukanlah Segalanya

“Dahulu, aku adalah seorang pekerja yang bekerja setiap hari tanpa mengenal waktu dan memberikan hati dan jiwaku bagi pekerjaan yang ada padaku. Tapi beberapa percakapan dengan temanku mengubah segalanya.” Baca kesaksian M.D. selengkapnya di dalam artikel ini.

Facebooktwitterreddit

32 replies
  1. emes
    emes says:

    Tuhan Yesus biarlah firmanmu terus tumbuh dan berbuah agar hamba sadar bukan kekayaan duniawi yang lebih berharga.

  2. Tasya sirait
    Tasya sirait says:

    aku masih umur 12 tahun, dan pointnya udah yang kayak ginian. Mana gua ngerti apa pointnya.
    Lain kali tolong ngasih artikelnya yang dapat dimengerti

  3. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Ya Tuhan, aku sangat bersyukur memilikimu dan atas segala berkat yang telah engkau limpahkan didalam kehidupanku yang telah kurasakan selama ini, terima kasih Tuhan Yesus, terpujilah namamu, Amin

  4. alfansius
    alfansius says:

    Amsal 3:5-6 berkata, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” 

  5. Rahul Abram Lover'z
    Rahul Abram Lover'z says:

    Aku selalu mengucap syukur atas apa yang Tuhan beri… Yang Tuhan beri itu lebih dari cukup… Hendaklah kamu kaya akan firman Tuhan… Karna disitulah kamu akan belajar arti kekayaan sesungguhnya… Bukan karna materi melainkan FirmanNya… Thank You Lord

  6. Tulus Friedel
    Tulus Friedel says:

    Kiranya lewat perenungan Firman ini, kita semakin memberikan hati yang dengar-dengaran akan perintah Tuhan. sehingga hidup kita dapat masing-masing berjalan pada jalan-Nya saja. Tuhan memberkati.

  7. dennyboylubis
    dennyboylubis says:

    kekayaan yg sebenarnya adlh dgn mengenalDIA dan percaya pdNya..krn si pemberi berkat ialah Tuhan sendiri..susah payahmu tidak menambahinya walaubsejengkal..ol krn itu kenalilah dan intimlah dgn DIA..gbu

  8. erichuang
    erichuang says:

    Disetiap hari mengawali semuanya dengan mengucap syukur atas segala yg telah Tuhan sediakan, terlebih akan kedahsyatan FirmanNya yg ku ikuti sepanjang hidup. Menjadikan ku semakin bijaksana dan kaya dihadapanNya. Amen.. Halelluyah..

  9. Benny Aryanto Sihaloho
    Benny Aryanto Sihaloho says:

    aku setiap hari mengucap syukur padaMu krn tak pernah berkesudahan berkat dan kebaikanMu.. ya aku kaya krn bisa menikmati semuanya..

  10. rosmida
    rosmida says:

    terimakasi Tuhan kami terberkati oleh pirmanMu pada hari ini karena pirman yg kami baca sungguh menguatkan kami u tuk bertumbuh didalam Engkau

  11. Santy
    Santy says:

    bantu ak untuk selalu bersyukur Tuhan, apapun yang terjadi ak bisa menghDapi segala masalah bukan dengan Uang saja melainkan ungkapan syukur atas segala sesuatu yg Engkau berikan.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *