Hamba yang Setia

Senin, 7 Desember 2015

Hamba yang Setia

Baca: Yosua 14:6-15

14:6 Bani Yehuda datang menghadap Yosua di Gilgal. Pada waktu itu berkatalah Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, kepadanya: “Engkau tahu firman yang diucapkan TUHAN kepada Musa, abdi Allah itu, tentang aku dan tentang engkau di Kadesh-Barnea.

14:7 Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba TUHAN itu, dari Kadesh-Barnea untuk mengintai negeri ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya.

14:8 Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.

14:9 Pada waktu itu Musa bersumpah, katanya: Sesungguhnya tanah yang diinjak oleh kakimu itu akan menjadi milik pusakamu dan anak-anakmu sampai selama-lamanya, sebab engkau tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.

14:10 Jadi sekarang, sesungguhnya TUHAN telah memelihara hidupku, seperti yang dijanjikan-Nya. Kini sudah empat puluh lima tahun lamanya, sejak diucapkan TUHAN firman itu kepada Musa, dan selama itu orang Israel mengembara di padang gurun. Jadi sekarang, telah berumur delapan puluh lima tahun aku hari ini;

14:11 pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.

14:12 Oleh sebab itu, berikanlah kepadaku pegunungan, yang dijanjikan TUHAN pada waktu itu, sebab engkau sendiri mendengar pada waktu itu, bahwa di sana ada orang Enak dengan kota-kota yang besar dan berkubu. Mungkin TUHAN menyertai aku, sehingga aku menghalau mereka, seperti yang difirmankan TUHAN.”

14:13 Lalu Yosua memberkati Kaleb bin Yefune, dan diberikannyalah Hebron kepadanya menjadi milik pusakanya.

14:14 Itulah sebabnya Hebron menjadi milik pusaka Kaleb bin Yefune, orang Kenas itu, sampai sekarang ini, karena ia tetap mengikuti TUHAN, Allah Israel, dengan sepenuh hati.

14:15 Nama Hebron dahulu ialah Kiryat-Arba; Arba ialah orang yang paling besar di antara orang Enak. Dan amanlah negeri itu, berhenti berperang.

Jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. —1 Petrus 4:11

Hamba yang Setia

Madaleno adalah seorang tukang bangunan. Tiap Senin sampai Kamis, ia membangun tembok dan memperbaiki atap rumah. Ia seorang yang pendiam, dapat diandalkan, dan pekerja keras. Kemudian tiap Jumat sampai Minggu, ia pergi ke kawasan pegunungan untuk mengajarkan firman Tuhan. Madaleno cakap berbicara dalam bahasa Nahuatl (salah satu dialek di Meksiko) sehingga ia dapat dengan mudah menceritakan kabar baik tentang Yesus kepada penduduk di wilayah itu. Di usia 70 tahun, ia masih menggunakan kedua tangannya untuk bekerja membangun rumah, sekaligus juga ia bekerja membangun keluarga Allah.

Nyawa Madaleno telah beberapa kali terancam. Ia pernah tidur beratapkan langit dan hampir mati karena kecelakaan mobil dan terjatuh. Ia juga pernah diusir dari beberapa kota. Namun Madaleno meyakini bahwa Allah telah memanggilnya untuk melakukan apa yang ia lakukan, dan ia melayani dengan senang hati. Dengan keyakinan bahwa ada jiwa-jiwa yang membutuhkan Tuhan, ia pun bersandar kepada Allah untuk memperoleh kekuatan yang ia perlukan.

Kesetiaan Madaleno mengingatkan saya akan kesetiaan Kaleb dan Yosua, dua dari sekelompok pengintai yang diutus Musa untuk mengintai Tanah Perjanjian dan melaporkan keadaannya kepada bangsa Israel (Bil. 13; Yos. 14:6-13). Para pengintai lainnya takut kepada penduduk yang tinggal di sana, tetapi Kaleb dan Yosua mempercayai Allah dan meyakini bahwa Dia akan menolong mereka untuk menaklukkan tanah tersebut.

Pekerjaan yang dipercayakan kepada kita mungkin berbeda dengan yang dipercayakan kepada Madaleno, atau kepada Kaleb dan Yosua. Akan tetapi, kita bisa mempunyai keyakinan yang sama teguhnya dengan mereka. Untuk menjangkau sesama, kita tidak mengandalkan diri kita sendiri, melainkan mengandalkan kekuatan dari Allah kita. —Keila Ochoa

Di mana Allah menempatkanmu untuk melayani? Apakah kamu setia?

Kita bertumbuh semakin kuat ketika kita melayani Tuhan.

Bacaan Alkitab Setahun: Daniel 5-7; 2 Yohanes

Bagikan Konten Ini
21 replies
  1. melvin Tobondo
    melvin Tobondo says:

    Yah Allah bapa kami Yesus Kristus yang berada didalam kerajaan surga, perkenangkanlah hambamu di pagi hari ini menaikan segala puji dan sembah kepadamu ats segala kemurahan dan kasih setiamu yang engkau telah berikan didalam kehidupan keluarga kami, yah Tuhan berilah kami hikmatmu agar kami dapat melayani dengan segenap hati atas firmanmu kepada orang yang membutuhkannya sepanjang kehidupan yang engkau telah berikan kepada hambamu sesuai dengan talenta profesi keahlianku yang engkau telah berikan didalam menjalankan kehidupan keluarga kami,ampunilah akan segala dosa-dosa kami sebagaimana yang kami telah perbuat setiap harinya yang tidak sesuai dengan perkenaanmu yang selama ini menjadi rintangan didalam kehidupan kami, didalam nama Tuhan Yesus, hamba bersyukur dan berterima kasih kepadamu. Terpujilah namamu bapa disurga, Amin

  2. Hany
    Hany says:

    Terima Kasih kepada Tuhan Yesus,
    Firman pada hari ini mengajarkan untuk melakukan segala sesuatu memiliki orientasi untuk memuliakan Tuhan.
    Terlebih lagi, ketika kita melakukan sesuatu dalam naungan-Nya tentu Tuhan akan menguatkan. Halleluya! Amin.

  3. lennie de haan
    lennie de haan says:

    Ya Tuhan berikanlah kami kekuatan n kesetiaan untuk tetap melayani Tuhan, sekecil apapun peran yg dapat kami berikan dalam melayaniMu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami telah berdoa kepada Bapa di Surga. Amin.

  4. rifandy
    rifandy says:

    ya Bapa berkati aku u siap melayani mu dlm jalan hidup ku.. berikan aku hikmat penyrrtaan mu di setiap langkah ku. amien..

  5. galih
    galih says:

    Terpujilah ALLAH BAPA Yang Bertakhta di dalam Kerajaan Sorga , anugerah kasih setia-Mu sungguh selalu indah nyata besar selama – lamanya buat kami semua , Engkau selalu memberikan sukacita damai sejahtera buat kami semua , sertai , lindungilah , berkatilah kami semua untuk mampu menyebarkan kasih-Mu yang sungguh besar terhadap sesama kami senantiasa. Gbu us all. Amen

  6. July
    July says:

    Jangan pernah mengandalkan diri sendiri. Andalkan Tuhan selalu dalam tiap hal. Tuhan memberkati kita.

  7. July
    July says:

    Jangan pernah mengandalkan diri sendiri. Andalkan Tuhan selalu dalam tiap hal. Tuhan memberkati kita. Selamat menjalani minggu2 adven

  8. Theresya Chicilia
    Theresya Chicilia says:

    Amin biarlah semua pergumulan hidup ku serahkan semua ke padamu Allah dan biar uas minggu ini Engkau selalu menyertai hambamu terus amin

  9. Agnes Lauren
    Agnes Lauren says:

    terimakasih Tuhan untuk penyertaan senantiasaMu sepanjang hidup kami, bantulah kami berubah menjadi lebih baik lagi, dan lebih intim lagi dalam berhubungan dengan Bapa, berikanlah kami kesetiaan dalam melayaniMu, berikanlah kami kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan hidup ini, terimakasih Bapa atas Segalanya yang telah terjadi atas khendakMu

Bagikan Komentar Kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *