Tempat Berpijak yang Kukuh

Sabtu, 25 Juni 2016

Tempat Berpijak yang Kukuh

Baca: Mazmur 40:2-6

40:2 Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong.

40:3 Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku,

40:4 Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya kepada TUHAN.

40:5 Berbahagialah orang, yang menaruh kepercayaannya pada TUHAN, yang tidak berpaling kepada orang-orang yang angkuh, atau kepada orang-orang yang telah menyimpang kepada kebohongan!

40:6 Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya TUHAN, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami. Tidak ada yang dapat disejajarkan dengan Engkau! Aku mau memberitakan dan mengatakannya, tetapi terlalu besar jumlahnya untuk dihitung.

Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku. —Mazmur 40:3

Tempat Berpijak yang Kukuh

Daerah tepian sungai yang bersejarah di Savannah, Georgia, Amerika Serikat, ditutupi oleh batu-batu yang tidak sama besar. Penduduk setempat mengatakan bahwa berabad-abad lalu, batu-batu tersebut digunakan sebagai pemberat bagi kapal-kapal yang bersejarah di Savannah, Georgia, menyeberangi Samudera Atlantik. Setelah kargo selesai dimuat di Georgia, batu-batu pemberat itu tidak lagi dibutuhkan dan kemudian digunakan untuk melapisi jalan-jalan di dekat dermaga. Batu-batu tersebut telah menyelesaikan tugas utamanya, yaitu menstabilkan kapal yang sedang melewati perairan yang berbahaya.

Hari-hari yang kita jalani dapat terasa seperti mengarungi lautan yang bergelora. Bagaikan kapal di masa lalu, kita membutuhkan kestabilan untuk membantu kita berjalan melewati segala badai kehidupan. Daud juga menghadapi bahaya dalam hidupnya, dan ia memuji karakter Allah yang memberikannya kestabilan setelah masamasa berat yang telah dilaluinya. Daud menyerukan, “Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku” (Mzm. 40:3). Hidup Daud diwarnai dengan beragam konflik, kegagalan diri, dan perselisihan dalam keluarga, tetapi Allah telah memberinya tempat berpijak yang kukuh. Maka Daud pun melantunkan nyanyian “untuk memuji Allah” (ay.4).

Saat kesulitan datang, kita juga dapat memandang Allah kita yang Mahakuasa, karena hanya Dia yang bisa memberikan kestabilan. Pemeliharaan-Nya yang setia menggugah kita untuk berseru bersama Daud, “Banyaklah yang telah Kaulakukan, ya Tuhan, Allahku, perbuatan-Mu yang ajaib dan maksud-Mu untuk kami” (ay.6). —Bill Crowder

Tiada lain landasanku, hanyalah pada darah-Mu; Tiada lain harapanku, ‘ku bersandarkan nama-Mu. Kristuslah Batu Karangku, di atas Dia ‘ku teguh; Landasan lain hancur luluh. —Edward Mote [Nyanyikanlah Kidung Baru, No.120]

Ketika dunia di sekitar kita runtuh, Kristuslah Batu Karang yang teguh, tempat kita berpijak.

Bacaan Alkitab Setahun: Ayub 3-4; Kisah Para Rasul 7:44-60

Artikel Terkait:

Berusaha Menjadi Seorang yang Hebat

Apakah kamu bercita-cita menjadi seorang yang hebat, namun hingga hari ini merasa belum ada hal yg bisa kamu banggakan dari hidupmu? Seorang teman dari Beijing juga mempunyai pengalaman serupa. Yuk baca kisah lengkapnya di dalam artikel ini.

Bagikan Konten ini
14 replies
  1. ani
    ani says:

    benar Tuhan kau adalah gunung batu ku hanya kepada mu hati ku percaya.Amin berkatilah kami hari ini Tuhan dengan segalah yg kami lakukan hr ini untuk kemuliaan nama mu.

  2. uki
    uki says:

    HEBAT hanya milik Tuhan, kalau kita bisa hebat….itu berkat Kasih dan Anugerah yang diberikan Nya untuk kita, supaya orang lain melihat….ada karya Tuhan didalam hidup kita sebagai umat yang percaya. Kita pasti Hebat bersama Dia. Haleluya.

  3. Hery Loistianto
    Hery Loistianto says:

    Terima kasih Tuhan , Engkau telah membimbing dan menyertai sepanjang perjalan hidup hambamu.

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *