Dikejutkan oleh Kasih Karunia

Rabu, 30 Maret 2016

Dikejutkan oleh Kasih Karunia

Baca: Kisah Para Rasul 9:1-19

9:1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,

9:2 dan meminta surat kuasa dari padanya untuk dibawa kepada majelis-majelis Yahudi di Damsyik, supaya, jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan Tuhan, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem.

9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia.

9:4 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?”

9:5 Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.

9:6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.”

9:7 Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.

9:8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.

9:9 Tiga hari lamanya ia tidak dapat melihat dan tiga hari lamanya ia tidak makan dan minum.

9:10 Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!”

9:11 Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,

9:12 dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.”

9:13 Jawab Ananias: “Tuhan, dari banyak orang telah kudengar tentang orang itu, betapa banyaknya kejahatan yang dilakukannya terhadap orang-orang kudus-Mu di Yerusalem.

9:14 Dan ia datang ke mari dengan kuasa penuh dari imam-imam kepala untuk menangkap semua orang yang memanggil nama-Mu.”

9:15 Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel.

9:16 Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.”

9:17 Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”

9:18 Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.

9:19 Dan setelah ia makan, pulihlah kekuatannya. (9-19b) Saulus tinggal beberapa hari bersama-sama dengan murid-murid di Damsyik.

Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah. —Efesus 3:7

Dikejutkan oleh Kasih Karunia

Seorang wanita dari Grand Rapids, Michigan, Amerika Serikat, tertidur lelap di sofa setelah suaminya tidur. Tiba-tiba, seseorang diam-diam menyusup masuk ke dalam rumah melalui pintu dorong yang lupa dikunci oleh pasangan itu. Penyusup itu masuk ke kamar tidur di mana sang suami sedang tidur dan berusaha mencuri televisi. Sang suami terbangun dan melihat sesosok bayangan orang berdiri di kamar, lalu berbisik, “Sayang, ayo tidur di sini.” Pencuri itu pun panik, mengembalikan televisi yang diambilnya tadi ke tempatnya, mengambil setumpuk uang di meja rias, dan melarikan diri.

Pencuri itu menerima kejutan besar! Uang yang diambilnya itu ternyata adalah setumpuk traktat penginjilan yang satu sisinya menampilkan gambar seperti uang dua puluh dolar dan di sisi lainnya terdapat penjelasan tentang kasih dan pengampunan yang dianugerahkan Allah untuk manusia. Alih-alih mendapatkan uang, pencuri itu mendapatkan penjelasan tentang kasih Allah baginya.

Saya bertanya-tanya hal apakah yang Saulus harapkan saat menyadari bahwa Yesuslah yang telah menampakkan diri di hadapannya dalam perjalanan ke Damsyik, sedangkan ia telah menganiaya dan bahkan membunuh para pengikut Yesus? (Kis. 9:1-9). Saulus, yang kemudian disebut Paulus, pasti dikejutkan oleh kasih karunia Allah baginya, yang disebutnya “pemberian”: “Dari Injil itu aku telah menjadi pelayannya menurut pemberian kasih karunia Allah, yang dianugrahkan kepadaku sesuai dengan pengerjaan kuasa-Nya” (Ef. 3:7).

Pernahkah kamu dikejutkan oleh kasih karunia yang diberikan Allah dalam hidupmu ketika Dia menunjukkan kepadamu kasih dan pengampunan-Nya? —Anne Cetas

Tuhan, anugerah-Mu sungguh luar biasa bagiku. Aku sungguh bersyukur bahwa meskipun aku manusia berdosa, Engkau memberikan kasih-Mu bagiku.

Jangan pernah mengukur kuasa Allah yang tak terbatas dengan pengharapan kita yang terbatas.

Bacaan Alkitab Setahun: Hakim-Hakim 9-10; Lukas 5:17-39

Bagikan Konten Ini
33 replies
  1. robert lesmana
    robert lesmana says:

    KasihMu begitu besar dr harapan kami yg sia” dan kosong ..
    Betapa besar nya kasih karuniaMu Tuhan ..
    Terpujilah nama Tuhan Yesus ..

  2. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Yah Allah bapa kami yang berada didalam kerajaan surga, kami mngucap syukur dan berterim kasih kerpsdamu atas segala pemberian kasih karuniamu yang engkau telah anugerahkan kepada kehidupan kami sekeluarga didalam perjalanan kehidupan keluarga kami yang sungguh nyata telah kami merasakannya,oh Tuhan Yesus ampunilah akan segala kesalahan kami yang telah kami lakukan kepadamu baik dari pikiran ,perkataan dan perbuatan kami yang sungguh tidak layak dihadapanmu yang menjadi penghalang dalam kehidupan kami, didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa kepadamu dan menyerahkan segenap kehidupan kami, terpujilah namamu bapa disurga, Amin

  3. solita
    solita says:

    sungguh besar Bapa kasih setiaMu bagi kami.. sejahat apapun kami, Kau selalu melimpahkan kasih setiaMu bagi kami.. ajar kami lebih peka, lebih menghargai dan lebih mempelajari makna kasihMu, agar kiranya kami tidak hanya menerima kasih penyertaanMu begitu saja melainkan selalu mampu mengucap syukur dan mau memperbaiki diri jadi lebih baik.. trimakasih Bapa.. amin.

  4. Masda Siahaan
    Masda Siahaan says:

    Begitu banyak berkatMu yg tak terduga yg tlh kuterima dalam hidup ini Tuhan. Terimakasih utk semua itu, terpujilah Engkau utk selama- lamanya . Amin

  5. Siska Saragih
    Siska Saragih says:

    Bapa, Engkau adalah sumber pengarapan kami, kuasaMu tak terbatas, ajari kami selalu mengenalMu dan tidak mengukur kuasaMu dengan pikiran kami yang terbatas. Amin

  6. Darlene
    Darlene says:

    aku menantikan kejutanMu ya Tuhan..
    aku juga sama seperti saulus dan aku mau dipakai seperti paulus..
    Terpujilah NamaMu Bapa

  7. Dewi Intan Puspitadesi
    Dewi Intan Puspitadesi says:

    jangan membatasi kasih karunia Allah dlm hidup kita sehari2.. karena kadang logika dan pengetahuan kita menjadi dinding pembatas kasih karunia Allah bekerja dlm hidup kita.. Tuhan memberkati..

  8. Dewi
    Dewi says:

    Tuhan, anugerah-Mu sungguh luar biasa bagiku. Aku sungguh bersyukur bahwa meskipun aku (sungguh) manusia berdosa, Engkau memberikan kasih-Mu bagiku. Halleluyah! Amin!!!

  9. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata besar selama – lamanya buat kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  10. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata banyak tangguh kekal teguh tentram baik bahagia murni menang tinggi luas lebar segar nyaman sejuk terang kuat abadi hebat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , ampunilah segala dosa – dosa kesalahan – kesalahan kecerobohan – kecerobohan yang sengaja maupun tidak sengaja kami semua lakukan dari perkataan kami semua dan perbuatan kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , kasih-Mu sungguh selalu terang buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh indah nyata banyak tangguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  11. Oktavia Lestari
    Oktavia Lestari says:

    thanks God…
    kutahu apa yg kupikirkan semua ini tak kan terjadi tanpa kuasaMu Bapa…

  12. sandra pasaribu
    sandra pasaribu says:

    amin.. Tuhan ttp mengasihi org yg menganiaya namaNya, bahka memakainya utk pelayanan Tuhan..

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *