Meneruskan Pancaran Terang

Senin, 2 Mei 2016

Meneruskan Pancaran Terang

Baca: Matius 5:13-16

5:13 “Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.

5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang. —Matius 5:16

Meneruskan Pancaran Terang

Seorang gadis kecil merasa penasaran dengan rupa orang kudus. Suatu hari mamanya membawanya ke sebuah katedral megah untuk melihat-lihat jendela-jendela kaca patri yang indah dan dihiasi dengan kisah-kisah Alkitab. Ketika melihat indahnya semua jendela itu, gadis kecil itu berseru dengan lantang, “Sekarang aku tahu seperti apakah rupa orang kudus itu. Mereka adalah orang-orang yang meneruskan pancaran terang!”

Mungkin ada dari kita yang berpikir bahwa orang-orang kudus adalah mereka yang pada zaman dahulu hidup dengan sempurna dan melakukan berbagai mukjizat seperti yang telah Yesus perbuat. Namun ketika Alkitab menggunakan kata “orang-orang kudus”, sesungguhnya hal itu mengacu kepada siapa saja yang menjadi milik Allah melalui iman kepada Kristus. Dengan kata lain, orang kudus merupakan manusia biasa seperti kita yang dipanggil khusus untuk melayani Allah dan mencerminkan relasi kita dengan-Nya di mana pun kita berada dan apa pun yang kita kerjakan. Itulah alasan Rasul Paulus berdoa agar mata hati dan pemahaman para pembacanya dibukakan, agar mereka dapat menghayati keberadaan mereka sebagai harta mulia milik Kristus dan orang-orang kudus kepunyaan Allah (Ef. 1:18).

Jadi, apakah yang sebenarnya kita lihat ketika melihat cermin? Mungkin kita tidak terlihat seperti gambaran orang kudus di jendela-jendela kaca patri. Namun jika kita bersedia menjawab panggilan Allah, lambat laun kita akan menjadi orang yang meneruskan pancaran kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kebaikan, kelemahlembutan, kesetiaan, dan penguasaan diri yang berasal dari Allah. —Keila Ochoa

Ya Tuhan, Engkaulah terang dunia. Terima kasih karena Engkau telah bersedia memancarkan terang itu dalam hidup kami. Bersihkan aku pada hari ini ya Tuhan, sehingga aku dapat terus meneruskan pancaran terang-Mu.

Orang-orang kudus adalah siapa saja yang hidupnya meneruskan pancaran terang Allah.

Bacaan Alkitab Setahun: 1 Raja-Raja 12-13; Lukas 22:1-20

Facebooktwitterreddit

13 replies
  1. Indra Setiawan
    Indra Setiawan says:

    Orang”, kadang menilai kita dari apa yang kita perbuat. Kiranya kita semua dituntun-Nya untuk melakukan sesuatu yang dapat memanancarkan kasih-Nya. Amin
    Jesus Bless

  2. Yandi Rafael Tarigan
    Yandi Rafael Tarigan says:

    Kami siap kapanpun menjadi alat seturut rencanaMu Bapa, Engkau yang tetap memberkati setiap kapasitas terang kami, untuk menjadi dampak untuk sesama, Amiin

  3. Masda Siahaan
    Masda Siahaan says:

    Terimakasih Tuhan buat firman Mu pagi ini.Ajar kami Bapa utk dpt memancarkan sinarMu dlm kehidupan kami. Amin

  4. James Timothy Sinurat
    James Timothy Sinurat says:

    Ya Tuhan, Engkaulah terang dunia. Terima kasih karena Engkau telah bersedia memancarkan terang itu dalam hidup kami. Bersihkan aku pada hari ini ya Tuhan, sehingga aku dapat terus meneruskan pancaran terang-Mu.

  5. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata banyak tangguh kekal tebal teguh tentram baik penuh bahagia murni menang tinggi luas lebar segar nyaman sejuk terang benderang lebih kuat abadi hebat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , ampunilah segala dosa – dosa kesalahan – kesalahan kecerobohan – kecerobohan yang sengaja maupun tidak sengaja kami semua lakukan dari perkataan kami semua dan perbuatan kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , kasih-Mu sungguh selalu terang buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh indah nyata banyak tangguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  6. benedikta yuliandini
    benedikta yuliandini says:

    amiimn.. luar biasa Tuhan kita Yesus kristus.. menjadi terang bagi banyak orang bukanlah hal mudah buat saya pribadi :’) . tapi saya tahu Tuhan yang saya sembah adalah Tuhan yang penuh kuasa memampukan saya untuk bisa memberi Terang itu. bagus banget renunganNya hari ini

  7. Kaka Dwika
    Kaka Dwika says:

    terimakasih Tuhan untuk berkatMu yg boleh ada hingga hari ini,meskipun aku sering berbuat kesalahan yg fatal sekalipun ,Kau tak pernah sesekali meninggalkanku,Engkau lebih dari cukup bagiku!

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *