Mari Rayakan

Senin, 14 Desember 2015

Mari Rayakan

Baca: Mazmur 150

150:1 Haleluya! Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya! Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!

150:2 Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!

150:3 Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!

150:4 Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!

150:5 Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang!

150:6 Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!

Pujilah Dia dengan rebana dan taritarian, pujlah Dia dengan permainan kecapi dan seruling! —Mazmur 150:4

Mari Rayakan

Setelah pemain Ghana, Asamoah Gyan, mencetak gol dalam pertandingan melawan Jerman pada kejuaraan Piala Dunia 2014, ia dan rekan-rekan satu timnya melakukan tarian serempak. Ketika pemain Jerman, Miroslay Klose, mencetak gol beberapa menit kemudian, ia pun melakukan koprol. “Perayaan gol dalam sepakbola sangat menarik untuk diperhatikan karena aksi-aksi itu menunjukkan kepribadian, nilai, dan semangat sang pemain,” kata Clint Mathis, yang pernah mencetak gol untuk Amerika Serikat pada Piala Dunia 2002.

Di Mazmur 150, pemazmur mengundang “segala yang bernafas” untuk merayakan dan memuji Tuhan dalam berbagai cara. Ia mengajak kita untuk menggunakan sangkakala, gambus, kecapi, seruling, ceracap, dan tari-tarian. Ia mendorong kita untuk merayakan, menghormati, dan memuliakan Tuhan dengan kreatif dan penuh semangat. Karena Allah itu besar dan telah melakukan hal-hal luar biasa untuk umat-Nya, maka Dia layak menerima segala pujian. Ungkapan pujian yang ditunjukkan itu akanPP datang dari dalam hati yang meluap dengan ucapan syukur kepada Allah. “Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN!” seru pemazmur (150:6)

Walaupun kita mungkin memuji kebesaran Tuhan dalam cara yang berbeda-beda (omong-omong, saya tidak menyarankanmu untuk melakukan koprol pada saat kebaktian), pujian kita kepada-Nya patutlah diungkapkan dengan penuh semangat dan bermakna. Ketika kita merenungkan karakter Tuhan dan kebesaran karya-Nya bagi kita, tidak mungkin bagi kita untuk tidak merayakan Dia dengan pujian dan penyembahan. —Marvin Williams

Bagaimana Mazmur 150 telah menantangmu untuk lebih sungguh-sungguh mengungkapkan perasaanmu dalam memuji Allah? Luangkanlah waktu untuk memikirkan kebesaran karya Allah yang Mahabesar. Kemudian pujilah Dia.

Pujian adalah kidung yang keluar dari jiwa yang telah dimerdekakan.

Bacaan Alkitab Setahun: Yoel 1-3; Wahyu 5

Bagikan Konten Ini
14 replies
  1. Brp
    Brp says:

    Shalom..
    Berkat di hariMu yang baru..
    Sanatapan rohani hari ini, mengingatkan kita yang adalah fana, untuk memberi persembahan hidup kepada Tuhan.
    Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memberi persembahan itu setiap hari.
    Terimakasih Tuhan,memberi waktu ku untuk mengundangMu hadir dalam setiap doaku, ku anggap sebagai persembahan syukurku dalam persekutuanku denganMu.
    Ingatkan aku untuk selalu meluangkan waktu untukMu.
    Amin.
    Thanks WarungSaTeKaMu.org

  2. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Allah bapa kami Yesus Kristus Tuhan kita yang berada didalam kerajaan surga,perkenanglanlah hambamu di pagi hari yang baru dari pemberianmu menaikan segala Puji dan Sembah kepadamu atas Anugrahmu yang engkau berikan didalam kehidupan kami,berilah kami hikmat dan tuntunanmu didalam perjalanan kehidupan kami agar kami tidak tersesat didalam kegelapan yang fana dan ampunilah segala dosa yang kami telah perbuat kepadamu yang dapat menjadi penghalang didalam persekutuan kehidupan kami dengan mu, didalam nama Tuhan Yesus, kami bersyukur dan berterima kasih kepadamu,terpujilah namamu bapa disurga, Amin

  3. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata banyak tangguh teguh tentram baik bahagia menang tinggi luas segar nyaman sejuk kuat besar sampai selama – lamanya buat kami semua , ampunilah segala dosa – dosa kesalahan – kesalahan kecerobohan – kecerobohan yang sengaja maupun tidak sengaja kami semua lakukan dari perkataan kami semua dan perbuatan kami semua , kasih-Mu selalu ada dimana dan kapan saja buat kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh indah nyata banyak tangguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  4. setyo
    setyo says:

    bersukur Tuhan untuk hari baru yang Kau berikan padaku hari ini…kiranya apa yg kulakukan hari ini menyenangkanMu…pujilah Tuhan disetiap keadaanmu….

  5. lennie de haan
    lennie de haan says:

    Terpujilah Tuhan Yang Maha Kudus. Kami senantiasa mengangkat pujian kepada Tuhan atas semua berkat kehidupan ini. Oleh karena itu tak pernah henti2nya kami mengucap syukur hanya kepada Tuhan. Amin

Bagikan Komentar Kamu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *